Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Cerita – Ibu Tiri Paling Hot

 Aku Puas dengan Om Jo
Setelah ibu meninggal kira-kira empat tahun bapak nikah lagi, jadi aku punya ibu tiri tapi benar-benar gila usianya dengan aku cuma terpaut 2 tahun dan masih muda memang kalau dengan umur ayah terpaut jauh hampir 20 tahun lebih gila pikir aku tapi karena sebagai anak harus hormat pada orang tua ya menurut sajalah biar nyaman hidup ini pikir aku dalam hati.

Hari demi hari berjalan dengan normal tak ada sedikitpun perubahan pada ibu tiri, kalau bertemu aku cuma tersenyum diapun membalas dengan senyum manisnya. Aku akui selera ayah tinggi juga karena ibu tiri cantik dengan badan semampai rambut panjang, putih bersih dengan lesung pipi dan mata besar indah dan rambut mata tebal………….ehm ha…………ha. aku tertarik juga kalau melihatnya karena berbeda tipis dengan usia aku.

Ketika itu ayah ada urusan luar kota dengan rekan bisnisnya ketika pamit ke kamar aku bahwa dia pergi ke luar kota hampir 1 minggu aku hanya menganggukkan kepala tanda setuju dan ibu tiri di samping ayah sambil membawa tas, ayah menutup pintu kamar aku dan segera menuju mobil temannya yang dari tadi sudah menunggu. Karena masih ngantuk aku teruskan tiduran di kamar sambil malas-malasan.

Si Anto datang mengajak aku untuk lihat film baru yang hari ini diputar pertama kali dan aku menghiyakan ketika hari hampir malam, aku mandi ganti baju dan langsung cabut ” Mami………………….mam………..” panggil aku, manggil ibu tiri aku “Ya………ada apa sayang……………….” Sahut ibu tiri dari belakang………”Ehm………..aku di ajak nonton film sama Anto………….” jawab aku, ya…………..tapi hati-hati ya…………..jangan pulang malam-malam. “Ya………..mam nggak usah kawatir” jawab aku sambil menuju depan rumah yang sudah disambut Anto diatas kendaraan. Kami langsung cabut dan menuju ke plaza untuk melihat film baru……….dan sampai dirumah sudah cukup malam karena sudah pukul 10 malam.

Aku lihat rumah masih terbuka dan ketika aku masuk ibu tiri sudah menunggu dan sambil berdiri dari kursi menutup pintu depan dan dibelakang aku sambil tanya ini itu. Aku masuk kamar dan langsung tiduran di springbed ehm lelah banget rasanya dan mulai membuka buku pelajaran karena besuk ada ujian dosen yang paling killer. Baru asik-asiknya belajar ibu tiri masuk membawa minuman dan makanan kecil…….”Nih………aku bawakan jahe susu dengan makanan kecil untuk menemani belajar kamu……………” kata ibu tiri, aku tersenyum padanya sambil menganggukkan kepala. Ibu tiri jalan kesana kemari untuk melihat-lihat isi kamar aku…………..dan dia berguman sendiri “Bersih juga kamar kamu……………….”

Tanpa aku sadari dia sudah kembali ke depan tempat aku belajar dan memperhatikan aku dengan tersenyum manis……….aku jadi salah tingkah. Sambil masih tersenyum dia duduk di depan aku dan berbicara “Mau nggak aku ajari gimana belajar yang mudah dan menyenangkan………….”. Aku cuma bisa menganggukkan kepala dan berguman ” Mau………….tapi bagaimana caranya……..??!!” jawab aku. Ibu tiri aku berdiri dan aku lihat dengan masih duduk agak jauh dia mulai melepas bajunya dan BH………….aku malu dan menunduk dan tak karuan berdesir-desir dan tak terasa senjata mulai menyeruak em………..ibu tiri menutupi kedua payudaranya dengan kedua tangan tetapi lama-lama dia melepaskannya………aku sambil masih mal-malu tapi penasaran untuk melihatnya……………dia masih tersenyum dan berkata “Mau tidak………….aku ajari……………….” aku cuma bisa melihat dia tanpa berkedip dan seperti sapi yang dicokok menganggukkan kepala.

