Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Cerita wil – Ratri Mahasiswa AKBID

Image

Ough mas jangan kenceng-kenceng ough………………ah………….ough……….Ratri mendesah tak aturan nafasnya tersenggal-senggal ketika aku mulai meremas dan melumat puting payudaranya yang montok dan jemari-jemari tangannya yang halus mulus mulai meremas-remas rambut aku, kami saling berguling dan menindih di kasur di dalam Hotel di daerah agak pinggir kota Surabaya. Ratri merupakan mahasiswa suatu Akbid di kota Surabaya dan kami bertemu di kereta jurusan Semarang – Surabaya ketika aku mendapat tugas untuk memeriksa proyek di daerah Malang Jawa Timur dan ketika itu kami berkenalan dan dia terpikat oleh ketampananku walau aku sudah cerita kalau sudah beristri dan mempunyai anak yang sudah kelas 1 SMP tapi dia tetap mengejar. Ough……………………ah…………..ough……………..aku mulai melepas celana dalamnya tapi Ratri berusaha untuk memegang teguh biar tak dapat aku lepaskan tapi pada akhirnya dia menyerah dan ough…………….ah………augh…………dia mendesah dan mengelinjang dan sesekali mengelinjang kala aku memasukkan sedikit ujung lidah aku ke dalam lubang diantara selakangan putihnya ough……………uh…………..ah rintih dia dan kelihatan nafsu birahinya mulai memuncak karena aku bisa merasakan remasan jemarinya di kepala aku mulai tak aturan dan sesekali gelitik aku di lubang antara selakangannya menyebabkan dia mengelinjang dan mengerang kenikmatan.

Aku mulai tak sabar untuk memasukkan senjata aku yang mulai berburu dengan nafsu, Ratri aku lihat mulai mengelepar dengan mata sayu memandangku dan memandang penuh nafsu dan birahi membuat aku jadi tak tahan untuk segera mungkin memasukkan senjata ke dalam lubang kecil yang sudah basah di antara selakangan putih bersih, aku lihat rambut hitam tipis di antara lubang itu yang mulai agak bergerak-gerak dan Ahgk………………..oug………………..ough………..rintih Ratri walau aku baru memasukkan ujung senjata aku ke dalam lubang kecil miliknya dia merintih kesakitan dan ough………………….ak………uh………sakit mas rintih Ratri ketika aku semakin menyodok ke dalam, aku berbisik untuk mengigit bantal dan mulai menyodok lebih keras dan nyooooooos terasa senjata aku hangat oleh remasan dalam memek dia dan agak terasa sedikit darah keluar dari lubang itu, tetapi Ratri aku lihat tak lagi merasakan perih itu tetapi lebih merasakan nikmat yang didapat ketika aku dengan halus mulai mengerakkan pinggul maju mundur sambil meremas-remas payudara Ratri yang cukup besar dia dengan mata sayu dan penuh birahi menikmati goyangan pinggul aku keluar masuk memeknya dan sesekali mengerang kenikmatan dan aku mengerang panjang sambil mengeluarkan senjata dari dalam memek Ratri jroooooooot jrooooooooot crooooooot croooooooot criiiit criiiiiiiiit.

