Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Adik Iparku Yang Ough…………..

Aku kenal sama si Anita udah satu tahun ini dan kamipun saling mencintai, kami udah seperti sepasang suami istri saja karena selama ini makan atau apa pasti berdua dan kami emang dalam satu jurusan dalam masa kuliah ini. Kadang kalau aku dapat uang saku dari ortu aku, uangnya langsung aku berikan sama dia dan si anita yang meminitenya untuk hidup kami selama sebulan penuh emang sih sampai saat ini kami belum pernah memperkenalkan diri dengan kedua orang tua kami masing-masing.

 

Suatu hari si anita mau pulang ke kampungnya dan dia bilang sama saya “Mas…..aku besuk jum’at setelah kuliah akhir mau pulang ke rumah, mau nggak aku perkenalkan dengan kedua orang tuaku”. Gimana ya……….kataku pada dia, aku masih bingung dan agak malu kalau ketemu ortunya si anita dan anita menimpali “Yah……..udah aku jadi tahu bahwa kamu nggak serius sama aku ya khan kata anita….. . Nggak begitu sih jawabku…….. Tapi oke lah nanti aku antar pulang lha aku nginap sana mestinya “Ya iyalah…………..jawab anita cepat. Kalau mau langsung pulang ya kamu pasti dimarahi ortuku wong mereka udah tahu rumahmu jauh kata anita. Begitu cepat rasanya waktu berlalu dan bener anita sudah di antar temennya ke kostku dan aku tambah grogy dan deh-deh gan aja mau ketemu sama camer (calon mertua).

Akupun goncengkan anita untuk pulang ke rumahnya dari kost kami ke rumah anita memerlukan waktu yang cukup lama yaitu 3.5 sampai 4 jam perjalanan jadi cukup melelahkan. Setelah mau sampai kerumahnya aku bilang sama anita “Nit ayo kita rapiin dulu badan kita,mampir ke masjid dulu ya”. Kagak usah nanti kita di marahi ortuku karena rapi dikiranya malah mampir-mampir ke mana dan kamipun langsung menuju ke rumah anita serta kendaraanku langsung aku masukkan ke garasi karena dari pintu rumah langsung ke garasi mobilnya. Dan aku langsung di sambut mamanya dan didalam saya salim sama papanya dan apa yang aku pikirkan dari kost ternyata tidak ada kenyataannya ternyata ortunya si anita sungguh sangat menghormatiku dan kayak udah seperti ortuku sendiri mungkin juga dia menyaring dari anita apa yang kami lakukan selama ini hidup di kost dan kami saling memberi yang terbaik untuk keduanya karena sampai-sampai sakitpun kami tidak menelpon orang tua tetapi kami saling membantu sendiri. Jadi kalau tadi saya bilang sudah seperti suami istri yang saling mengasihi ya gitulah keadaannya.

Mamanya si anita menghampiriku dan bilang “Eh……….mas Yudha disini biasa, oh..ya barangnya dimasukkan ke dalam kamar depan saja mana mama bantu. Aku malu jadinya dan bilang “nggak usah mam….aku bawa aja sendiri ke sana, akupun membawa tasku masuk ke dalam kamar”. Dari luar mama anita udah ngomong lagi “Yudha ……….mandi sana handuknya dan sabunya udah disediakan anita di kamar mandi dan kalau nanti kesorean bisa masuk agin lho”. “Ya………mam ” jawabku dari kamar dan aku segera jalan ke belakang untuk menuju ke kamar mandi dan segera membersihkan tubuh yang penuh debu dan asap kendaraan bus dan truk.