Dia mulai melepas rok bawahnya dan mulai melepas celana dalam uoh……….dadaku semakin berdesir hebat tak karuan dan tanpa berkedip melihat bagian tengah yang ditumbuhi sedikit rambut hitam diantara daging yang putih bersih. Dia memegang-megang bagian itu sambil tersenyum manis ke arah aku…………….ough dasyat tak tahan badan aku memanas sendiri dan bergetar. “Mau sayang……………..” kata Ibu tiri sambil memegang-megang miliknya…………..”Tak usah kawatir nanti aku terangkan milik kamu harus masuk yang mana……………”. Ibu tiri menyuruh aku melepas semua baju dan celana………..sambil gemetaran dan berdesir-desir tak karuan aku melepas semua yang ada di badan. Aku dan ibu tiri sama-sama telanjang dan saling berhadapan………..ibu tiri mulai duduk mengangkangkan kedua kakinya ough………..bagian kemaluannya terlihat jelas dan dia mulai menerangkan kepada aku “sayang……………..yang ini…………..tempat pipis……..sambil jarinya menunjuk bagian itu, tanpa berkedip aku melihatnya. Oh ternyata itu tempat pipisnya……….baru tahu aku sekarang dan dia sambil tersenyum manis memindah jarinya “yang ini…………..tempat senjata kamu masuk………….” kata ibu tiri, aku agak menaikkan dan mendekatkan aku karena memang belum tahu……………..

Ayo sekarang kita pegang sendiri milik kamu seperti aku kata ibu tiri sambil memeras miliknya dan aku disuruh meremas-remas senjata aku yang mulai menegang ough…………….ibu tiri mulai memasukkan jari jemarinya kesitu ough………….dia sedikit mengeliat sendiri, aku mulai tak tahan dan mulai semakin meremas senjata ough…………………ough…………..aku mulai tak tahan dan ough…………….airnya keluar dan ibu tiri juga ough………………ough……………semua pinggulnya bergetar-getar dan ough……………to be continu

Janda Kembang

February 19, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , , | 1 Comment

Cerita Dewasa – Reni Menikmati Multi Orgms

Ant………tolong cetakkan rekap pajak bulan ini ya…………………” pinta Reni sekretaris kantor aku yang memang cantik………….”sabar…..sayang aku baru…….update profil di facebook. ”Ini……….cetakan rekap pajak bulan ini……..” kata ku sambil menyerahkan seberkas kertas kepadanya……………hari ini aku berdecak kagum ketika Reni memakai baju merah muda agak tipis………ough…..cantik benar batin ku. Ada beberapa bagian cukup menonjol di depan dadanya……….yang lumayan bidang membikin tubuh Reni semakin sempurna……….”Ehm……..memangnya ada sesuatu yang salah pada baju aku………” tanya Reni sambil mengeryitkan kulit kepalanya………..dan menyelidiki mata aku yang melihat bentuk tubuhnya…………….”Kagak………kamu cantik dan sempurna pakai baju itu……………” kata aku sambil tersenyum manis…………..”Nggak bakalan aku percaya segala rayuan gombalmu Ant………” jawab Reni sambil meninggalkan aku yang masih memperhatikan bentuk tubuhnya yang benar-benar bagus……….