Kami mulai tiduran lemas sambil berangkulan dan Ratri mulai menangis tersedu dan aku menenangkannya ‘Ada apa sayang kan tadi menikmati…………….’, Ratri berbicara sambil menangis ‘Tapi aku takut kamu tinggalin mas………soalnya kamu kan sudah punya istri dan anak’, aku menenangkannya ‘Sayang ……..kamu tak perlu kuatir nanti kita nikah siri saja dan kamu aku belikan rumah disini biar jauh dari istri dan anakku’, Ratri mulai diam dan merangkul aku seperti tak mau aku lepas dan kami mulai melumat lagi dan sambil rebahan di kasur Hotel dan mulai ketiduran, ketika kami bangun sudah pukul 5 sore Aku masuk kamar mandi dan segera membersihkan tubuh tapi baru mau mengambil sabun Ratri sudah masuk dengan sedikit bernafsu mulai merangkul aku dan dengan sedikit manja minta di lepaskan semua kain yang menutup di badannya dan kami langsung mengulum dan berburu dengan nafsu dan panas birahi, Ratri mulai jengkeng dan mulai melumat senjata aku yang mulai tegak dan sesekali ia mulai berani mengelitik ujung senjata aku dengan ujung lidahnya aku segera menidurkan dia dilantai kamar mandi dan aku berada di atas tubuhnya secara berlawanan sehingga senjata aku ada di depan mulutnya dan lobang diantara selakangan kaki putihnya ada di depan mulut aku, kami segera mulai saling melumat dan sesekali kami berdua mengelinjang dan mengerang kenikmatan ough……………………..ag……………ug……….uh………rintih aku dan Ratri berburu dengan nafsu dan setelah puas aku segera mengangkat tubuh Ratri dan menyuruhnya mengangkangkan kedua kakinya dan menaruh lobang kecil diantara selakangannya mengarah ke bawah menuju senjata aku yang seperti kayu menongak ke atas dan nyoooooooooooos……………nyoooooooooooos senjata aku masuk ke lubang kecil diantara selakangan Ratri, dia sedikt mengelinjang dan merintih eh……………ough…………..eh…………..dan mulai mengerakkan pinggulnya untuk bisa merasakan sendiri nikmat yang pas dalam lobang kecil diantara selakangannya dan aku lihat lubang itu penuh oleh senjata aku dan seperti katup agak melebar mengelilingi senjata aku yang besar, Ratri masih malu mengerakkan pinggulnya dan dia sedikit malu-malu kedua tangannya berpegangan di atas dadaku, aku mulai mengoyangkan pinggul dan dia mulai memejamkan mata sambil tubuhnya agak melengkung menuju ke arah kepalaku dan dia mulai mengarahkan bibirnya yang mungil dan sensual ke arah bibirku ketika aku mulai agak keras mengoyangkan pinggul dia mulai melepas lumatan bibirku dan dengan mata terpejam dan badan membungkuk merintih penuh nafsu uh………..agch……………dan sesekali mengerang kenikmatan ough…………..ough………….

Aku kaget ketika dengan reflek Ratri mulai mengoyangkan sendiri pinggulnya naik turun sambil merintih dan meraung raung ough…….acgh………………….ough…………….ah………….dan dia meraung kencang sambil kedua jemarinya meremas dadaku dan memelengkungkan badan ke arah tubuh aku masih dengan raungan dan dreeeeeeeeeet drettttttttttttt………dret……….dret lubang di antara selakangan Ratri bergetar-getar serasa meremas-remas senjata aku dengan kuat dret………dret……..ough nikmat sekali batin aku dalam hati sudah tak seperti lubang di antara selakangan istri aku dirumah, maklum sudah punya anak satu. kami saling mengerakkan pinggul untuk semakin merekatkan lubang di antara selakangan Ratri dan senjataku ough nikmat sekali sampai Ratri meringis dan mengerang hebat dan berkeringat ketika mulai sadar dia menyandarkan tubuhnya di atas tubuh aku yang masih di atas lantai kamar mandi Hotel dan Ratri kelihatan lelah sekali dan merasa sangat puas dan kamipun meyudahi permainan dengan mandi berdua sambil bercanda dan tertawa. Kira-kira jam 8 malam setelah kami makan Ratri mengantar aku ke stasiun kereta dengan naik mobilnya dan dia merangkul aku dan menciumbibir aku dengan kuat sebelum aku meninggalkannya dan berbisik ‘ Mas……..jangan lupa untuk membelikan rumah dan nikah sirinya’, aku menganggukkan kepala dan mulai masuk ke gerbong kereta yang mau berangkat ke kota Semarang………

