Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

cerita sex – Istri Boss Orgasme Berkali kali

Erna meraung dan mendesis desis tak aturan ketika aku mulai menjilati lobang kecil di pangkal selakangan kaki panjangnya dan dengan lembut ujung lidahku mulai mengelitik bagian antara lobang duburnya dan lobang di antara kedua pangal selakangan yang ditumbuhi rambut tipis Erna mulai lagi mengerang ough…………….ah……………ough…………..sambil sesekali mengelinjang karena dia mulai menikmati sensasi birahi yang sangat memuncak ough…………..ough…………….ough……………rintihan yang terus-menerus dari mulut Erna yang seksi membuat aku tambah bersemangat dan membikin vaginanya merekah dan menyusut sendiri sampai dia berusaha bagun untuk melepas gelitikanku di lobang kecil antara selakangan kakinya yang megangkang ough…………………ah……………..ough………….sambil meremas-remas rambut aku dan merintih dan mendengus dengan birahi tinggi aku lihat lubang kecil di antara selakangannya membesar mengecil secara otomatis karena dia mendapatkan rangsangan dari aku yang maksimal dan tak lupa kedua jemariku meremas kedua puting payudaranya yang semakin mengencang ough………….ough……………rintih Erna menikmati jilatan ujung lidahku.

Aku mulai tak sabar dan segera menarik kedua kaki indah Erna yang putih dan panjang itu dan segera memasukkan kontol aku yang sangat menegang di lobang antara pangkal selakangannya yang mulai memerah dan berair yang terus mengalir dan nyoooooooooooooos terasa nyaman kontol aku setelah masuk di dalam lobang di antara selakangan Erna yang putih mulus itu dan aku mulai mengerakkan pinggul maju mundur dan dia mengerang sambil merangkulkan kedua tangannya dileherku sambil berdesis dan mengerang ough…………………ah………………ough……………………….ah…………..seirama dengan hantaman kontol aku di lobang tengah selakangan Erna, dia semakin mendesis-desis dan meraung ketika aku semakin keras menghentakan tikaman kontol ke lobang tengah selakangan kakinya ough………………..ah………………ough…………….ah membuat aku sampai tak tahan mendengarkan rintihannya dan ough………………………acgh…………………………..ough……………………………ough…………………Erna meraung dan menelengkungkan badannya dan dreeeeeeeet drettttttttt dalam lobang antara selakangan kaki Erna yang di dalamnya ada kontolku bergetar hebat dreeeet drett dretttt seperti menarik senjata aku ke dalam dan mengeluarkan lagi menarik lagi meremas dan menarik lagi.

Kalau aku rasakan dan pernah lihat seperti silit ayam yang lagi mengeluarkan kotoran membuat kontol aku tak karuan enaknya, lobang di antara selakangan Erna meremas dan melumat terus menerus tanpa henti dan masih di tambah rintihan dan raungan Erna yang semakin menjadi jadi ough…………..arcg…………….ough……………..ough……………..ah…………..Erna menjerit dan meremas-remas leher aku tak karuan dan aku akhirnya ikut meraung ough………………ah……………ah…………….ough…………..dan aku rasakan kontol aku menyemprot di dalam lobang selakangan Erna crooooooooot crooooooooot jrot jrot crooooooooot croooooooooot crit………..crit………….ough……………..ough……………kedua tangan aku sambil mencengkeram pantat Erna yang besar itu menambah sexy penampilannya ough…………………..ough…………….aku merintih dan lemas diatas tubuh Erna yang sudah dari tadi orgasme, tanpa aku suruh dia langsung membersihkan kontol aku yang sudah mulai agak loyo dan melumatnya aku hanya bisa merintih keenakan ough…………………ough……………………..ough……………..sambil meremas-remas rambutnya yang lebat ough……………ough…………….enak say………..aku angkat wajahnya dan mulai melumat bibir sensualnya dia merajuk dengan mata sayu dan tiduran di dadaku yang bidang.

