Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Cerita Sex – Istriku Mau Berbagi Suami

Ketika bangun aku kaget ternyata disebelahku ada istri Boss si Erna yang masih tidur pulas karena mungkin sangat kelelahan karena orgasme atau klimaks sampai 3 kali. Mata aku sedikit nakal mengamati istri Boss yang lagi tertidur pulas, dalam hati aku memujinya badan putih bersih dengan rambut panjang lurus agak kemerahan wajahnya lonjong dengan mata berbinar dan alis tebal, bibirnya benar-benar sensual dengan dagu yang bagus kedua pipi yang masih kencang dan sedikit memerah, lehernya agak panjang dan putih bersih belum ada kerutan mata aku mulai ke bawah dan aku melihat kedua payudaranya masih kencang dan kedua puting susunya mendongak ke atas bikin dia tampil sempurna aku turun semakin ke bawah dan melihat perut yang langsing dan di dekat pusarnya ada tai lalat yang cukup besar, aku turun lagi dan ough……..aku lihat tonjolan yang agak besar di pangkal selakangan yang menjepit lobang yang tadi aku masuki senjataku ough kelihatan terawat bersih dan ada sedikit lembaran kecil keluar diantara tonjolan itu bikin senjata aku mulai mengembang.

Lama sekali aku melihat lekuk demi lekuk lobang kecil di pangkal selakangan istri Boss ough………….bener-bener sempurna batin aku, benar-benar aku lelaki yang beruntung Jo……………Jo kamu sangat beruntung bisa menikmati cewek seperti ini sudah cantik bersih dan binal lagi aku berkata dengan diriku sendiri aku mulai melihat pangkal paha yang cukup besar putih bersih menuju ke bawah sampai ke betisnya yang tak berdaging, apa iya ya ini yang menyebabkan lobang di pangkal selakangan istri Boss menjadi enak banget batin aku dalam hati, lama sekali aku pandangi tubuh istri Boss yang masih tertidur pulas dari ujung rambut sampai ujung kaki dan lama-lama dia terbangun, setelah membuka mata ia malu dan segera bangun dan agak dengan tersenyum marah dengan genit kepadaku ‘Jo…………..kamu pasti melihat-lihat tubuh aku yang telanjangkan……..’ aku cuma tersenyum menghiyakan dan aku mulai biasa dengannya ‘Gimana nggak dinikmati soalnya benar-benar tubuh yang sempurna dan membuat mata jadi tercuci bersih’ canda aku pada istri Boss, aku lihat Erna istri Boss berlari-lari kecil menuju ke almari tempat pakaian dia taruh dan mengambil pakaian mandi dan segera selempang baju mandinya ditalikan di perutnya yang ramping dia kelihatan sexy dan tetap cantik walau baru bangun tidur.

‘Jo…….kalau panggil aku nggak usah Nyonya aja nggak enak aku jadinya…panggil saja Erna’ kata Istri Boss sambil jalan dengan genit menuju ke arahku dan langsung tiduran ke dada bidangku dan dengan mata yang berbinar dan sedikit penuh nafsu mulai mengoda aku sambil cerita ‘Jo…..aku boleh ceita nggak sama kamu’ aku cuma menganggukkan kepala dan Erna dengan gaya yang khas seperti Syahrini mulai cerita ‘Jo sebenarnya hidup aku itu tak bahagia….dengan Boss kamu’ , kata dia sambil menghela nafas panjang ‘Dia sudah lama sekali tak pernah memenuhi kewajibannya sebagai suami, kalau aku minta pasti dia menghindar dan setelah aku selidiki aku sangat kaget karena ternyata dia homo suka sama laki-laki sejenis dan seperti saat ini pergi ke Batan hanya alasan belaka dan aku sangat beruntung bertemu kamu yang bisa memberi pelayanan sangat memuaskan…………aku tak bohong Jo kamu hebat banget dan tak pernah aku merasakan seperti itu’ aku cuma tersenyum dan Erna terus mengoda aku dengan meletakkan jemarinnya dalam celana pendek aku yang memang agak terbuka dan dia dengan bebas bisa meremas-remas senjata aku yang mulai menggeliat bangun.