Sempongan Ibu & Adik Tiri

Diantara Selakangan Ibu & Adik Tiri

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | Leave a comment

Cerita Dewasa – Reni Menikmati Multi Orgms

Ant………tolong cetakkan rekap pajak bulan ini ya…………………” pinta Reni sekretaris kantor aku yang memang cantik………….”sabar…..sayang aku baru…….update profil di facebook. ”Ini……….cetakan rekap pajak bulan ini……..” kata ku sambil menyerahkan seberkas kertas kepadanya……………hari ini aku berdecak kagum ketika Reni memakai baju merah muda agak tipis………ough…..cantik benar batin ku. Ada beberapa bagian cukup menonjol di depan dadanya……….yang lumayan bidang membikin tubuh Reni semakin sempurna……….”Ehm……..memangnya ada sesuatu yang salah pada baju aku………” tanya Reni sambil mengeryitkan kulit kepalanya………..dan menyelidiki mata aku yang melihat bentuk tubuhnya…………….”Kagak………kamu cantik dan sempurna pakai baju itu……………” kata aku sambil tersenyum manis…………..”Nggak bakalan aku percaya segala rayuan gombalmu Ant………” jawab Reni sambil meninggalkan aku yang masih memperhatikan bentuk tubuhnya yang benar-benar bagus……….

Ketika berjalan meninggalkan aku………………aku perhatikan dari ujung kaki yang putih kecil………lentik………..dan mempunyai kaki panjang……..pantat padat berisi di tutupi celana ¾ yang agak tipis………….ehm………benar-benar pingin pegang rasanya………..agak ke atas sedikit……pinggang yang semampai…..rambut lurus sebahu….ck…………..ck………..”Mas…………..permisi………lantainya kotor mau aku bersihkan………….” kata office boy ……..menyadarkan aku dari pikiran yang agak jorok sama Reni………….sekretaris kantor tempat aku bekerja yang benar-benar………menggairahkan…..Aku kembali update facebook dan menulis di status………..”Ehm……………benar-benar sempurna……….aku melihatnya……….” di depan meja aku agak jauh……….adalah meja Reni……………tapi aku perhatikan kosong…………….kemana ya…………….batin ku dalam hati……………tapi tak berapa lama dia memberi komentar di status ”Apa yang dilihat  sempurna Ant……………………..”. Aku langsung balas…………..”Seseorang yang sangat berarti……….yang bertemu baru saja tadi………”. ”Baju bekas di rumah banyak Ant………………” balas Reni di Status Facebook….”Emannya untuk apa……..??……..” balas ku. ”Ehm………….nggak tahu ya………….di buat gombal kali…………he………”  Aku balas komentarnya ” Tapi benar…….benar sempurna……….” . Aku kirim kata-kata yang agak narsis yang nggak bisa di baca banyak orang karena lebih pribadi maka aku kirim lewat inbox……….

”Ada seorang putri yang cantik………dia benar-benar cantik dari ujung rambut sampai ujung kaki……..rambutnya hitam lurus dan panjang sebahu…………..mempunyai alis tebal……..mata bening berbinar……..hidung mancung …..kalau ketawa ada lesung pipi…….bibir tipis agak kemerahan……..dagu lonjong telur……dadanya agak lebar dengan dua tonjolan yang kenyal menantang diselimuti baju merah yang tipis……pinggang ramping dengan pinggul kuat…………….dengan di topang dua pantat padat kenyal………..dengan di sangga 2 kaki panjang yang semampai………..rasanya Aku ingin memanjatnya dan berpegangan pada kedua tonjolan kenyal yang ada di dada tegapnya…………..ouhg nikmat betul rasanya…………………” ………..Reni hanya jawab…” Kamu benar-benar Gomba……………………………………lllllllllllllllllllllll………”

Reni masuk ke ruang kantor sambil senyum-senyum sendiri melihat HP Blackberry yang di dalamnya ada pesan inbox dari ku………..tanpa memperhatikan aku dan mulai duduk di belakang meja kerjanya yang ada di depan meja kerja ku tetapi lumayan agak jauh…………..”Ant….mau antar aku nggak……….makan siang di …….depan………..” ketika aku buka inbox yang masuk……….”Di parkiran maksud kamu……………..” jawab aku………….”Ih……..Anton………..maksudnya di pujasera di dalam ”Swalayan ADA” balas Reni…………..”Aku baru males ren…….soalnya tanggal tua………..kalau nanti malam nginap di kost kamu aku langsung berangkat deh………” tulis aku di inbox sambil sedikit bergurau………………..tapi tak kusangka Reni mengiyakan lewat inbox ”Ok deh…………..tapi aku di traktir dulu…….”