‘Mas………………..mas ndak bangun sayang sudah siang nggak berangkat kerja…………..’ ternyata Istri aku dari ruang dapur menyuruh aku untuk bangun dan berangkat kerja dan aku terus menyahut ‘Ya………..sebentar lagi’ . diamput ternyata aku bermimpi bercinta dengan istri Boss batin aku dalam hati, aku langsung bangun, mandi, sarapan dan langsung cabut menuju tempat kerja aku. Aku terus melamunkan mimpi aku semalam, tak mungkin istri Boss yang seksi dan cantik itu bisa aku menikmatinya bisa memandang dari kejahuan saja sudah puas. ‘Jo…………..sekarang ketemu saya di kantor saya ya kata Boss sambil menuju ke ruang kantornya, aku hanya bisa menganggukkan kepala dan terus mengikuti dia masuk ke dalam kantor dan duduk di kursi tamu sambil menunduk hormat pada Boss, ‘Begini Jo………….aku seminggu ini mau ke Batam untuk rapat umum pemegang saham, kamu bisa kan mengantarkan Istri aku si Erna ke puncak untuk seminar’ kata Boss, ‘Bi…….sa Boss tapi pakai mobil yang mana ?’ tanya aku, ‘Kamu besok langsung pergi kerumah saja dan kamu pakai mobil istri aku ya…….’, aku cuma menganggukkan kepala dan segera meninggalkan Boss, paling-paling besok berangkatnya ya seperti aku kerja batin aku.

Singkat cerita sampai rumah aku cerita sama istri ‘Bune besok aku dapat job yang lumayan ngantar istri Boss seminar ke puncak 3 hari’, ‘Wah kebetulan mas…….si anton itu mau masuk SMP jadi bisa untuk beli baju dan uang pangkal’ seru istri aku dan paginya aku langsung menuju rumah Boss dengan sepeda motor buntut, sampai sana pagar tertutup rapat setelah dibukakan pembantu aku segera memarkirkan sepeda montor dan langsung mengeluarkan mobil dari garasi dan membersihkan dulu. Dan dari dalam aku lihat istri Boss yang cantik yaitu Erna keluar dan membawa koper, aku segera mengambil koper dan memasukkan ke bagasi sambil tersenyum istri Boss tanya sama aku ‘Jo…..kamu kan sudah bawa baju gantikan ‘, aku menganggukan kepala dan langsung menuju tempat kemudi dan segera menjalankan kemudi mobil menuju ke puncak dalam perjalanan istri Boss bergurau sama aku ‘ Jo………Jo………..kamu itu nggak pantas jadi sopir lha wajah kamu dan tampilan kamu saja rapi seperti pegawai, Boss kamu saja kalah cakep sama kamu’, ‘Ah ibu itu ada-ada saja saya ya begini bu…….’, ‘Eh…………..eh……Jo menepi dulu’ teriak istri Boss dari belakang dan aku langsung membanting stir menuju ke tepi jalan dan segera turun dan mau membuka pintu tapi ternyata istri Boss sudah membuka pintu dan membuka pintu depan dan duduk. Aku jadi salah tingkah dan masuk ke mobil ‘ A……..ada apa bu..’ tanya aku, ‘Sudah jalan saja begini kan enak kita bisa ngobrol dengan santai’ istri Boss cerita kesana kemari aku cuma menghiyakan saja dan tak terasa kamu sudah masuk daerah puncak dan istri Boss mengarahkan saya untuk masuk perempatan dan menuju Hotel tempat seminar, aku menurunkan koper dan membawa ke dalam kamar dan segera kembali ke mobil tapi belum sempat istri Boss sudah bilang ‘Jo kamu mandi dulu di kamar aku karena sudah sore dan nanti makan dengan aku di ruang makan, awas jangan jajan diluar ….’ aku hanya menganggukkan kepala dan mulai berjalan keluar kamar ‘ Eh mau kemana……..’ tanya istri Boss, ‘mau ke mobil nyonya………mau ambil tas’ sahut aku, dia menganggukkan kepala sambil agak berkenyit tak percaya dengan alasanku………..aku turun dan segera kembali ke kamar hotel tempat istri Boss menginap dan segera mandi, terasa segar dan dingin udara puncak batin aku dalam hati.