Dengan geliat tubuh yang mirip Syahrini dan tatapan mata binar yang menggoda membikin nafsu birahi ku mulai merambat naik sampai ke kepala membuat tubuh mulai hangat karena sentuhan-sentuhan jari jemari Erna yang tiada habisnya mengelitik di ujung kontol aku yang mulai mengeras, darah lelakiku mulai memenuhi dinding-dinding kepala membikin nafsu birahi memuncak melihat baju mandi Erna yang tersingkap ke atas membuat selakangan putihnya muncul, dia tak tersadar karena tengah asyik melumat bibir aku dan kedua jemarinya meremas-remas dengan halus pangkal kontol aku, aku semakin memuncak tak kala melihat benjolan yang berlobang kecil di antara selakangannya bergerak-gerak mengikuti remasan jari jemari Erna yang halus pada pangkal kontolku ough………benar-benar tubuh yang sempurna sampai aku menelan lidah aku sendiri, aku semakin menikmati pemandangan lobang selakangannya yang membuka menutup mengikuti selakangannya yang bergerak-gerak meraih bibir aku yang agak jauh. Erna duduk di kakiku dan segera melepas baju mandinya dan dia telanjang tanpa memakai kain sehelaipun dan mulai membuat aku deg-degan tak teratur ketika tanpa aku duga dia mulai menuntun aku ke kamar mandi melihat wajahnya yang sendu dan penuh birahi serta wajah cantiknya dan body badannya yang membikin semua lelaki sangat tergila-gila membuat aku selalu menempelkan kontol aku di tubuh bagian belakangnya dan aku mulai di suruh duduk ditepian bak mandi yang tak terlalu tinggi dan Erna istri Boss dengan tubuh telanjang dan wajah yang sangat cantik karena terawat mulai mengambil sabun cair yang ada di tempatnya dan menaruh di tangannya dan segera memberi air maka busa segera muncul dan sambil melihat aku dan tersenyum dia mulai memberi lobang kecil di antara selakangannya dengan busa dan menggosokkannya dan segera menghampiri aku menghambil tangan kananku dan aku benar-benar tak mengira sampai jantung aku hampir copot, dia mulai mengosokkan lobang kecil di antara selakangannya yang sudah di beri busa ke tangan aku yang ujungnya di pegang dengan kedua tangannya dan mulai mengoyang-goyangkan pinggulnya maju mundur dan sedikit berjalan mengarukkan lobang kecil di antara selakangan putihnya di dasar tangan kananku ough…………….aku agak bergetar dan birahiku semakin memuncak dan tanpa aku sadari ada cairan agak kental melelh di kontolku ehm benar-benar aku mendapatkan sensasi yang luar biasa dari gosokannya lobang kecil diantara selakangan istri Boss.

Erna tersenyum penuh nafsu menatap ke arah mata aku sambil meminta persetujuan kalau itu sangat aku nikmati, aku tersenyum ke arah matanya yang berbinar dengan penuh gairah birahi yang sangat tinggi dan wow………batin aku dalam hati ketika istri Boss membalikkan badan searah dengan aku duduk dan mulai lagi kedua jemarinya yang halus memegang jemari tangan kananku dan mengosokkan lobang kecil di antara selakangannya yang putih bersih itu ke lengan tanganku dan ough ketika dia bergerak tampak dengan jelas oleh kedua mataku di tengah kedua pantatnya muncul gundukan daging yang terbelah dua dan aku perhatikan ada warna sedit merah muda di dalamnya……..semakin teliti aku amati seperti daging kerang dan sesekali belahan daging itu muncul dan hilang ketika dia mengoyangkan pinggul maju mundur di atas tanganku dengan mengerakkan badannya maju sampai keujung tangan dan mundur lagi sampai ke pangkal tanganku ough…………….kontolku sekali lagi mengeluarkan cairan kental tanpa sadar setelah