Aku langsung menghampiri mejanya dan menarik tangannya……….”eh……..sambar dong………..” pinta Reni pada ku karena kutarik tangannya sampai dia mau jatuh. Kami berdua dengan jalan kaki menuju ke pujasera yang ada di dalam swalayan ADA. Dan aku pesan dua makan siang memakai ayam bakar dan minum teh Sosro………he……..kaya iklan aja, sambil makan kami Reni cerita kesana kemari tetapi tak satupun masuk dipikiranku yang penting nanti malam aku bisa bermalam di kostnya. Sambil makan didepannya aku membayangkan isi dalam tubuh reni yang masih di bungkus baju merah tipis dan celana ¾ yang cukup tipis juga………mata aku tak berkedip ketika aku lihat didepan ku ada dua tonjolan yang menantang……….ingin rasanya meremas dan melumatnya ough…………..nikmat banget………….dan dengar desahan Reni yang semakin membikin nafsuku semakin memuncak ough………..nikmat bener………..”Eh……….Ant………..kamu ngapain……..? di ajak cerita malah melamun…………..” tegur Reni ketika melihat aku kosong menatapnya. ”Emh…………..eh………….aku baru sadar kalau hari ini aku lupa bawa dompet………….!!” jawab aku ……….biar Reni tak curiga kalau aku baru saja membayangkannya…………….”Ah……………..kamu bilang punya uang………lha nanti bayar pakai apa………..” tanya Reni…………..”Tenang aja………….kamu nanti aku tinggal disini dan aku hutang dulu sama bos……………” jawabku mengodanya……………..tetapi ketika Reni mulai agak panik aku beritahu ”Nggak usah kawatir aku bawa kok………………”. ”Uh…………..dasar…..orgil…….aku udah keringatan nih…………………” umpat Reni sambil cemberut ke arahku……………

Ketika pulang kerja……….aku langsung menuju ke parkiran motor dan ambil motor ke sayanganku ..”Yamaha Bison…..”………pakai jaket dan langsung cabut..aku hampiri Reni yang masih menunggu angkutan di depan kantor…….”Mau nggak aku anterin………………sampai kost………..tapi ingat uang angkotnya harus berikan sama aku…………..” rayuku……….”Nggak mau ah……..kalau uang angkotnya disuruh ngasih………….tapi aku nggak bawa helm….” jawab Reni………….”Santai aja nanti lewat gang……………” jawab ku sambil menyuruh Reni untuk segera naik karena gerimis mulai berjatuhan. Kami berdua menyusuri gang karena tak berani lewat jalan protokol yang di setiap pojok ada pos polisinya………kira-kira baru 10 menit kami aku geber ”Yamaha Bison aku ” eh…………….hujan turun deras dan aku ajak Reni berteduh………..aku lihat ada kios pinggir jalan yang tak digunakan langsung motor aku masukkan dan kita berteduh di dalamnya………baju dan celana aku cukup basah…..Reni mulai membantu membuang air yang ada di wajah aku dengan tangannya yang lembut…………..dan aku pegang sambil melihat matanya yang lentik………..Reni agak malu melihat ku……….”Trim ya……………ternyata kamu juga baik hati……….” kata aku sambil ikut mengusap rambutnya yang sedikit basah kena air…….kami bercerita sambil menunggu hujan reda………aku lihat Reni kedinginan……….aku buka jaket dan langsung memberikan untuk membungkus tubuhnya………..tanpa minta persetujuannya aku dekap dia dari belakang biar tambah hangat…………..baru beberapa menit aku rasakan tubuh Reni mulai hangat dan mulai bercerita sambil memegang kedua tangan ku yang melingkar di pinggangnya………….”Aku rasakan adik kecil ku agak gusar karena tepat di bokongnya Reni……..aku sampai agak malu………..tetapi karena aku suka bercanda maka aku berbisik di telinganya……….”Ehm……..sory ya………..adik kecil ku agak gundah……………”. Karena Reni memang jelas mersakan sesuatu yang bergerak dan menegang di bokongnya tak menjawab tapi mencubit tangan aku yang ia genggam…..ough………….sakit………….jerit ku karena Reni mencubit beneran………..tanpa mau mempedulikan aku……………………..