Tapi belum sempat berpikir yang lain aku sudah dikejutkan dengan ketukan istri Boss dari luar ‘Jo…………..Jo……….ini handuknya kok belum di bawa’ aku membuka pintu kamar mandi sedikit tapi ternyata Istri Boss menyeruak masuk dan langsung merangkulkan kedua tangannya dileherku yang masih telanjang bulat dan mulai mengulum bibirku aku tak berkutik dan tak bisa berbuat apa-apa kecuali melayani istri Boss yang binal dan dia langsung melepas daster dan ternyata istri Boss sudah tak memakai kain sehelaipun di tubuhnya dan istri Boss semakin melumat bibir aku dan dengan cepat jengkeng dilantai kamar mandi dan hop kontol aku langsung di lumat habis dan dia tanpa memberi kesempatan kepadaku untuk menolak dan semakin berani mengelitik dengan ujung lidahnya di sekujur kontol aku yang mulai mengeras, istri Boss kelihatan puas melihat besar dan tegangnya senjataku oug……………….ough……………desis aku ketika Istri Boss semakin nakal memainkan ujung lidahnya di sekitar kontol aku yang besar ough………………ough………..rintihku sambil meremas-remas rambutnya dan tanpa babibu dia menuruh aku tiduran di lantai dan mulai kedua kakinya mengangkang di atas tubuhku dan aku lihat dia mengarahkan lubang kecil yang ada di pangkal tengah selakangannya menuju penis aku yang berdiri tegak di bawahnya dan mek slub………………slub kontol aku yang besar mulai masuk ke liang kecil di tengah selakangan istri Boss dan dia mulai merintih ough…………..eh………….ough………..sambil matannya aku perhatikan terpejam dan dengan perasaan yang halus mulai mengerakkan pinggulnya secara halus ough…………..ough………..dia mulai merintih, aku mulai ikut mengoyangkan pinggul aku naik turun semakin lama semakin kencang membuat istri Boss merintih kuat ough……………………..auh…………………..ugh………………sambil mencengkeram kuat ke dua jemarinya di dadaku ough………………augh………..istri Boss menjerit-jerit ketika aku semakin keras menghentaknya dan tubuhnya ditelungkupkan ke arasku dan dia mulai tak teratur ikut mengoyangkan pinggul dan ough……….arrrrrrrrrrk………….ough………..dia berdesis-desis dan meraung menahan nikmat aku semakin cepat bergoyang dan membuat istri Boss semakin kuat mencakar dada aku dan terasa lubang di antara selakangannya bergetar dreeeeeeet dretttttttt meremas kontol aku dretttttttt drettttttt.

Aku bopong tubuh ramping istri Boss ke tempat tidur dan aku suruh menungging di tepi ranjang dan aku lihat lobang kecil di antara selakangannya mulai kelihatan dan aku segera masuki dengan kontol aku dan emnghentaknya ough………….ough…..ah istri Boss semakin keenakan dan kenikmatan merintih terus menerus sampai sesekali meraung raung ough…………….ah ough………….tangan kirinya mengapai pantatku untuk semakin keras menghentak menuju lobang di selakangannya yang sudah aku masuki kontolku dan dia mulai meraung keras lagi dan dretttttttttt dreeeeeeeeet dretttttttt lobang di antara selakangan istri Boss bergetar-getar mencapai orgasme kedua dia merintih agak menjerit menahan nikmat aku masih saja mengoyangkan pinggulku istri Boss semakin histeris menahan nikmatnya hentakan kontol aku dalam lobang diantara selakangannya, dia mengerang ough……………ough…………….dan menjerit lagi sekali lagi dia menjerit keras dan ough……………ough………….dret………………dret…………..lobang di antara selakangan istri Boss bergetar kuat lagi sampai istri Boss histeris menahan nikmat ough……….ough………….rintihnya aku sudah tak tahan dan ough…………….ough…………..ah aku mengerang nikmat dan crooooooooooot crooooooooooooot crooooooooooot crooooooooot crit….crit terasa dari ujung kontolku air menyemprot keluar dalam lobang kecil di selakangan kaki istri Boss, aku lunglai di kasur dan istri Boss mulai melumat kontol aku yang mulai lemas sambil dengan birahi merintih rintih ough………………ough………….ough……….dan dia tersenyum puas dengan mata sayu sambil tiduran di dadaku berbisik ‘Jo……….aku bener-bener puas ……….puas banget dan pingin mengulang terus sampai mati………….’ kami berdua sangat lemas dan mulai tertidur