puas mengosokkan daging diantara selakangannya yang putih bersih istri Boss mulai jengkeng dan mulutnya mengelitik kontol aku yang sudah menegang ouh………….ough……….nikmat sekali batin aku sesekali wajah Erna istri Bossku memandang ke arah mata aku dan dengan mata yang sendu dan senyuman aku menganggukkan tanda aku sangat menikmati servicenya yang maut dia semakin melumat kontol aku dan mengeram dan sedikt meraung penuh nafsu aku cuma merintih ough……………ough………sambil mengambil rambut dia yang panjang saat menutupi wajahnya dan agak aku angkat ke atas biar dia dengan bebas tanpa terganggu oleh rambutnya yang sering mengenai mulutnya sendiri, aku berusaha untuk melumat daging berair di antara selakangan Erna istri Bossku tetapi dia menolak dan memberi isyarak ke mata aku bahwa dia sangat-sangat klimak dan tak kuat, aku segera menyuruh dia kedepan tubuh aku dan tubuhnya yang ramping dan cukup tinggi itu aku suruh kedua tangannya merangkul leherku dan aku segera mengangkat kedua kakinya dan kedua kakinya mulai melingkar ke tubuh aku…..aku mulai menahan pantat istri Boss dan dengan halus memasukkan kontol ke dalam lobang di antara pantatnya yang semakin menonjol kebelakang membikin istri Boss semakin sexy ough…………………ough…………..aku dan istri Boss merintih nikmat ketika kontol dan memek kami bertemu dan ough………………ah……………ah……..aku rasakan pegangan tangan istri Boss di leherku semakin kencang dan lingkaran kaki panjangnya di perutku bergelinjang dan dia mulai tak sabar melumat bibirku terasa sangat dingin bibir istri Boss dan langsung pinggul dia mengelinjang dan nyuttttttttt dret……………dret…………….dan wajahnya mulai dia telungkupkan di samping leherku sambil bibirnya melumat bagian samping telingaku membikin aku agak geli tapi nikmat, aku semakin merasakan gelinjangan pantat istri Boss yang aku tahan dan dret dret………………dreeeeeeeeeet istri Boss merintih ough ach………….ough………….ach………….jelas terdengar rintihannya di dekat telinga kananku karena ibirnya ada di sebelah teligalu persis ough…………….ah………….rintihan istri Boss membuat aku semakin ikut menghentakkan tubuh dia turun naik dan membuat istri Boss meraung ough…………….ough……………sambil tangannya merangkul dengan sangat kuat ke leherku ough……………..ach………………..ough………….aku semakin semangat untuk mengangkat dan menurunkan tubuh istri Boss di gendonganku ough………..dia meronta-ronta tak teratur sambil mengelonjang dan kadang-kadang pantatnya lari sendiri naik ke atas menahan nikmat gerakan kontol aku di dalam lobang kecil diantara selakangannya dreeeeeeeet dretttttttttttttt drettttttttttttt jret dret aku rasakan istri Boss orgasme lagi dan mulai dia mengigit pundakku dengan sangat kuat dan sambil merintih dan meraung ough…………………ah…………ough…..ah.ough………….aku semakin garang mengerakkan pantat istri Boss ke atas ke bawah dia semakin meraung-raung tak aturan sambil mengigit punggungku ough ah……………ough………………ah……..dan drettttttttttttttdreeeeeeet dnyut…………..nyut………….nyut lobang diantara selakangan istri Boss seperti menyedot kontol aku dan melepaskan lagi menyedot kuat dan melepaskan lagi sungguh nikmat menyedot dengan sangat kuat di sertai raungan istri Boss ough…….oug………..ough………….ough………dia mengelinjang kesana kemari tak tahan dengan nikmat yang luar biasa karena sudah hampir 20 menit aku berdiri di dalam kamar mandi tubuh ramping istri Boss yang ayu itu aku bopong menuju ke kasur dia kelihatan sangat lelah karena mungkin sangat berterimakasih denganku.