Habis dari kamar mandi aku agak bersiul-siul jalan kedepan tetapi belum sampai masih di taman belakang rumah ketemu cewek cantik dan dia tersenyum manis sama aku dan bilang “Ini pasti mas Yudha ya…..dan pasti pacarnya mbak anita,” aku agak grogi karena dia tersenyum agak manja padaku dan matanya selalu dimainkan terus”. Untuk mengalihkan perhatian aku tanya sama dia “Kamu pasti si Putri khan…………..adiknya si anita yang masih SMA kelas 1 dan nakalnya minta ampun ……..sambil aku tersenyum mengodanya. Dan akupun minta ijin untuk kedepan menuju ke kamar dan mau ganti baju biar lebih rapi karena mau makan bersama keluarganya anita, “Mas………..ini udah ditunggu sama mama dan papa untuk makan malam.

Ya……..sebentar lagi jawabku dari kamar dan aku segera menuju meja makan keluarga anita. Selama makan mama dan papanya anita agak menginterogasi aku, mama dan papanya mas yudha masih ada khan……….tanya papanya “. Masih ada semua pap jawabku singkat dan agak grogi karena yang tanya bokapnya anita jadi aku berupaya sesopan mungkin. Dan kamipun selalu bercanda waktu makan itu, aku mulai gelisah ketika adiknya anita si putri selalu memainkan kakinya untuk menyentuh kakiku sambil matanya memandang nakal sama aku. Emang sih anita udah pernah cerita sama aku, kagak usah kaget dengan adiknya karena lain banget sama dia dan agak ke gatelan kalau sama cowok apalagi kalau cowok itu ganteng jangan di tanya akan di kejar terus. Setelah makan malam aku ke ruang tamu duduk santai sambil membaca koran hari itu, agak beberapa lama papanya si anita menghampiri sambil merokok dan menawari padaku mas Yudha merokok ya…….ini kalau mau rokoknya orang tua. “gak pa…….hanya kadang-kadang aja kalau lagi suntuk” jawabku dengan jujur. Oh ya…..pasti kamu penat sana tidur aja besuk kan udah kembali ke kost lagi kata papa. Makasih pa…….jawabku dan aku mulai menuju ke kamar untuk tiduran dulu………..sambil enghilangkan rasa penatku selang beberapa saat si anita udah masuk ke kamarku.

“Eh………nanti di marahi mama sama papa kamu kesini lho…….kataku. “Ortu aku itu uah modern kalau emang udah sama suka, kalau hamil ya ia nikahkan malah” jawab anita dengan santai. Nit aku dipijitin ya badanku sakit semua nih kata ku sambil agak maja kepadanya. Ih….enak aja emangnya aku juga nggak letih jawab dia sambil tiduran di atas punggungku kepala si anita. Selang beberapa saat dia udah mulai memijit-mijit kakiku dan naik ke punggungku setelah sampai ke kepala….., aku balikkan badanku dan memeluknya untuk menciumnya……..dan kamipun saling mengulum bibir dan saling mengerakkan lidah yang membikin badan ini semakin panas…..kamipun saling berpandangan dan tersenyum dan si anita ngomong kamu itu narsis, emangnya kucing di beri ikan tidak di makan tapi asal tidak di habiskan aja.

Dan kami lanjutkan lagi permainan kami yang lebih seru dengan aku memasukkan tanganku ke dalam BHnya dan aku mulai meremas-remas payudaranya yang gempal si anita aku amati matanya terpejam dan cuma berdesis-desis sambil aug…………..aah……………sekali-kali dan ketika kumasukkan tanganku ke dalam celana dalamnya dan aku remas-remas dia semakin belingsatan…….tetapi waktu mau jariku ku masukkan dia dengan halus menolak dan anita mencium aku langsung lari keluar kamar sambil ketawa-ketawa kecil mengejek aku maksudnya kacihan deh lu menahan itu……………..

