Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Main Bareng Temanya Si Nita……..

Si nita benar-benar udah tidak dapat mengendalikan dirinya, masak di kantor dia malah sengaja bergenit-genit ria di sebelah aku, waktu aku mengerjakan bos, kalau ketahuan si bos bisa berabe nih pikirku. “Nit jangan gini dong kalau ke tahuan si bos aku bisa di pecat” kataku pada si nita. “Santai saja mas tidak akan di pecat oleh bos sebab ada aku disini ok” kata si nita menyakinkanku dan dia masih terus melanjutkan kalimatnya tapi ingat karena aku suka sama mas aku jangan dikianati ya walau kamu sudah punya istri kata si nita sambil berlendot ria di bahu kananku.

Beres nggak usah khawatir kataku meyakinkan si nita, oh ya nanti jadi lho mas ngantar aku sampai ke kost kata si nita sambil menciumku dan pergi ke ruang bos menghantarkan berkas yang besok akan di pakai untuk seminar. Waktu berjalan terus, sambil melengkapi data yang aku rekap di komputer, dibenakku masih jelas sekali bayangan waktu si nita melumat anuku dengan mulutnya dan menyentuhkan ujung lidahnya di pangkal anuku ough nikmat sekali rasanya dunia ini jadi pingin mengulang terus dan terus. Kelihatanya si nita udah kelas tinggi untuk urusan servis ini, ya wajar deh dia khan karyawan pindahan dari ibukota dan pastinya pergaulan si nita di Jakarta pasti sangat luas dan udah vulgar banget.

“Hay ayo komputernya di matikan udah sore nih” kata si nita membuyarkan lamunanku. ” Oh ya…………….” jawabku sambil agak tergagap karena kaget di tepuk bahuku oleh si nita. Aku ke belakang dulu mau ke kamar kecil tapi jangan di tinggal lho pinta si nita sambil berjalan ke kamar kecil. Aku mulai memberesi komputer dan mejaku setelah rapi aku ambil tasku lalu keluar ruang kantor untuk menuju parkir kendaraan. Aku menyulut rokok untuk menunggu si nita yang baru ke kamar kecil dan beberapa menit aku lihat dia keluar dari kantor udah rapi setelah sampai di dekatku dia langsung membonceng dengan pegangan kuat dan kamipun pulang menuju kost si nita yang hanya memerlukan waktu 15 menit saja. Dalam perjalanan kamipun bercanda dan si nita mencubiti perutku terus karena selalu aku ledeki dan aku kalau di ajak bicara udah agak tidak nyambung gara-gara aku udah membayangkan betapa nikmatnya lumatan bibir si nita pada anuku yang ough……..Dan akhirnya sampai juga aku dan si nita ke tempat kostnya yang memah dan besar yang dalamnya berisi lorong luas yang kanan kirinya merupakan kamar kost dan banyak taman di kanan kiri rumah besar itu.

Mas………masuk aja….kata si nita padaku dan akupun mengikuti dia menuju ke kamarnya dan sungguh mengasikkan kamar si nita ini karena di dalamnya ada sofa yang tidak bersekat sama kamar tidur dan kamar mandi serta sedikit dapur, pokoknya mewah untuk kalanganku. Beberapa saat kami mengobrol ternyata ada cewek keluar dari kamar mandi yang hanya memakai baju tidur dan sangat jelas sekali pakaian dalamnya dan dia agak kaget melihat saya, tetapi si nita mencairkan situasi. “Ret kenalkan ini lho mas hendra yang sering aku ceritakan pada kamu”. Sambil tersenyum si retno menuju ke arahku dan bersalaman padaku serta minta maaf karena nggak tahu kalau ada aku, nggak apa santai aja ini khan kamar cewek kataku membela dia biar situasinya mencair dan dia tersenyum manis dan langsung menuju lagi ke kamar mandi yang lumayan besar itu. “Nit ini nggak kost tapi apartemen” kataku sambil melihat-lihat situasi kamar itu. Ya gitulah jawab nita sambil tiduran di kedua kakiku sambil bermanja……..