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , | Leave a comment

cerita sex – Memek Bu Rw Tahan Lama

Akhir-akhir ini aku agak gr karena ketika aku di depan rumah sudah pasti istri Pak RW yang rumahnya menghandap ke rumah aku tapi agak jauh pasti duduk manis di terasnya sambil mengawasi aku dan sesekali memandang aku tak berkedip. Memang tak pernah kami bertegur sapa, maklum orang kota pasti sibuk dengan kerja masing-masing dan kalau pulang pasti sudah larut dan langsung tidur karena lelah seharian sudah kerja keras mencari nafkah. Kalau aku perhatikan Istri Pak RW masih muda kira-kira 28 tahun umurnya dan mempunyai anak yang sudah berumur kira-kira 10 tahun karena baru kelas 4 SD, ya mungkin aku gr saja kali batin aku dalam hati.

Suatu hari ketika aku pulang kerja aku mampir dulu ke supermarket yang ada di perempatan daerah menuju ke rumah kami, karena tadi siang istri sms untuk membelikan susu untuk si kecil, ketika baru sibuk cari merk susu ada tangan halus menepuk pundak aku dari belakang dan dengan suaru halus mendesah seperti suara syahrini berguman ‘Lagi cari apaan bapak…apa saya bisa bantu’ aku menoleh kebelakang dan agak kaget karena Istri Pak Rw sudah ada di belakang dan aku juga tersenyum manis karena dia tersenyum, logat suara dan gaya tubuhnya persis sekali bikin Syahrini membuat aku gemas dan ingin menerkam apalagi dia cantik dan seksi, aku mulai nakal memandang tubuhnya dari atas sampai bawah serasa menelanjangi bagian tubuhnya tapi malah dia sangat berani didepan aku lengat-lengot memperlihatkan kemolekan tubuhnya aku jadi semakin liar memandanginya.

Rambut panjang lurus agak kemerahan menghiasi kepalanya yang lonjong dan hidung mancung mata agak sayu dengan alis yang tebal, bibir sensual yang selalu berair membuat dia semakin kelihatan sempurna leher sedang dan dada terbelah dua dan agak membusung dengan tonjolan di kedua sisi yang cukup besar berisi di bawahnya perut kecil dan aku perhatikan kaki kecil tinggi dengan jemari kaki yang bersih membuat tampilan Bu Rw sangat elegan apalagi di tambah gerak tubuh dan suara yang seperti Syahrini membuat aku memakan ludah sendiri, Istri Pak Rw bertanya lagi ‘Eh…boleh aku bantu mencari susunya nggak ‘, eh ya……..bu boleh saja sahut aku agak kaget dari lamunanku dan dia menantang aku lagi ‘Apa mas mau susu yang asli saja ‘ kata Istri Pak Rw sambil memperlihatkan kedua payudaranya kemuka aku, karena belahan bajunya agak ke bawah aku bisa langsung melihat dua tonjolan daging diantara belahan kemejanya, aku tersenyum sambil memandangnya menantang tapi setelah itu dia pamitan sama aku dan baru mau pergi dia menhampiri aku dan berbisik ‘ boleh aku minta nomor hp mas………..’ seperti sapi yang dicongok saja aku berikan nomor HP aku dan balik berbisik ‘kalau sms jangan di rumah ya’ Istri Pak Rw tersenyum sambil jalan menghilang.

Aku sudah kembali kerutinitas kerja yang super sibuk dan ketika kira-kira jam 9 wib ada sms masuk setelah aku buka aku baca ‘Mas bisa nggak besok menemani aku meting di Hotel Borobudur soalnya suami aku lagi ada acara di luar kota…kalau bisa besuk aku tunggu di lobi hotel jam 10 wib ya….’ aku berpikir sejenak karena aku ingat gerak tubuh dan logat bicaranya yang mendesah-desah seperti Syahrini aku jadi pingin mendapat sensasinya dan langsung aku membalas smsnya ‘Ok deh…………..bisa aku kesana jam 10 wib……..’ dan setelah selesai aku sms, sms Istri Pak Rw aku hapus dan tak lupa menghapus kirimannya untuk menghilangkan jejak kalau misal istri aku membuka-buka sms. Aku melanjutkan aktifitas kerja seperti biasa lagi dan tak terasa sudah sore dan mulai pulang kerja dan ketika sampai depan rumah ibu Rw sudah aku lihat ada di teras depan rumahnya sambil mengawasi aku dan aku pura-pura tidak tahu langsung masuk rumah. Paginya ketika sampai kantor aku tetap kerja seperti biasa dan tepat jam setengah sepuluh pagi aku ijin untuk pulang ada acara, dan aku langsung menuju Hotel Borobudur dan aku lihat Istri Pak Rw sudah ada di lobi sambil biasa dengan manja dan desahan yang khas menghampiri aku dan kami berdua langsung masuk ke lorong dan Bu Rw langsung membuka satu kamar hotel aku mengikuti di belakangnya dan langsung menguncinya kembali.