Ya itulah anita yang pinter cerdas dan juga pandai dalam bercinta yang menyebabkan laki-laki jadi lebih penasaran sama dia. Aku mulai kantuk dan tidur, dan kira-kira pukul 1 pagi aku merasa ada yang duduk dekat tempat tidurku aku kaget banget karena putri si adik anita sudah duduk di sampingku dan dia menutup mulutku sambil tangannya memberi kode untuk diam tanpa bosa-basi dia langsung mengulum bibirku pertama aku biarkan saja tetapi lama-lama akal sehatku hilang dan kelaki-lakianku lebih menonjol apalagi ketika dia membuka celanaku dan seluruh pakaianku dan aku agak kaget dan oh…………..augh…………………ketika dia mengulum anuku dengan lincahnya…….dan aku sudah taka tahan oh…………….augh…………………..sampai sampai rambutnya si putri aku remas-remas karena begitu nikmatnya kuluman bibir si putri. Anak ini sungguh udah kelas atas batinku dalam hati………dan kamipun melakukan perbuatan itu setelah itu si putri berbisik sama aku nggak usah khawatir mas yudha…….aku kagak bakal cerita sama siapa-siapa tetapi nantinya kalau aku menghendaki kamu harus melayani………….sambil meninggalkan aku dalam kegelapan pagi yang buta. Aku hanya bisa merenung dan batinku berbicara…..inilah dunia yang membikin manusia tidak dapat menyamai Tuhan………yang menyebabkan manusia tidak bakal ada yang sempurna walaupun udah berusaha berbuat yang terbaik………thanks.

October 5, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , | 10 Comments

Begitu Nikmatnya Kenikmatan Dunia Ough…………….

Aku lulus SMA dari suatu kota yang kecil dan nggak terlalu rame dan waktu itu sekitar tahun 90 an. Jadi waktu mendaftar ke perguruan tinggi di sebuah kota propinsi aku jadi kelihatan culun sendiri dan masih ndeso ( ya kira-kira gitulah ). Tetapi gara-gara keberanianku aja kala itu yang menyebabkan aku banyak temen waktu mendaftarkan diri sebagai salah satu peserta sipenmaru kala itu.

 

Emang sih kejadiaannya udah lama sekali dan mungkin udah basi tetapi sulit aku melupakan kenangan kala itu, karena begitu membekas pada diriku karena saat itulah aku baru merasakan gimana berhubungan intim dengan cewek. Singkat kata waktu aku mendaftarkan sipenmaru aku berkenalan dengan cewek dan ternyata si cewek ini bersebelahan dengan kota kabupatenku dan kalau mau pulang mestinya aku pasti harus melewati kotanya karena desaku merupakan batas wilayah yang membelah antara kota kabupaten kami. Cewek ini bernama Shinta, dan kalau aku perhatikan dia sudah sangat kenal lingkungan kota besar karena dari ceritanya aku udah bisa mengambil kesimpulan kalau si Shinta ini sering ke kota Propinsi kami yang letaknya lumayan jauh dari kota kabupaten kita apalagi dengan desa aku yang di paling ujung sendiri.

Setelah ngobrol ternyata kita cocok dan nggak terasa urusan kami selesai dan kita udah pada pulang ke kota kami masing-masing karena testnya masih satu minggu lagi. Eh….Bayu…..gimana kalau kita bareng aja pulangnya kata Shinta pada aku dan aku cuma menganggukkan kepala tanda setuju untuk pulang bareng karena emang ke desaku pasti melewati kota si Shinta ini. Dan kamipun berjalan ke arah Bus kota yang membawa kami ke terminal dalam perjalanan kami penuh canda tawa dan nggak terasa kami udah sampai ke terminal antar kota yang di situ tersedia Bus yang akan membawa kami ke kota tempat tinggal kita.

Dalam Bus Shinta sering melihat aku dan aku hanya tersenyum aja menghiyakan, kelihatannya si Shinta suka juga sama Aku kalau aku perhatikan dari gerak-geriknya dan akupun melihat pemandangan dari dalam Bus dan Aku membuka pembicaraan lagi “Shinta udah punya pacar belum kok sendirian aja daftar sipenmarunya kata aku mengodannya. Em……….nggak punya tuh, abis anak cowok sekarang suka bertingkah………..Kata Shinta sambil menatapku manis. Kalau Bayu gimana………….apa udah punya cewek………..tanya Shinta. Aku…….belum punya dan belum pernah pacaran jawabku jujur…………..Masak……..nggak bohong tanya Shinta nggak yakin. Ya………sih…….waktu sekolah ada yang suka tapi aku masih serius belajarnya……….Oh gitu sela Shinta menyetujui.