Istri Boss mulai melumat bibir aku dan menciumi bibir aku dan menurunkan wajahnya menuju pangkal selakanganku dan mulai melumat-lumat kontol aku sambil merintih-rintih masih dengan nafsu ehm………………ehm……………eh…………..ehm………..suara dia merintih sambil kontol aku menyumpal di bibir sexynya ehm……………….ehm…………..istri Boss semakin nakal dan liar penuh nafsu melumat habis dan ough…………..aku cabut kontol aku dari mulutnya dan crooooooooooooooot crooooooooooot croooooot air menyemprot nyemprot keluar kalau istri Boss tak menutupnya dengan kaos aku sudah mengotori tempat tidur kami ough…………….ough………………..dan istri Boss mulai lagi melumat kontol aku yang masih membesar ough…………ough…………..ough………aku merintih kenikmatan dan kami tiduran sambil merangkul dengan masih telanjang bulat, aku menuju kamar mandi byurrrrrrrrrrr bryurrrrr terasa segar badan aku sambil tak lupa keramas setelah mengelap seluruh badan dengan handuk segera keluar kamar mandi, istri Boss aku perhatikan di depan cermin membersihkan wajahnya dengan berbagai botol yang ada didepan tubuhnya yang hanya memakai baju mandi yang tak di talikan, jadi sebagian tubuhnya kelihatan telanjang, ‘Jo……..aku mandi dulu ya, nanti setelah aku mandi kita langsung ke mall………aku ingin cari sesuatu dan makan malam’ kata Istri Boss sambil meninggalkan aku ke kamar mandi. Aku ganti baju, pakai celana dan duduk di pinggir tempat tidur sambil lihat luar jendela hotel yang di luar pemandangannya hanya kebun teh di sana-sini dan hujan deras lagi diluar. Habis mandi istri Boss ganti baju dan sedikit merias wajahnya, tanpa dia riaspun dia tetap cantik batin aku dalam hati, tapi namanya orang kaya ya semakin licin saja, lalat saja tak mungkin dapat hinggap di tubuhnya ‘Jo…….ayo tapi ingat aku nggak mau kalau tingkahmu seperti sopir pribadiku ….’ kata istri Boss memperingatkan, aku cuma tersenyum sambil berjalan keluar dari kamar dan istri Boss membuntutiku dari belakang dan segera di samping aku sambil mendekat ke tubuhku dengan senyum puas memandang aku sambil  mengambil tangan kiriku untuk dipegangnya, kami berjalan beriringan sambil ketawa-ketiwi bercerita lucunya kita saat berhubungan intim dan sesekali istri Boss mencubiti aku malu karena benar-benar tak bisa mengontrol diri, dan setelah sampai di depan lobi hotel aku segera menuju mobil memanasi dulu dan segera meluncur ke kota.

Istri Boss mencubit aku karena aku biasa ada di belakangnya seperti sopirnya saja, aku cuma tersenyum menggodanya dan dia memperlihatkan beberapa baju ke padaku dan aku bilang sangat bagus kalau di pakainya, aku kaget ketika sampai di kasir dan tahu harganya rata-rata Rp. 1.500.000,- wow batin aku dalam hati, itu bisa buat makan keluarga saya satu bulan. Istri Boss mengajak aku ke pakaian laki-laki dan menyuruh aku untuk memilih pakaian tapi aku menolaknya dengan halus maka dia menyuruh aku untuk pijat refleksi aja dan dia bilang melanjutkan belanja karena aku memang cukup lelah aku menyetujui saja. Lama sekali istri Boss tidak datang sudah hampir 20 menit aku selesai pijat refleksi tapi dia belum muncul juga dan setelah hampir 1 jam aku menunggu dia baru muncul dengan membawa banyak kantong plastik. ‘Ayo kita makan malam…….’ kata istri Boss sambil jalan menyuruh aku berjalan disebelahnya dan kami turun ke lantai atas sendiri untuk mencari tempat makan dan aku agak gugup karena di ajak masuk ke rumah makan yang agak gelap dan hanya lampu-lampu taman yang ada dan aku lihat hanya orang-orang kaya yang masuk kesitu karena istri Boss sudah masuk, akupun mengikuti dibelakangnya, semua pelayan memberi hormat ketika kami masuk dan salah satu pelayan cewek yang cantik memberi daftar makan. istri Boss aku lihat memilih dan pelayan itu segera pergi sambil memberi hormat pada kami dan dia mulai tersenyum ke arahku dan mulai cerita ‘Karena mulai saat ini kamu jadi suamiku yang kedua maka nanti setiap saat aku ajari kamu untuk makan di tempat-tempat seperti ini dan kamu akan aku belikan rumah yang bagus untuk istri dan ank kamu, kamu boleh cerita sama istri kamu tentang aku dan tak ceritapun tak apa………….oh ya ngomong-ngomong nomor bank kamu berapa ya………….nggak usah deh mudah untuk mendapatkan’ Erna istri Boss bicara sendiri dan di jawab sendiri, aku cuma mendengarkan sambil memperhatikan wajah dan lagaknya kalau aku ingat-ingat persis sekali dengah Syahrini pokoknya persis deh, nakal-nakal genit dan kalau berbicara sedikit berdesah membikin semua lelaki tunduk di bawah pantatnya.