”Yuk……….pulang Ant……………sudah agak reda hujannya……………” ajak Reni,………..aku keluar dan dengan kedua tangan menguji masih ada air menetes tidak………Aku keluarkan kendaraan dan langsung meluncur ke kost Reni…………..yang lumayan jauh………..sampai di kost udah jam setengah tujuh malam. Waktu aku mau langsung pulang Reni pengangi tangan aku…..”Mampir dulu……………pulangnya nanti aja………” rengek Reni manja………..Aku parkirkan Yamaha Bison ke dalam depan kamar kost Reni yang sedikit pisah dari rumah utama………..”Kok sepi amat…………..” tanya aku sama Reni……………”Ya………teman-teman kost aku baru liburan semester………..dan keluarga Bp. Kost baru menengok Bapaknya yang di Purwokerto baru sakit….” jawab Reni sambil menuju ke kamarnya………aku duduk di kursi depan kost yang memang disediakan untuk tamu…………sambil melihat-lihat sekiling kost yang cukup rapi dengan beberapa tamannya…….Reni keluar kamar sambil bawa daster tipis dan pamitan ”Aku mandi dulu ya…………….” aku Cuma menganggukkan kepala sambil memperhatikan daster tipis yang dipakainnya Reni melihat kearahku sambil mengacungkan tangannya karena sadar kalau aku memperhatikan.

Aku tunggu sambil membaca koran…………..aku buka halaman olah raga…….aku senang sekali ketika di halaman depan olah raga muncul tulisan……”Madrid dipecundangi Barca di kandannya………” mampus kau madrid……….ya…….memang barca adalah klub kesukaan ku dari dulu……….”Eh………kok serius baca korannya………………” tepuk Reni dari belakang sambil merasakan lengannya yang mulus ke wajah ku………..”Ah nggak juga ……….ini baru baca berita olah raga……..”jawab aku sambil menaruh koran di meja…………..aku sedikit tertegun ketika Reni menuju tempat duduk didepan ku………….ough……….cantik putih bersih…………..memakai Tshirt cerah dan celana pendek banget……………kakinya bener-bener sempurna……….”Eh…….ngapain………..lihat aku kok kayak gitu…………….!?” tegur Reni sambil melihatku dengan tanda tanya………………aku mulai tersenyum melihat wajahnya yang penuh tanda tanya………….”Mosok………aku sebagai laki-laki normal nggak mengagumi kalau ada cewek cantik berdandan seperti ini…….aku yakin semua cowok setuju…………..” jawab aku dengan masih tersenyum padanya………”Eh……….Ant……………bisa main PS nggak aku punya lho………….walau cewek………..mau main nggak………?” ajak Reni. ”Ok siapa takut ?! ” jawab aku………….dan Reni mengajak aku masuk ke kamarnya yang cukup luas dan bersih……………dia langsung menghidupkan power PS sambil menyerahkan 1 stik ke arahku…………..”Mau main apa Ant………..?” tanya Reni……..”Bola bisa nggak ……..?!” tanya aku………….”sedikit-sedikit bisa lah…………..” jawab Reni………………aku lihat Reni belum lincah untuk main bola………”Gini aja pakai stik 1 aku latih kamu………………” kata ku ………Reni menhiyakan dan langsung menuju ke pangkuan ku dan kamu sering ketawa ketika Reni salah melakukan intruksi dari aku…………………tak tahu bagaimana memulainnya tahu-tahu……….aku udah memegang dua buah yang cukup besar di dada Reni……….dan mulai menyusupkan tangan ke dalamnya untuk meremas-remas………aku perhatikan Reni tak melawan tapi masih main bola walau tak tahu ke mana arah bolannya……………..dan aku mulai melumat bibir tipisnya………………dan mulai merasakan seluruh tubuh mulus dan halusnya…………dan sesekali meremas-remas payudaranya yang mulai mengembang…………………..dan aku mulai berani merayap ke arah selangkangannya dan mulai meremas lembut tonjolannya dan Reni melumat habis bibir ku………..ketika aku mulai meremas tonjolan itu…………….aku buka T-shirt putihnya dan mulai melorotkan Bhnya dan mulai mengulum habis puting payudaranya yang mulai menatang ke depan…………..