Mau nggak kalau nanti mampir dulu ke rumahku……………..tanya Shinta padaku………Aku agak gugup menjawabnya. E……….gimana ya ………..Aku malu sama ortumu nanti tanya macam-macam sama aku. Nggak usah kawatir aku dirumah sendirian kok sama adikku yang masih kelas 1 SMP katanya. Lha Bapak dan Ibu kamu kemana tanyaku……….Bapak dan Ibu di Jakarta Dinasnya dan Aku dan Adikku di sini karena kami memang tidak asli Jakarta dan biasannya Bapak dan Ibu pulang sebulan sekali cerita Shinta menerangkan kepada Aku. Oh………gitu nggak apa deh aku main ke rumahmu kataku dengan polosnya…………….Yakin nggak ada yang marah nih ! goda Shinta kepadaku. Tadi aku khan udah cerita sama kamu aku belum punya pacarku sambil menggoda dia.

Nggak terasa kami udah sampai ke kotanya si Shinta dan ternyata rumah si Shinta ada di pinngir jalan raya jadi dari Bus kami langsung bisa masuk perkarangan rumahnya. Ternyata rumahnya kayak rumah lama milik pejabat dan bentuknya masih asli sehingga seperti masuk rumah sakit bangunan Belanda tempo dulu dan Shinta mempersilahkan aku untuk masuk dan eman benar hanya ada adiknya yang masih SMP menyalami Aku dengan bersahabat. Kakak pacarnya mbak Shinta ya…………..kata dia sambil memandangiku penuh tanya………..dan dia pun udah lari ke luar rumah untuk main kelihatannya.

Eh…………….ini anduknya…….bersihin badanmu dulu ya………..aku mau keluar sebentar pinta Shinta sambil lalu ke luar rumah. Ak dengan agak canggung pergi ke kamar mandi kebetulan aku emang udah menyiapkan baju ganti kalau misal mengurus pendaftarannya tidak bisa satu hari rencana aku mau menginap di masjid aja. Habis mandi aku langsung ke ruang tamu lagi dan disitu sudah ada Shinta dengan berbagai makanan yang mungkin ia beli tadi. Kok repot sih…………..tanyaku sama Shinta……….nggak apa cuma makanan aja jawabnya…….. Yuk makan dulu kamu pasti lapar karena tadi dari siang dari sanakan ini khan udah sore……….dan aku cuma bisa mengiyakan saja.

Habis makan kami lanjutkan gobrolnya ke sana ke mari sambil menikmati kue yang Shinta beli….Shinta aku terimakasih banget ya udah di beri tempat mandi, makan dan kue sekarang aku mau pulang dulu ya……….Nanti aja…….masih sore…….gini aku aja belum tahu alamat rumahmu juga pinta Shinta sambil membujukku……….Oh gini aja………….kamu nginap aja disini dan besuk gantian aku yang main ke rumahmu gimana ? pinta Shinta sama Aku. Gimana………ya…..aku takut nanti tetanggamu pada curiga sama Aku…….Nggak usah kawatir tetanggaku semuannya saudaraku sendiri nanti aku tak ijin sama simbah aku aja. Emm……….Oke deh kalau gitu nggak apa tapi janji lho besuk kamu main ke rumahku…….dan Shinta hanya tersenyum padaku.

Kamipun tidak sengaja mata kami bertatapan dan Shinta tersenyum sambil menundukkan kepala dan karena dorongan apa aku nggak tahu. Aku menuju ke arahnya dan mendekapnya dan berkata Aku sayang sama kamu Shinta sambil kucium keningnya dan lama sekali aku dekap dan baru aku lepas karena adiknya datang dari tetangga sebelah…..