Bu Rw langsung melepaskan tasnya di atas kasur dan langsung berdiri dan merangkul aku dan kami mulai saling melumat dan bergulingan di atas kasur tahu-tahu kita berdua sudah telanjang bulat dan mulut Bu Rw yang sensual mulai melumat senjata aku yang mulai menegang, semakin lama lumatan Bu Rw semakin terasa nikmat karena terasa hangat dan dia mulai mengelitik senjata aku dengan ujung lidahnya ough……………nikmat batin aku aku mengerang karena begitu nikmatnya jilatan lidah Bu Rw dan aku gantian menidurkan tubuh Bu Rt yang sudah telanjang ke kasur dan aku lihat lobang kecil di antara selakangan yang sebelah-sebelahnya ditumbuhi rambut halus kelihatan kenyal mulai membuka dan Bu Rw merintih kenikmatan ketika ujung lidahku berhasil menyeruak masuk ke dalam lubang kecil di pangkal selakangan kaki panjangnya sesekali Bu Rw mengerang menahan nikmat dan mendesah ough………………..ough…………….ough……….sambil meremas rambutku dan agak menekan kepalaku ke arah lobang di antara selakangan yang sudah aku gelitik dengan ujung lidahku, aku rasakan geliat tubuh dan desahan Bu Rw semakin meningkat pertanda libidonya semakin tinggi dan aku mulai menyuruh Bu Rw nunging samil berpegangan di pinggir kaca rias dan aku masukkan senjata aku di lobang pangkal selakangan yang bisa aku lihat dari belakang Bu Rw dan mek yos…………….nyos lubang di antara selakangan pangkal kakinya terasa hangat dan terasa mencengkeram dengan kuat ke senjata dan desahan Bu Rw yang khas seperti Syahrini mulai terdengar ough………….ough………..ketika aku mulai mengoyangkan pinggul maju mundur menghantam dengan teratur lobang di pangkal selakangan yang menjepit senjata aku dengan kuat dia sering mendesah dengan kuat ough…………….ough…………….dan merintih membuat birahiku semakin meningkat dan dengan kencang mengoyangkan pinggul masuk keluar ough…………….ough……………………..aku juga merintih Bu Rw sangat menikmati dan sesekali tangan kirinya mengeret tubuh aku semakin kuat menekannya ough………ah…………….ough rintih dan desahan Bu Rw tambah tak karuan dan dia mulai mengandeng aku menuju ke kasur dan menidurkan lalu kedua kakinya yang panjang dan putih bersih mengangkang dan mengarahkan lobang di pangkal selakangannya ke arah senjata aku yang menunggu di bawahnya dan yosssssssss……………nyossssssss dan Bu Rw mulai mengoyangkan pinggulnya membuat aku merem melek di buatnya, aku akui goyangan pinggul Bu Rw dahsyat bikin senjata aku nyot……………..nyot menahan patahan dari tarikan lobang di pangkal selakangannya aku mengerang keenakan ough……………ough……………rintih aku ough………………..benar-benar pandai Bu Rw……….meservice aku, ough…………………acgh……………ough…………..Bu Rw mendesah dan mengerang nikmat dan deeeeeeet dreeeeeeeeeeet nyosssssssss drettttttttt terasa lubang di pangkal selakangannya bergetar hebat membikin senjata aku nyot……………nyot……………………..nyuttttttttt seperti ke tarik kedalam dan kembali keluar ough……………ough…………..aku merintih keenakan dan croooooooooot jroooooooot crooooooooooooot. crot crit………..crit……….aku meludah dalam lobang yang ada dipangkal selakangan Bu Rw dengan keras sampai kami berdua bergetar hebat dan ough…………………beberapa saat kita diam dan Bu Rw segera mengangkat lobang di pangkal selakangannya dan mulai melumat senjata aku yang mulai loyo ough………………..aku mengerang keenakan ough………….aku merintih dan kami berdua tertidur puas
Ingin lebih hot Nikmatnya Tubuh Kedua Bibiku
Sempongan Ibu & Adik Tiri