HP si nita berdering dan dia mengangkatnya dan dari seberang bilang halo dan ternyata si bos dan si nita memberi kode sama aku dengan telunjuknya dan berdiri agak menjauh dariku si nita bicara terus sambil agak menolak ajakan si bos untuk keluar malam itu. Karena memang aku udah ada di situ lalu aku memberi kode sama dia kalu aku suruh bilang ok saja dan HP lalu mati. Si nita sambil merengek mendekati aku kalau dia malas di ajak makan malam sama si bos, demi kelancaran hidup aku dan kamu nggak apa kan say……kalau kamu berkorban sedikit kataku untuk menenangkannya.

Si retno dengan senyumanya yang manis udah keluar dari kamar mandi dengan pakai baju ketat yang memperlihatkan seluruh lekuk tubuhnya. Kamu disini dulu aja biar ditemenin si retno, dia temenku waktu kerja di Jakarta dulu kata si nita meyakinkanku untuk menunggu dia sampai pulang makan malam sama si bos. Ok deh nggak usah kawatir berangkat aja jawabku danĀ  si nita mencium aku dan segera ke luar rumah karena udah di tunggu taksi.

Sekarang tinggal aku dan si retno saja yang ada, beberapa detik berlalu kami berdua saling diam dan dia membuka pembicaraan membelah keheningan mas hendra udah lama ya pacaran sama si nita tanya si retno sambil tersenyum ramah………ah nggak juga jawabku dengan agak malu……….kira-kira pasti udah sekitar setengah tahun karena si nita sering nelpon aku cerita tentang mas kata si retno meyakinkan aku. Oh begitu ya jawabku mengodanya, ya nggak salah deh mbak nita soalnya mas hendra emang tampan atletis dan pintar kata si retno menyanjung dan aku agak malu mendengarnya. Beberapa saat kami diam dan nggak tahu kenapa kami saling bertatapan dan aku lihat si retno memberi tanda mengodaku, lelakiku langsung melonjak karena di kamar hanya aku dan dia langsung saja aku menuju ke sofanya dan mendekap dia ternyata betul yang aku lihat dia tidak melawan tetapi malah merebahkan tubuhnya di sofa.

Si retno merengkuhku untuk melumat bibirnya dan diapun dengan nakal mengelitikkan lidahnya di dalam lidahku dan kami semakin memuncak saja dan udah lupa sama keadaan. Si retno dengan berani membuka sabuk dan kancing celanaku masih sambil melumat bibirku, lalu dia memasukkan tanggannya ke dalam celana dalamku serta meremas-remas pangkal anuku yang terasa tegak lurus. Aku nggak mau ketinggalan masih melumat bibirnya yang sensual aku buka kancing bajunya satu persatu dan mulai memasukkan jemariku ke dalam BH nya dan aku temukan susunya yang cukup besar dan mulai meremas-remasnya dan si retno mulai memanas karena aku rasakan dari nafas yang kelaur dari mulutnya…………..Si retno bangun dari sofa dan dengan cepat melepaskan rengkuhanya dan aku otomatis jatuh ke sofa dan dengan cepat si retno melorotkan celana dalamku dan mulai menyingkirkan rambut di pangkal anuku yang cukup tebal dan mulai melumat dengan bibirnya ough…………………………………ehm……………………..aku merintih keenakan sambil memainkan rambut si retno yang pendek itu. Dan ough………ough…………………….aku nggak kuasa karena si retno mulai memasukkan anuku ke mulutnya dengan tambah cepatnya ough…………………..ough……………………..sambil aku agak berdiri dan dia melepaskan lumatanya sambil tersenyum sama aku, enak sayang kataku sama si retno dan retno mulai melumat lagi anuku yang semakin menegang dan mulai memainkan ujung lidahnya ke ujung anuku ough………………….ssss………ough……………….rintihku keenakan sambil agak bergelinjangan nggak aturan dan si retno aku rengkuh memeknya dengan tangannya dan mulai aku usap-usap dan si retno mulai nggak tahan dan segera melepas sendiri celana dalamnya dan megangkankan kedua kaki di atas tubuhku dan memegang anuku dan dengan hati-hati memasukkan anuku ke dalam memeknya dan ough………………ough…………….enak sekali aku rasakan memeknmya si retno panas dan bener-bener kesed karena setiap dia bergerak aku rasakan sangat nikmat sekali gigitannya ough………………ough……………. si retno mulai agak keceng mengansut-gangsutkan memeknya agak kencang dan mulai merintih dan memejamkan matanya sambil melumat sendiri bibirnya aku perhatikan ssssss……………eh……………………ough…………sambil semakin kencang mengerakkan goyangannya dan terasa cengkeraman tangannya di perutku dan ough……………………..memeknya si retno bergetar tidak aturan………………..ough……………………….si retno semakin mencakar tubuhku dan mengigit bahuku karena orgasme yang sangat mengetarkan