Dari kejadian itu kami semakin terbuka dan biasa untuk deketan dalam satu kursi dan ketika adiknya udah main lagi kamipun berciuman agak rada gemeteran aku beranikan untuk melumat bibirnya Shinta………pertama meronta tetapi karena aku paksa pada akhirnya kami bergumul juga dengan menikmati gelora cinta kami berdua dan nggak terasa malam mulai datang menghantui kota kami. To be continu

October 5, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | Leave a comment

Aku Dapati Adik Iparku Ought………….

Cerita ini kejadiannya emang udah lama sekali tetapi sulit sekali aku lupain karena sangat jelas akan menyaksikan sendiri dengan kedua bola mataku. Rumahku ada di sebelah mertuaku dan di hubungkan dengan lorong rumah belakang yang ada pintunya dan aku mempunyai satu adik ipar yang sudah mahasiswa. Emang sih istriku hanya punya satu saudara aja yaitu adiknya yang bernama Ratih dan mempunyai pacar yang bernama Iksan. Mereka berdua udah pacaran sejak semester 1 sampai sekarang udah seperti adik kakak dan si pacarnya pun sering main kerumah dan mertua saya dua-duanya emang pedagang jadi hanya sebulan sekali pulang ke rumah. 

Suatu hari istriku nggak ada di rumah dan aku datang kerja agak malam kira-kira setengah tujuh, aku langsung masuk rumah dan ganti baju selanjutnya ke belakang untuk cuci muka karena emang berdebu, karena kalau kerja aku selalu menggunakan motor roda dua sebagai alat transportasinya sehingga kalau nggak cuci muka terasa wajah tebal karena debu. Aku cuci muka sambil cuci muka aku mendengar ada suara yang agak mencurigakan telingaku. Suaranya seperti kalau kita menonton video xxx itu eh……………ah………….dan sebagainya pokoknya anda tahu sendirilah. 

Sambil masih agak gemetaran aku keluar dari kamar mandi dan mencoba mencari arah suara itu, ternyata arahnya dari rumah mertuaku di bagian belakang. Akupun berusaha mengintip dari sela pintu yang nggak tertutup. Aku sudah panas hati karena ini pasti istiku yang selingkuh dengan orang lain, setelah terlihat ke dalam aku agak nggak berdebar karena ternyata adik iparku si Ratih sama pacarnya si Iksan yang bermain cinta. Tetapi aku masih agak gemetar dan panas tubuh menyaksikan karena aku belum pernah sama sekali mengintif orang yang lagi beginian. 

Aku panas dingin melihatnya karena Si Iksan mengulum puting susunya si Ratih yang duduk di dapur belakang dan Si Iksan sambil berdiri mengulum putingnya adik iparku dan adik iparku mengeliatkan badannya bertanda menikmatinya. Sambil masih panas dingin aku mengintipnya terus dan kelihatannya mereka berdua udah panas beneran karena aku lihat Si Iksan melepas celana dalamnya Si Ratih dan mengulum anunya Si Ratih dengan ganasnya dan Si Ratih tambah mengeliat geliat sambil meremas remas rambut Iksan dan berdesah ah…………………..ough………………dengan lembut. Aku merasakan tegang yang luar biasa dan berkeringat panas dingin melihat video yang online langsung dan aku lihat si Ratih melorotkan celana dalam Si Iksan dan langsung mengulum Mr. P nya Iksan dengan lembut dan aku dengan Si Iksan berdesis desis menikmati kuluman Si Ratih ah……………………….ah……………………….ough……………..dan aku serasa nggak bisa menahan birahiku menyaksikan itu betapa tegang Mr. P ku saat itu. 

Aku ikut larut merasakan panas nikmatnya permainan itu tetapi aku berusaha menahan untuk menyaksikan kejadiaan itu. Selanjutnya aku perhatikan semakin panas dan brutal………..

October 5, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | 6 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 173 other followers