Ketika berjalan meninggalkan aku………………aku perhatikan dari ujung kaki yang putih kecil………lentik………..dan mempunyai kaki panjang……..pantat padat berisi di tutupi celana ¾ yang agak tipis………….ehm………benar-benar pingin pegang rasanya………..agak ke atas sedikit……pinggang yang semampai…..rambut lurus sebahu….ck…………..ck………..”Mas…………..permisi………lantainya kotor mau aku bersihkan………….” kata office boy ……..menyadarkan aku dari pikiran yang agak jorok sama Reni………….sekretaris kantor tempat aku bekerja yang benar-benar………menggairahkan…..Aku kembali update facebook dan menulis di status………..”Ehm……………benar-benar sempurna……….aku melihatnya……….” di depan meja aku agak jauh……….adalah meja Reni……………tapi aku perhatikan kosong…………….kemana ya…………….batin ku dalam hati……………tapi tak berapa lama dia memberi komentar di status ”Apa yang dilihat  sempurna Ant……………………..”. Aku langsung balas…………..”Seseorang yang sangat berarti……….yang bertemu baru saja tadi………”. ”Baju bekas di rumah banyak Ant………………” balas Reni di Status Facebook….”Emannya untuk apa……..??……..” balas ku. ”Ehm………….nggak tahu ya………….di buat gombal kali…………he………”  Aku balas komentarnya ” Tapi benar…….benar sempurna……….” . Aku kirim kata-kata yang agak narsis yang nggak bisa di baca banyak orang karena lebih pribadi maka aku kirim lewat inbox……….

”Ada seorang putri yang cantik………dia benar-benar cantik dari ujung rambut sampai ujung kaki……..rambutnya hitam lurus dan panjang sebahu…………..mempunyai alis tebal……..mata bening berbinar……..hidung mancung …..kalau ketawa ada lesung pipi…….bibir tipis agak kemerahan……..dagu lonjong telur……dadanya agak lebar dengan dua tonjolan yang kenyal menantang diselimuti baju merah yang tipis……pinggang ramping dengan pinggul kuat…………….dengan di topang dua pantat padat kenyal………..dengan di sangga 2 kaki panjang yang semampai………..rasanya Aku ingin memanjatnya dan berpegangan pada kedua tonjolan kenyal yang ada di dada tegapnya…………..ouhg nikmat betul rasanya…………………” ………..Reni hanya jawab…” Kamu benar-benar Gomba……………………………………lllllllllllllllllllllll………”

Reni masuk ke ruang kantor sambil senyum-senyum sendiri melihat HP Blackberry yang di dalamnya ada pesan inbox dari ku………..tanpa memperhatikan aku dan mulai duduk di belakang meja kerjanya yang ada di depan meja kerja ku tetapi lumayan agak jauh…………..”Ant….mau antar aku nggak……….makan siang di …….depan………..” ketika aku buka inbox yang masuk……….”Di parkiran maksud kamu……………..” jawab aku………….”Ih……..Anton………..maksudnya di pujasera di dalam ”Swalayan ADA” balas Reni…………..”Aku baru males ren…….soalnya tanggal tua………..kalau nanti malam nginap di kost kamu aku langsung berangkat deh………” tulis aku di inbox sambil sedikit bergurau………………..tapi tak kusangka Reni mengiyakan lewat inbox ”Ok deh…………..tapi aku di traktir dulu…….”

Aku langsung menghampiri mejanya dan menarik tangannya……….”eh……..sambar dong………..” pinta Reni pada ku karena kutarik tangannya sampai dia mau jatuh. Kami berdua dengan jalan kaki menuju ke pujasera yang ada di dalam swalayan ADA. Dan aku pesan dua makan siang memakai ayam bakar dan minum teh Sosro………he……..kaya iklan aja, sambil makan kami Reni cerita kesana kemari tetapi tak satupun masuk dipikiranku yang penting nanti malam aku bisa bermalam di kostnya. Sambil makan didepannya aku membayangkan isi dalam tubuh reni yang masih di bungkus baju merah tipis dan celana ¾ yang cukup tipis juga………mata aku tak berkedip ketika aku lihat didepan ku ada dua tonjolan yang menantang……….ingin rasanya meremas dan melumatnya ough…………..nikmat banget………….dan dengar desahan Reni yang semakin membikin nafsuku semakin memuncak ough………..nikmat bener………..”Eh……….Ant………..kamu ngapain……..? di ajak cerita malah melamun…………..” tegur Reni ketika melihat aku kosong menatapnya. ”Emh…………..eh………….aku baru sadar kalau hari ini aku lupa bawa dompet………….!!” jawab aku ……….biar Reni tak curiga kalau aku baru saja membayangkannya…………….”Ah……………..kamu bilang punya uang………lha nanti bayar pakai apa………..” tanya Reni…………..”Tenang aja………….kamu nanti aku tinggal disini dan aku hutang dulu sama bos……………” jawabku mengodanya……………..tetapi ketika Reni mulai agak panik aku beritahu ”Nggak usah kawatir aku bawa kok………………”. ”Uh…………..dasar…..orgil…….aku udah keringatan nih…………………” umpat Reni sambil cemberut ke arahku……………