https://ceritasmaseru.wordpress.com/2009/10/20/permainan-bos-sekretaris-kantor-aku/

https://ceritasmaseru.wordpress.com/2009/10/12/satu-rumah-dua-madu-jilid-iv/

https://ceritasmaseru.wordpress.com/2009/10/20/ternyata-si-nita-emang-enak-nan/

https://ceritasmaseru.wordpress.com/2009/10/21/main-bareng-temanya-si-nita/

October 21, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , | 13 Comments

Permainan Bos & Sekretaris Kantor Aku

Tidak seperti biasa Aku pergi ke kantor jam 6.30 wib, karena hari ini istriku mau ke lab. memeriksakan kandungannya yang sudah berumur 7 bulan. Sesampainya di rumah sakit aku langsung cabut menuju kantorku dan aku perhatikan masih sepi sekali tetapi pintu gerbang sudah terbuka dan hanya ada pak Paimo pembersih kantorku yang masih sibuk dengan kerjaannya di depan perusahaan kami.

Dan aku segera memarkirkan kendaraanku dan langsung cabut keruangan kantor dan selanjutnya bersih-bersih kertas yang sudah tidak terpakai dan mulai menghidupkan komputerku karena aku harus menyerahkan data pada bos yang kemarin dia minta. Sambil menunggu komputer menyala aku sempatkan untuk membuat teh karena tadi di rumah belum sempat sarapan karena istri juga cepat-cepat mau periksa kandungan bayi kami.

Setelah komputer aktif aku segera buka data kemarin dan sambil memeriksa aku sambil minum teh biar perut merasa hangat. Setelah aku periksa komplit lalu aku setting untuk saya cetak dan segera laporkan pada bos karena mungkin sudah di tunggu. Setelah aku selesai cetak data aku tempatkan di amplop dan segera aku bawa ke hadapan bos tetapi agak di samping kantor bos aku pelankan suara karena aku mendengar suara yang mencurigakan dan aku sambil berjingkat memperjelas suara yang aku dengar tadi ternyata memang arahnya dari dalam kantor bos aku, dan aku mulai mencari tempat untuk bisa melihat ke dalam karena rasa penasaranku dengan siapa bos melakukannya karena memang bos orang yang pekerja keras maka tidak ada yang menaruh curiga kalau bos selalu berangkat pagi sekali dan pulang paling buncit sendiri.

Aku menemukan tempat yang pas untuk mengintip ke dalam yaitu kursi yang ada didepan kantor bos yang cukup tinggi dan bisa sampai ke lubang udara yang cukup strategis untuk melihat ke dalam tanpa di ketahui sama bos, dan aku mulai naik ke kursi itu dengan sangat hati-hati dengan jantung yang berdebar-debar antara takut dan penasaran. Alangkah terkejutnya aku karena ternyata di dalam si bos dengan sekretarisnya baru buka-buka dan berciuman sambil bergulat tidak aturan.

Jantung aku semakin berdebar karena melihat adegan ini, si bos mulai membuka baju si nita sekretarisnya yang memang aduhai itu dan aku lihat si nita cuma membiarkan saja dan langsung kelihatan BH nya yang putih berendra agak oren dan si bos mulai memasukkan jemarinya ke dalam BH si nita dan si nita mulai terpejam matanya sepertinya menikmati remasan jemari si bos dan si bos semakin berani dengan melorotkan BH si anita dan mulai mengulum puting susu si anita yang memang bagus itu dan si nita mulai mendesah dan mengelinjang keenakan ah………………..emh………….dan si bos semakin brutal saja melumat punting susu si nita, sampai-sampai si nita mengeluarkan suara yang cukup keras aku dengar ah…………..ah……..dan sampai aku dengar desisan nafasnya yang terasa berat ah……………………………ah……………..