Ough………………rengek Reni sambil mengelengkan kepalanya kekiri dan kekanan, aku mulai panas dan sudah tak terkendali dan mengarahkan tangan reni yang halus………..untuk melepas celana dalam dan memasukkan tangannya ke dalam untuk mengelus senjataku yang udah menegang……………..ough………halus aku rasakan tangan Reni……………..dan tangan aku mulai melorotkan celana pendek Reni………..dan meremas-remas dengan halus…………….kaki-kaki Reni yang panjang bergerak-gerak mengikuti remasan tangan aku pada tonjolan di antara dua pikangnya yang mulus sambil mendesah………….”Ogh………………….ough…………………..sambil meremas-remas senjataku yang sedikit ngiler……………mengeluarkan air nikmat………….karena menahan………………..enak banget……………Aku rasakan Reni semakin panas karena semakin gelisah dengan memegang erat tubuh aku untuk dipeluknya dan…………………mulai aku masukkan senjata ke lubang di tonjolan kedua pikannya yang mulus ough,……………………Reni agak merintih…………….karena kurang pas…………….dan semakin dalam dan semakin dalam aku langsung mengoyangkan pinggul…………….ough………………..ehm…………………rintih Reni sambil memegang seprei tempat tidurnya yang semakin tak teratur………….aku semakin semangat untuk membuatnya bahagia…………………ough…………………ough……………ehm………………….dan Reni mulai ukut mengoyangkan pantatnya dan membawa pantat aku semakin dekat dan semakin cepat dan ough……………………….ough…………………..aku rasakan denyutan hebat di dalam lubang……………..dekat anusnya semakin cepat dan semakin cepat seperti menahan gerakan senjataku untuk keluar………………ough…..nikmat…………………semakin kencang aku mengerakkan pinggul………Reni semakin merintih…………….ough……………..ough……………………………..aku merasakan semprotan air cukup hangat ke senjata ku dan aku semakin gila mengerakkannya sampai Reni merintih ough………………….ough…………………dan akhirnya ku keluarkan senjataku ough………………ough…………….jrot………………crot………………dan Reni mengarahkan wajahnya ke senjata……………..ough………………..ouggh……….aku merintih keenakan ketika Reni mulai melumat senjata ku yang mulai loyo karena enja……………..ough…………..ough…………..rintih aku sambil menikmati lumatan bibir reni yang tipis dan hangat…………………………..kami saling memeluk dan tidak melepaskan…………..ketika aku bangun aku lihat jam di dinding kamar kost Reni menunjukkan pukul 1 pagi…………….aku segera bergegas………….tetapi tangan Reni……..memegang tangan aku yang mau mengangkat tubuhku………..”Mau kemana udah malam tidur sini aja……………..” kata Reni sambil memegang kencang tanganku……………ternyata Reni Cuma tiduran dan masih telanjang berdiri untuk menutup dan mengunci kamarnya………………..aku mengalah saja dan semalaman main PS kalau bosan………………….menikmati tubuh Reni yang hot……………………

January 16, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , | 14 Comments

Pembantuku Kost Genit

Mau cerita selingkuh klik disini

Cerita ini sudah amat lama kejadiannya dan sampai sekarang aku masih mengingatnya dengan jelas mungkin juga sampai mati. Peristiwanya ketika aku masih kuliah dan kost di dekat kampusku yang jaraknya masih jauh kira kira 1 km.

Aku masih ingat saat itu aku pulang dari jalan-jalan malam minggu sama temen-temenku kuliah, biasanya kalau malam minggu kami sering nongkrong di suatu tempat pavorit kami yang disitu kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk sekedar gerumpi yang nggak-nggak sambil ketawa ngakak sepuasnya.