Setelah selesai menghabiskan sajian makan malam kami kembali ke hotel dan segera masuk ke kamar kami, sampai di dalam istri Boss segera membuka belanjaannya ternyata yang dia banyak beli adalah kemeja, celana dan kaos buat aku, aku cuma geleng-geleng kepala ketika aku disuruh mencoba di depan cermin dia berbisik dengan desahan ‘Sayang……..ini hadiah special buat orang yang bikin aku melayang dan tak mungkin aku bisa lupa sampai mati……..’ sambil dia dengan manja kedepan wajahku dan melumat bibir dan menyuruh aku mencoba lagi kemeja, kaos dan celana yang telah dia beli sampai aku tak bisa menghitungnya, sampai saat ini istri Boss memang tak mempunyai anak. Malam itu kami berdua tidur pulas karena sudah hampir dua hari dari pagi sampai pagi bergelut dengan nafsu yang sangat membara membuat kami kehabisan tenaga, tanpa bosan dan lelah selama dua hari kami memuaskan batin kami sampai istri Boss mengalami orgasme berkali-kali. Pada hari ketiga kami pulang dan aku mengantar istri Boss sampai rumah dan segera menggambil semua bawaan di dalam bagasi dan istri Boss memberi kedipan untuk membawa semua pakaian yang sudah dia belikan untuk aku bawa, karena saat itu ada pembantu yu ijah yang membantu aku mengeluarkan koper dari bagasi. Aku ambil motor buntut dan segera cabut pulang kerumah…….sampai di rumah sudah di sambut dengan hangat anak dan istri aku yang cantik, walau tak sebersih dan semulus Erna istri Boss yang memang bergelimang harta. Istri dan anak aku membantu membantu membawa tas dan anak aku segera mencari oleh-oleh karena aku beberapa hari kepuncak dan dia menemukan beberapa kaos dan baju tidur, begitu juga dengan istri aku, ketika mereka tersenyum puas akupun tersenyum tapi sambil nggak percaya karena waktu belanja istri Boss tak pernah cerita membeli baju untuk anak dan istri. Setelah mandi dan makan malam aku segera ke dalam kamar dan tiduran dan istri mulai mengikuti dan segera ikut tiduran di sebelah tubuhku dan mulai menyelidik ‘Mas…….baju yang kami beli untuk anak kamu dan aku apa nggak terlalu kemahalan untuk kita……….walau sudah tak ada harganya tapi aku tahu kalau itu mahal banget’, ‘Nggak masalah dik sekali-kali membelikan yang terbaik untuk anak istri mosok salah….’ jawabku, istri aku cuma tersenyum bangga sambil kelihatan kangen dan dari matanya minta bagiannya dengan sedikit agak malas aku melayaninya dan segera melumat bibirnya dan segera melepas semua kain yang melilitnya dan ough……………ough……….dia merintih ketika aku mulai melumat payudaranya dan sesekali memainkan punting susunya dengan ujung lidahku sambil mulai memasukkan kontol aku yang sudah kaku ke dalam lobang diantara selakangan istriku dia semakin merintih ketika aku mulai mengoyangkan pinggul aku keluar masuk ke dalam lobang diantara selakangannya dan dia menidurkan aku karena tahu aku lelah dari pergi jarak jauh dan segera megangkang dan membawa lobang di selakangannya menuju ke kontol aku yang sudah menunggu di bawah dan yoss yoss istri aku mulai bergoyang sambil memejamkan mata dan lama-lama semakin liar dan dretttttttt dret nyut………nyut………….nyut………..getaran lobang diantara selakangan istriku bergetar hebat dan kami mulai loyo dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan segera ke kamar untuk istrirahat.