Si bos mulai nggak tahan dan mulai melorotkan celananya sendiri dan tinggal celana dalamnya aja dan si bos menarik tangan si nita untuk memeganginya dan mulai melorotkan celana dalam si bos, nita mulai menunduk dan aduh aku jadi tidak tahan karena aku rasakan batang adik kecilku mulai merangsek ke atas. Bagaimana tidak si nita mulai memasukkan burung si bos ke dalam mulutnya aduh nggak tahan aku, dan aku perhatikan si bos mulai keenakan ough………………..ehm………….ough………….sambil meremas remas rambut si nita. Semakin kencang si nita melumat semakin kencang suara si bos mengerang ough……………………..ough……………………ehm…………….aku rasakan lendir dalam celanaku mulai mengalir karena tidak bisa menahan gejolak lelakiku yang semakin menonjol.

Udah di rasa cukup si bos mulai membuka celana dalam si nita dan segera memasukkan burungnya yang lumayan besar ke dalam memek si nita, sambil menciumi si nita dan melumat bibirnya si bos mengerakkan burungnya ke luar masuk memek si nita dan semakin keras aku lihat si bos mengerakkan burungnya keluar masuk sampai sampai si nita terengah-engah di buatnya ough……………………ah………………….ough……….dan aku perhatikan si bos mulai enjakulasi……………….dan ough…………………ough………………sambil mengeluarkan burungnya dari memek si nita yang berisi itu.

Aku pelan-pelan turun dari kursi dan kembali ke dalam ruangan karena aku yakin si nita sebentar lagi pasti ke luar untuk menuju ke ruangannya juga setelah merapikan bajunya. Dan aku mulai memutar lagu di komputerku dan mulai mengakses internet untuk melihat facebook aku, biar tidak ada orang yang tahu atas peristiwa ini. Dan aku perhatikan benar juga si nita mulai ke luar dari kamar mandi dan langsung menuju ke arah ruangan aku karena memang tempat duduknya di sebelah aku persis. Dan si anita mulai menyapa aku dengan genitnya “Nggak seperti biasanya nih mas………berangkatnya kok agak pagi” sambil badannya di sentuhkan ke tubuhku yang duduk di kursi dan sambil melihat facebook aku. Ya nih soalnya tadi aku mengantar istriku dulu jawabku singkat dan dia menimpali lagi ucapanku “Lha memangnya kenapa istri kamu” Tanya si nita sambil masih berlendotan di tubuhku dan memang aku rasakan badannya masih terasa panas. Dan aku pura-pura tanya pada dia, kok tubuhmu panas sakit ya nit tanyaku. “Ya mas agak meriang tadi malam sakit” jawabnya sambil matanya menyelidik ke arah mataku aku cuma tersenyum melihat matanya. Yang bener aja jawabku mengodanya………dan si nita malah cubitin tubuhku terus……..sambil menanya terus sama aku……emangnya kenapa aku kok nggak percaya. Kalau seandainya si bos nikah lagi siapa ya yang cocok tanyaku sama nita dan si nita semakin penasaran sama aku karena begitu dalamnya aku tahu tentang rahasianya. Dan matanya semakin melotot dan agak serius sama aku dan mendekatkan bibirnya ke telingaku “Mas kamu kok tahu dari mana ?!” tanya si nita. Aku tahu sendiri dan memakai dua mataku jawabku sambil memandang wajah si nita ke atas karena emang dia masih menempelkan tubuhnya di tubuhku. “Yang bener” kata si nita berbisik di telingaku. Bener sambil aku menyuruh dia duduk di kursi sebelah aku , tadi kamu main sama si bos di ruangannya kan ?!. Si nita cuma senyum-senyum sambil malu padaku, “jangan bilang siapa-siapa lho mas” bisik si nita lirih. Nggak usah khawatir asal kamu tahu sendiri jawabku sambil berdiri dan keluar kantor untuk merokok………
Cerita baru Nikmatnya Orgasme KiranaPetaka Cinta Mama Tiri

No. Judul Cerita
1 Aku puas sama om om
2 Cinta Terlarang
3 Ayam Kampus
4 Perselingkuhan Adik Kakak
5 Dipelukan Janda Kembang
6 Cinta Rahel dan Keke
7 Cinta Diantara Kakak dan Adik

 

No. Tips & Triks Cerdas
1 Membuat Cewek Multi Orgasme
2 Mengatasi Enjakulasi Dini