Dan waktu udah tengah malam saya pulang ke kost untuk tidur karena mulai udah kantuk dan aku tuntun kendaraanku untuk aku masukkan ke lorong kost biar aman dan aku kunci selanjutnya aku berjalan untuk menuju ke kamarku tetapi belum sampai ke kamarku ditengah jalan aku mendengar suara yang mengetarkan jatungku yaitu desahan dan ough……………Aku pelan-pelan menuju ke arah suara itu ternyata di kamar pembantu ibu kost.


Aku jadi penasaran untuk mengintipnya ternyata aku beruntung karena ada sedikit celah yang cukup lebar untuk melihat ke dalam yaitu kaca yang ada di bagian atas yang digunakan untuk masuknya udara ke kamar. Akupun dengan mengendap-endap mengambil kursi untuk lebih enak melihat ke bawah kamar biar lebih jelas pemandangannya dengan agak kaki bergetar karena takut dan ingin melihat.


Aku kaget sekali karena yang di dalam ternyata Bapak kost yang meniduri pembantunya, ternyata aku akan menonton film gratis yang cukup lama pikirku dalam hati karena ternyata Bapak kostku baru mengulum puting pembantunnya sambil meremas-remas memeknya dan aku lihat jelas pembantunya masih menggunakan celana dalam karena lampu dalam kamar yang merupakan bolam 15 watt tidak mereka matikan.


Bapak kost mulai melepas celananya dan celanan pembantunya dan masih sambil mengulum puting susu pembantunya dia mulai memasukkan jemarinya ke dalam memek pembantunya. Si pembantunya mulai mengelinjang dan berdesis-desis menahan enaknya masuknya jemari ke dalam memeknya aku semakin menahan gemetaran karena birahiku memuncak juga dan sambil menahan takut kalau-kalau ketahuan Bapak kost.


Bapak kost mulai memasukkan senjatanya ke dalam memek pembantunya dan pembantunya mengerang kesakitan dan mendorong Bapak kost sehingga Bapak kost sampai mau jatuh dari tempat tidur pembantunya dan pembantunya mulai mengambil semua pakaiannya untuk menutupi auratnya yang kelihatan dan Bapak kost merayunya tetapi pembantunya tidak mau dan mengancam akan berteriak kalau Bapak kost memaksanya.


Bapak kost mulai mengambil pakaiannya dan memakainya, aku dengan cepat turun dari intipanku dan mengembalikan kursi ke tempatnya segera lari berjinjit-jinjit untuk menuju ke kamar mandi dan segera aku tutup, aku dengar langkah pelan-pelan menuju ke rumah utama dan segera terdengar suara pintu ditutup serta di kunci dan nggak lama aku keluar dari kamar mandi dan merokok di bagian halaman belakang dekat kamar mandi.


Memang kalau aku perhatikan pembantunya Bapak kost itu nggak pantas kalau menjadi pembantu karena perawakan kulitnya bersih dan wajahnya agak cantik dan badannya kecil tinggi dengan dihiasi beberapa bagian yang menonjol dari bagian tubuhnya yang sensitif, akupun kadang-kadang kalau melihat juga kepingin seperti Bapak kost ku.


Aku masih merokok sambil membayangkan pembantunya Bapak kost ternyata tubuhnya putih bersih tadi waktu aku intip dan kelakianku mulai mengoda otak warasku dan mulai mengelitik ke dalam sekujur tubuhku untuk mengerakkan kaki ini menuju depan pintu pembatunya Bapak kost dan mulai mengerakkan tanganku untuk mengetuk pintu kamar pembatu Bapak kost.