Ketika pulang kerja……….aku langsung menuju ke parkiran motor dan ambil motor ke sayanganku ..”Yamaha Bison…..”………pakai jaket dan langsung cabut..aku hampiri Reni yang masih menunggu angkutan di depan kantor…….”Mau nggak aku anterin………………sampai kost………..tapi ingat uang angkotnya harus berikan sama aku…………..” rayuku……….”Nggak mau ah……..kalau uang angkotnya disuruh ngasih………….tapi aku nggak bawa helm….” jawab Reni………….”Santai aja nanti lewat gang……………” jawab ku sambil menyuruh Reni untuk segera naik karena gerimis mulai berjatuhan. Kami berdua menyusuri gang karena tak berani lewat jalan protokol yang di setiap pojok ada pos polisinya………kira-kira baru 10 menit kami aku geber ”Yamaha Bison aku ” eh…………….hujan turun deras dan aku ajak Reni berteduh………..aku lihat ada kios pinggir jalan yang tak digunakan langsung motor aku masukkan dan kita berteduh di dalamnya………baju dan celana aku cukup basah…..Reni mulai membantu membuang air yang ada di wajah aku dengan tangannya yang lembut…………..dan aku pegang sambil melihat matanya yang lentik………..Reni agak malu melihat ku……….”Trim ya……………ternyata kamu juga baik hati……….” kata aku sambil ikut mengusap rambutnya yang sedikit basah kena air…….kami bercerita sambil menunggu hujan reda………aku lihat Reni kedinginan……….aku buka jaket dan langsung memberikan untuk membungkus tubuhnya………..tanpa minta persetujuannya aku dekap dia dari belakang biar tambah hangat…………..baru beberapa menit aku rasakan tubuh Reni mulai hangat dan mulai bercerita sambil memegang kedua tangan ku yang melingkar di pinggangnya………….”Aku rasakan adik kecil ku agak gusar karena tepat di bokongnya Reni……..aku sampai agak malu………..tetapi karena aku suka bercanda maka aku berbisik di telinganya……….”Ehm……..sory ya………..adik kecil ku agak gundah……………”. Karena Reni memang jelas mersakan sesuatu yang bergerak dan menegang di bokongnya tak menjawab tapi mencubit tangan aku yang ia genggam…..ough………….sakit………….jerit ku karena Reni mencubit beneran………..tanpa mau mempedulikan aku……………………..

”Yuk……….pulang Ant……………sudah agak reda hujannya……………” ajak Reni,………..aku keluar dan dengan kedua tangan menguji masih ada air menetes tidak………Aku keluarkan kendaraan dan langsung meluncur ke kost Reni…………..yang lumayan jauh………..sampai di kost udah jam setengah tujuh malam. Waktu aku mau langsung pulang Reni pengangi tangan aku…..”Mampir dulu……………pulangnya nanti aja………” rengek Reni manja………..Aku parkirkan Yamaha Bison ke dalam depan kamar kost Reni yang sedikit pisah dari rumah utama………..”Kok sepi amat…………..” tanya aku sama Reni……………”Ya………teman-teman kost aku baru liburan semester………..dan keluarga Bp. Kost baru menengok Bapaknya yang di Purwokerto baru sakit….” jawab Reni sambil menuju ke kamarnya………aku duduk di kursi depan kost yang memang disediakan untuk tamu…………sambil melihat-lihat sekiling kost yang cukup rapi dengan beberapa tamannya…….Reni keluar kamar sambil bawa daster tipis dan pamitan ”Aku mandi dulu ya…………….” aku Cuma menganggukkan kepala sambil memperhatikan daster tipis yang dipakainnya Reni melihat kearahku sambil mengacungkan tangannya karena sadar kalau aku memperhatikan.