Diantara Selakangan Ibu & Adik Tiri

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , | Leave a comment

Cerita wil – Ratri Mahasiswa AKBID

Image

Ough mas jangan kenceng-kenceng ough………………ah………….ough……….Ratri mendesah tak aturan nafasnya tersenggal-senggal ketika aku mulai meremas dan melumat puting payudaranya yang montok dan jemari-jemari tangannya yang halus mulus mulai meremas-remas rambut aku, kami saling berguling dan menindih di kasur di dalam Hotel di daerah agak pinggir kota Surabaya. Ratri merupakan mahasiswa suatu Akbid di kota Surabaya dan kami bertemu di kereta jurusan Semarang – Surabaya ketika aku mendapat tugas untuk memeriksa proyek di daerah Malang Jawa Timur dan ketika itu kami berkenalan dan dia terpikat oleh ketampananku walau aku sudah cerita kalau sudah beristri dan mempunyai anak yang sudah kelas 1 SMP tapi dia tetap mengejar. Ough……………………ah…………..ough……………..aku mulai melepas celana dalamnya tapi Ratri berusaha untuk memegang teguh biar tak dapat aku lepaskan tapi pada akhirnya dia menyerah dan ough…………….ah………augh…………dia mendesah dan mengelinjang dan sesekali mengelinjang kala aku memasukkan sedikit ujung lidah aku ke dalam lubang diantara selakangan putihnya ough……………uh…………..ah rintih dia dan kelihatan nafsu birahinya mulai memuncak karena aku bisa merasakan remasan jemarinya di kepala aku mulai tak aturan dan sesekali gelitik aku di lubang antara selakangannya menyebabkan dia mengelinjang dan mengerang kenikmatan.

Aku mulai tak sabar untuk memasukkan senjata aku yang mulai berburu dengan nafsu, Ratri aku lihat mulai mengelepar dengan mata sayu memandangku dan memandang penuh nafsu dan birahi membuat aku jadi tak tahan untuk segera mungkin memasukkan senjata ke dalam lubang kecil yang sudah basah di antara selakangan putih bersih, aku lihat rambut hitam tipis di antara lubang itu yang mulai agak bergerak-gerak dan Ahgk………………..oug………………..ough………..rintih Ratri walau aku baru memasukkan ujung senjata aku ke dalam lubang kecil miliknya dia merintih kesakitan dan ough………………….ak………uh………sakit mas rintih Ratri ketika aku semakin menyodok ke dalam, aku berbisik untuk mengigit bantal dan mulai menyodok lebih keras dan nyooooooos terasa senjata aku hangat oleh remasan dalam memek dia dan agak terasa sedikit darah keluar dari lubang itu, tetapi Ratri aku lihat tak lagi merasakan perih itu tetapi lebih merasakan nikmat yang didapat ketika aku dengan halus mulai mengerakkan pinggul maju mundur sambil meremas-remas payudara Ratri yang cukup besar dia dengan mata sayu dan penuh birahi menikmati goyangan pinggul aku keluar masuk memeknya dan sesekali mengerang kenikmatan dan aku mengerang panjang sambil mengeluarkan senjata dari dalam memek Ratri jroooooooot jrooooooooot crooooooot croooooooot criiiit criiiiiiiiit.