Dari dalam terdengar suara kaki berjalan dan kamar terbuka “Ada mas…….tanya Pembantu Bapak kostku, “aku masuk angin dan agak pusing mau khan mengerokin aku soalnya aku udah tidak tahan mau pingsan………jawabku sekenanya. Mau aja…….silakan masuk dan iapun menutup pintu kamarnya.Kok pintunya ditutup…………tanya ku. Biar anginnya nggak masuk mas…..khan dingin jawabnya dengan santai aku mulai melepas bajuku dan dia mengambil handbody dan mulai melumurkan pada punggungku dan meratakannya dengan tangannya……………………


Sambil mengerokin aku………aku tanya dia……………..aku kalau manggil dik,……….dik tadi kok aku lihat ada bayangan dari sini waktu aku ke kamar mandi siapa ya………apa kamu……..Masak mas….nggak tahu aku jawabnya singkat. Nggak usah takut………sama aku ……..masak sama aku bohong…….jawabku. Aku rasakan tangannya dia mulai gemetar sambil masih mengerokin aku sehinga kerokannya agak nggak beraturan. Ya………mas, itu tadi Bapak kost mau minta pada aku dan melakukkannya tetapi setelah dia mau memasukkannya aku tolak dengan paksa………….


Tapi aku mengintip lho tadi….ceritaku padanya…….masak………jawab dia, ya kelihatannya kamu menikmati banget tetapi setelah mau melakukannya kamu tolak. Dia hanya diam tidak menjawab dan aku tidak bisa melihat reaksinya karena ada di belakangku……..Kalau aku kamu tolak nggak………tanyaku pada dia. Pembantunya Bapak Kost hanya memukul tubuhku dari belakang saja.


Ternyata diam-diam pembantunya Bapak kostku suka aku juga pikirku dalam hati………dan lelakianku mulai menyeruak dan aku balik tubuhku untuk menghadap wajahnya dan aku lihat agak lama lalu wajahku mulai aku pepetkan dan aku mulai kulum bibirnya dengan lembut………….diapun membalasnya dan tangannya mulai di lingkarkan di badanku dan kamipun mulai menjatuhkan diri di tempat tidur dan berguling-guling tidak aturan.


Aku mulai melepaskan bajunya dan mulai mengulum puting susunya yang masih ranum dan tidak ketinggalan kakiku memelorotkan celana dalamnya dengan masih mengulum bibirnya jadi dia nggak sempat menahannya. Aku semakin brutal mengulum puting susunya dan sekali-kali aku mainkan dengan ujung lidahku dia semakin nggak aturan dan rambutku sampai dipegang dengan eratnya dan agak di gerak-gerakkan untuk lebih cepat mengulum puting susunya dan dengna mata terpejam dia mendesis dan aah………………….aah…………………menikmati kulumanku dan mulai aku lepaskan celana dalamku dan aku arahkan jemari tangannya untuk memegang senjataku yang mulai keras itu.


Tangannya memegang sangat keras senjataku ketika aku mulai memasukkan jemari tanganku kelubang memeknya dan dia mulai ough………….dan berdesis-desis mengeluarkan udara yang sangat panas dari dalam mulutnya ough…………….aah……………………..dan masih berdesis-desis sangat menikmatinya aku lihat dengan masih dengan mata tertutup dia mengigit sendiri bibirnya bertanda dia keenakan yang sangat……………..


Aku udah nggak tahan dan mulai memasukkan senjataku ke dalam memeknya karena aku lihat dia udah basah sekali………..baru agak masuk dia sudah mengerang………..aah……..jangan mas………aku berbisik sama dia nggak apa nanti kalau hamil aku tanggung jawab……………hiburku…merayu dia biar boleh………………dan dia masih pegang senjataku tapi tetep membiarkan masuk……..dan setiap aku tambah dia mengerang aah……………………aduh sakit mas……….ternyata pembantunya Bapak kostku masih bener-bener perawan sampai-sampai burungku sendiri kesakitan waktu aku paksakan masuk pertama kali………..dan aku mulai agak dalam bisa mencapainya tetapi masih dengan hanya……..memasukkan pelan-pelan dan mencabutnya pelan-pelan.

Aku lihat pembantunya Bapak kost mulai nggak aturan dan kelihatannya mau klimaks karena dia meremas-remas sendiri putingnya dan kadang-kadang meremas-remas rambutnya……….sambil ough…………………………ough……………………….aah………………….aku agak cepetkan keluar masuk dan akhirnya tangannya menekan keceng sekali pada kedua tanganku sambil bergetar hebat dan agak menangis menahan enaknya orgasmenya yang begitu hebat………………..

December 1, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , | 9 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 176 other followers