Aku tunggu sambil membaca koran…………..aku buka halaman olah raga…….aku senang sekali ketika di halaman depan olah raga muncul tulisan……”Madrid dipecundangi Barca di kandannya………” mampus kau madrid……….ya…….memang barca adalah klub kesukaan ku dari dulu……….”Eh………kok serius baca korannya………………” tepuk Reni dari belakang sambil merasakan lengannya yang mulus ke wajah ku………..”Ah nggak juga ……….ini baru baca berita olah raga……..”jawab aku sambil menaruh koran di meja…………..aku sedikit tertegun ketika Reni menuju tempat duduk didepan ku………….ough……….cantik putih bersih…………..memakai Tshirt cerah dan celana pendek banget……………kakinya bener-bener sempurna……….”Eh…….ngapain………..lihat aku kok kayak gitu…………….!?” tegur Reni sambil melihatku dengan tanda tanya………………aku mulai tersenyum melihat wajahnya yang penuh tanda tanya………….”Mosok………aku sebagai laki-laki normal nggak mengagumi kalau ada cewek cantik berdandan seperti ini…….aku yakin semua cowok setuju…………..” jawab aku dengan masih tersenyum padanya………”Eh……….Ant……………bisa main PS nggak aku punya lho………….walau cewek………..mau main nggak………?” ajak Reni. ”Ok siapa takut ?! ” jawab aku………….dan Reni mengajak aku masuk ke kamarnya yang cukup luas dan bersih……………dia langsung menghidupkan power PS sambil menyerahkan 1 stik ke arahku…………..”Mau main apa Ant………..?” tanya Reni……..”Bola bisa nggak ……..?!” tanya aku………….”sedikit-sedikit bisa lah…………..” jawab Reni………………aku lihat Reni belum lincah untuk main bola………”Gini aja pakai stik 1 aku latih kamu………………” kata ku ………Reni menhiyakan dan langsung menuju ke pangkuan ku dan kamu sering ketawa ketika Reni salah melakukan intruksi dari aku…………………tak tahu bagaimana memulainnya tahu-tahu……….aku udah memegang dua buah yang cukup besar di dada Reni……….dan mulai menyusupkan tangan ke dalamnya untuk meremas-remas………aku perhatikan Reni tak melawan tapi masih main bola walau tak tahu ke mana arah bolannya……………..dan aku mulai melumat bibir tipisnya………………dan mulai merasakan seluruh tubuh mulus dan halusnya…………dan sesekali meremas-remas payudaranya yang mulai mengembang…………………..dan aku mulai berani merayap ke arah selangkangannya dan mulai meremas lembut tonjolannya dan Reni melumat habis bibir ku………..ketika aku mulai meremas tonjolan itu…………….aku buka T-shirt putihnya dan mulai melorotkan Bhnya dan mulai mengulum habis puting payudaranya yang mulai menatang ke depan…………..