Kami mulai tiduran lemas sambil berangkulan dan Ratri mulai menangis tersedu dan aku menenangkannya ‘Ada apa sayang kan tadi menikmati…………….’, Ratri berbicara sambil menangis ‘Tapi aku takut kamu tinggalin mas………soalnya kamu kan sudah punya istri dan anak’, aku menenangkannya ‘Sayang ……..kamu tak perlu kuatir nanti kita nikah siri saja dan kamu aku belikan rumah disini biar jauh dari istri dan anakku’, Ratri mulai diam dan merangkul aku seperti tak mau aku lepas dan kami mulai melumat lagi dan sambil rebahan di kasur Hotel dan mulai ketiduran, ketika kami bangun sudah pukul 5 sore Aku masuk kamar mandi dan segera membersihkan tubuh tapi baru mau mengambil sabun Ratri sudah masuk dengan sedikit bernafsu mulai merangkul aku dan dengan sedikit manja minta di lepaskan semua kain yang menutup di badannya dan kami langsung mengulum dan berburu dengan nafsu dan panas birahi, Ratri mulai jengkeng dan mulai melumat senjata aku yang mulai tegak dan sesekali ia mulai berani mengelitik ujung senjata aku dengan ujung lidahnya aku segera menidurkan dia dilantai kamar mandi dan aku berada di atas tubuhnya secara berlawanan sehingga senjata aku ada di depan mulutnya dan lobang diantara selakangan kaki putihnya ada di depan mulut aku, kami segera mulai saling melumat dan sesekali kami berdua mengelinjang dan mengerang kenikmatan ough……………………..ag……………ug……….uh………rintih aku dan Ratri berburu dengan nafsu dan setelah puas aku segera mengangkat tubuh Ratri dan menyuruhnya mengangkangkan kedua kakinya dan menaruh lobang kecil diantara selakangannya mengarah ke bawah menuju senjata aku yang seperti kayu menongak ke atas dan nyoooooooooooos……………nyoooooooooooos senjata aku masuk ke lubang kecil diantara selakangan Ratri, dia sedikt mengelinjang dan merintih eh……………ough…………..eh…………..dan mulai mengerakkan pinggulnya untuk bisa merasakan sendiri nikmat yang pas dalam lobang kecil diantara selakangannya dan aku lihat lubang itu penuh oleh senjata aku dan seperti katup agak melebar mengelilingi senjata aku yang besar, Ratri masih malu mengerakkan pinggulnya dan dia sedikit malu-malu kedua tangannya berpegangan di atas dadaku, aku mulai mengoyangkan pinggul dan dia mulai memejamkan mata sambil tubuhnya agak melengkung menuju ke arah kepalaku dan dia mulai mengarahkan bibirnya yang mungil dan sensual ke arah bibirku ketika aku mulai agak keras mengoyangkan pinggul dia mulai melepas lumatan bibirku dan dengan mata terpejam dan badan membungkuk merintih penuh nafsu uh………..agch……………dan sesekali mengerang kenikmatan ough…………..ough………….

Aku kaget ketika dengan reflek Ratri mulai mengoyangkan sendiri pinggulnya naik turun sambil merintih dan meraung raung ough…….acgh………………….ough…………….ah………….dan dia meraung kencang sambil kedua jemarinya meremas dadaku dan memelengkungkan badan ke arah tubuh aku masih dengan raungan dan dreeeeeeeeeet drettttttttttttt………dret……….dret lubang di antara selakangan Ratri bergetar-getar serasa meremas-remas senjata aku dengan kuat dret………dret……..ough nikmat sekali batin aku dalam hati sudah tak seperti lubang di antara selakangan istri aku dirumah, maklum sudah punya anak satu. kami saling mengerakkan pinggul untuk semakin merekatkan lubang di antara selakangan Ratri dan senjataku ough nikmat sekali sampai Ratri meringis dan mengerang hebat dan berkeringat ketika mulai sadar dia menyandarkan tubuhnya di atas tubuh aku yang masih di atas lantai kamar mandi Hotel dan Ratri kelihatan lelah sekali dan merasa sangat puas dan kamipun meyudahi permainan dengan mandi berdua sambil bercanda dan tertawa. Kira-kira jam 8 malam setelah kami makan Ratri mengantar aku ke stasiun kereta dengan naik mobilnya dan dia merangkul aku dan menciumbibir aku dengan kuat sebelum aku meninggalkannya dan berbisik ‘ Mas……..jangan lupa untuk membelikan rumah dan nikah sirinya’, aku menganggukkan kepala dan mulai masuk ke gerbong kereta yang mau berangkat ke kota Semarang………

Sempongan Ibu & Adik Tiri

Diantara Selakangan Ibu & Adik Tiri

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | Leave a comment