October 20, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | 18 Comments

Satu Rumah Dua Madu Jilid IV

Aku emang sungguh beruntung sekali nggak pernah aku bayangkan kalau aku diberkati seperti barang yang jatuh dari surga tepat di pangkuanku dan berisi lebih dari emas permata, siang dan malam aku selalu berterimakasih sama Tuhan karena bukan aku yang meminta untuk mempunyai dua istri tetapi istriku dan adik iparku sendiri untuk menjadikan mereka istriku dan yang lebih hebat lagi mereka dalam satu rumah lagi. Udah hampir satu bulan ini kami menjalani hidup satu rumah dan ceritanya adik iparku si shinta masih hot-hotnya karena udah hampir 2 tahun menjanda. Jadinya seperti pulang kampung saja bahagianya luar biasa, sampai-sampai mau berangkat kerja pagi hari mandi minta…”Mas buka pintunya……………” seru si shinta dari luar. “Ada apa…………..” Jawabku, “Aku mau ambil scrub aku yang ketinggalan jawabnya dari luar. Pintu mulai aku buka dan aku dapati si shinta hanya pakai anduk kecil yang hanya menutupi memeknya saja dan puting susunya terlihat jelas. Dan aku sebagai lelaki normal wajar kalau langsung menutup pintu dan menerkamnya, kami mulai bercumbu dengan liar aku lepaskan handuk yang melilit memeknya si shinta dan ternyata dia sama sekali tidak pakai celana dalam langsung saja aku remas-remas memeknya sambil melumat bibirnya dan dia juga dengan gairah menyala meremas-remas Mr. P ku yang mulai menegang.

Dan selanjutnya gantian aku arahkan mulutnya ke anuku yang semakin menegang dan mulai di kulum dengan bibirnya yang mulai panas ough……………………ehm…………………..aku hanya bisa bergeser-geser dan sedikit mengangkatkan kakiku karena begitu enaknya………………ough………….dan dia semakin rakus aja melumat anuku dengan bibirnya yang semakin memanas ough………………..ough………..aku hanya bisa merintih karena merasakan enak yang luar biasa.

Belum selesai kami melakukan permainan istriku kakaknya shinta dari luar bilang ” Ayo cepat keluar aku mau pipis”. Aduh sebentar ini shinta baru minta………………. “Ayo di buka saja aku juga mau ikut” Pinta istriku dari luar. Dan pintupun aku buka dengan masih si shinta menyemut Mr. P ku yang semakin menegang dan istriku juga ikut dengan hanya pakai daster dia pun ikut gantian melumat anuku dan sambil bersandar ke tembok aku hanya bisa ough…………………emh………………………ough………………….dan ketika istriku semakin mempercepat lumatanya aku semakin ough……………………ehm……………………….ouh……………bener-bener hidup serasa berarti banget dan terasa nikmatnya.

Si shinta tidak ketinggalan melepas daster kakanya dan ternyata udah telanjang bulat dan mulai melumat susu istriku yang menegang karena tak tahan birahi lihat mulutnya mengulum anuku yang menegang dan panas dan istiku juga ikut mengerang ketika si shinta mengulum memeknya dan memasukkan sedikit lidahnya ke dalam memek ough………………………ough………..dan nggak tahan lagi istriku memasukkan Mr. P ku ke dalam memeknya yang sudah berair dan semakin banyak dan ough begitu panasnya aku rasakan memeknya dan dengan terlentang aku layani istriku yang ada diatas sambil si shinta masih melumat susunya dan istriku semakin memuncak nggak aturan dan akhirnya mengerang dan aku rasakan memeknya bergetar-getar sendiri seperti setrum yang mengetarkan Mr. P ku dan dengan cepat Si Shintapu memasukkan Mr. P ku kedalam memeknya dan langsung di atas tubuhku dan mulai mengerakkan pinggulnya dan istriku membantunnya mengulum puting susunya yang semakin menegang dan bukan main tenaganya karena begitu hebatnya goyangan pinggulnya aku rasakan dan aku rasakan aku udah nggak tahan lagi dan ouh………………ough……………..muncrat……………..muncrat dari Mr. P ku aku rasakan dan ternyata sebentar aja aku rasakan si shinta kedua tangannya berpegangan sama perustku dan mengosokkan dengan cepat memeknya dan ough……………….ough…………….sambil mecakar perutku karena begitu hebatnya orgasmenya……………………

October 12, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , | 7 Comments