Ough………………rengek Reni sambil mengelengkan kepalanya kekiri dan kekanan, aku mulai panas dan sudah tak terkendali dan mengarahkan tangan reni yang halus………..untuk melepas celana dalam dan memasukkan tangannya ke dalam untuk mengelus senjataku yang udah menegang……………..ough………halus aku rasakan tangan Reni……………..dan tangan aku mulai melorotkan celana pendek Reni………..dan meremas-remas dengan halus…………….kaki-kaki Reni yang panjang bergerak-gerak mengikuti remasan tangan aku pada tonjolan di antara dua pikangnya yang mulus sambil mendesah………….”Ogh………………….ough…………………..sambil meremas-remas senjataku yang sedikit ngiler……………mengeluarkan air nikmat………….karena menahan………………..enak banget……………Aku rasakan Reni semakin panas karena semakin gelisah dengan memegang erat tubuh aku untuk dipeluknya dan…………………mulai aku masukkan senjata ke lubang di tonjolan kedua pikannya yang mulus ough,……………………Reni agak merintih…………….karena kurang pas…………….dan semakin dalam dan semakin dalam aku langsung mengoyangkan pinggul…………….ough………………..ehm…………………rintih Reni sambil memegang seprei tempat tidurnya yang semakin tak teratur………….aku semakin semangat untuk membuatnya bahagia…………………ough…………………ough……………ehm………………….dan Reni mulai ukut mengoyangkan pantatnya dan membawa pantat aku semakin dekat dan semakin cepat dan ough……………………….ough…………………..aku rasakan denyutan hebat di dalam lubang……………..dekat anusnya semakin cepat dan semakin cepat seperti menahan gerakan senjataku untuk keluar………………ough…..nikmat…………………semakin kencang aku mengerakkan pinggul………Reni semakin merintih…………….ough……………..ough……………………………..aku merasakan semprotan air cukup hangat ke senjata ku dan aku semakin gila mengerakkannya sampai Reni merintih ough………………….ough…………………dan akhirnya ku keluarkan senjataku ough………………ough…………….jrot………………crot………………dan Reni mengarahkan wajahnya ke senjata……………..ough………………..ouggh……….aku merintih keenakan ketika Reni mulai melumat senjata ku yang mulai loyo karena enja……………..ough…………..ough…………..rintih aku sambil menikmati lumatan bibir reni yang tipis dan hangat…………………………..kami saling memeluk dan tidak melepaskan…………..ketika aku bangun aku lihat jam di dinding kamar kost Reni menunjukkan pukul 1 pagi…………….aku segera bergegas………….tetapi tangan Reni……..memegang tangan aku yang mau mengangkat tubuhku………..”Mau kemana udah malam tidur sini aja……………..” kata Reni sambil memegang kencang tanganku……………ternyata Reni Cuma tiduran dan masih telanjang berdiri untuk menutup dan mengunci kamarnya………………..aku mengalah saja dan semalaman main PS kalau bosan………………….menikmati tubuh Reni yang hot……………………

January 16, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , | 14 Comments

Murid Jenius

Di sebuah sekolah dasar, suatu saat seorang guru bertanya pada salah satu muridnya:

Bu Guru : “Hei Udin tolong jawab pertanyaan ibu yaach…, Kalo ada 5 ekor burung di jendela, kemudian ditembak satu, berapa yang masih tertinggal??????”
Udin : “Habis dong Bu, kan lainnya pada terbang”
Bu Guru : “Salah, harusnya dijawab masih tinggal 4 ekor, tapi saya seneng kok cara kamu berpikir…..”

Di saat yang lain Udin balik bertanya pada Bu Guru.

Udin : “Bu Guru tolong jawab pertanyaan saya…Kalo ada tiga orang cewek, masing-masing membawa es krim, cewek pertama makan es krim dengan menggenggam contongnya, yang kedua dengan menjilati es krim tersebut, yang ketiga langsung mengulumnya, Manakah diantara cewek itu yang sudah menikah?”
Bu Guru : “Haaahhhh ….. pasti yang makannya dengan mengulum langsung yaaaa”
Udin : “Salah….. harusnya dijawab yang sudah pake cincin kawin, tapi saya senang lihat cara berpikir Bu Guru”
Bu Guru : ??!!!#@$%^

September 30, 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , | Leave a comment