Aku bangun pagi dan seperti biasa setelah mandi, sarapan langsung memanasi sepeda motor buntutku dan segera berangkat ke kantor, tapi kopling mau aku tarik istri dari dalam memanggilku ‘Mas…………….mas………….aku lupa, besok anakmu mau test ambil uang ya di atm untuk membayar’, aku menganggukan kepala dan langsung tancap gas menuju kantor. Aku lihat kantor sepi tetapi ketika ketemu si Aris office boys di segera menghampiriku dan menyuruh aku untuk segera pergi ke ruang serba guna karena ada pengumuman dari manager perusahaan, aku segera menuju ke ruang serbaguna dan aku sangat kaget karena yang ada didepan istri Boss si Erna dan dia memberi pengumuman pada kami semua bahwa perusahaan exportir ini mulai saat ini dia yang menjabat sebagai manager karena suaminya ada masalah di Batam dan mungkin sampai beberapa tahun kedepan tak bisa memimpin. Aku cuma diam dan tak berkata-kata sepatahpun dan aku agak kaget karena nama ku disebut untuk tinggal sebentar dengan beberapa teman sekerja aku. Ternyata di rapat kecil, aku diangkat sebgai ketua tim kreatif perusahaan oleh Erna. Aku cuma menganggukkan kepala ke arah dia dengan sopan dan segera rapat di tutup, aku segera kembali ke kantor dan mengambil beberapa dataku yang penting dan membawanya untuk pindah ke kantor yang baru. Beberapa orang di ruang itu menyalamiku dan memberi hormat, aku tersenyum dan menyalami semua orang dibagian tersebut. Ketika sudah sore dan jam waktu pulang aku segera menuju tempat parkir sepeda motor buntut, tapi baru menyalakan Hp berdering aku jawa ‘Hallo siapa ya……….’ dari seberang aku dengar suara yang khas dan ternyata Erna istri Boss ‘Gimana kamu suka nggak, aku kasih di bagian itu…..’, ‘Ya aku hanya bisa bilang trimakasih………..dan sangat trimakasih’ dia menyahut ‘ Sayang aku sudah belikan kamu rumah untuk keluarga kamu dan mobil ……….tapi aku tahu bagaimana hati dan keinginanmu……….itu bisa kamu pakai kalau nanti kamu sudah kerja di bagian itu satu tahun……….biar teman-teman sekerja kita tak curiga……….akhir-akhir ini aku sangat terpukul Boss kamu tertangkap petugas karena mempunyai sabu hampir setengah kilogram jadi mungkin dihukum seumur hidup…………..’ cerocos Erna dari seberang telepon ‘ Kok diam say……….’, dan aku menanggapinya ‘Er…..aku terimakasih banget sama kamu dan tanpa andil kamu aku mungkin tak bisa keluar dari ekonomi sulit……..dan sekali lagi aku trimakasih sama kamu karena kamu tak memakai kekuasaanmu untuk menguasai aku dari keluarga aku’, ‘Dengan suara lembut dan mendesah dia membalas telpon ‘Karena aku mencintaimu dan tak ingin hati kamu terluka, aku rela membagi suami dengan orang-orang yang kamu cintai sayang…….. udah ya say……..aku ada tamu penting’ Erna menutup telepon aku duduk di atas sepeda buntut aku terasa berat tapi juga puas, aku segera cepat tancap gas karena sudah sore dan ketika melewati mall kecil menuju rumah aku, aku segera parkir kendaraan dan masuk ke bilik salah satu Atm, aku masukan kartu ATM dan segera memilih bahasa memasukkan nomor pin dan keluar pilihan aku pilih tabungan dan muncul pilihan pengambilan uang, aku segera memilih Rp. 500.000, dan jrettttttt serrrrrrr uang keluar dan aku ambil uang dan segera melihat saldonya…………..aku kaget dan megucek mataku sekali lagi ternyata disitu tak berubah dengan jelas tertera Saldo Rp 205.520.000,-, ini pasti ada transfer 200 juta ke tabunganku batin aku dalam hati karena kemarin uang dalam tabunganku cuma 6 juta sekian dan aku langsung tahu dan dengan cepat mejet nomor tadi yang baru ngebel aku , tut…………………..tut………….aku dengarkan nada sambung dan “Halo say………..ada apa lagi aku baru ketemu rekan bisnis nih penting banget………mbok nanti malam aja telponya……….’ kata Erna dari seberang……….., ‘Ehm ok deh nanti malam saja aku hubungi lagi………….’ dan aku tutup telepon. Aku segera pulang dan istri sudah menyambut dengan suka cita ketika masuk rumah anakku belajar di kamarnya, aku segera mandi dan makan malam setelah itu seperti biasa istirahat di dalam kamar dan istriku pasti segera menyusulnya………….ketika sudah agak malam aku mulai cerita dengan istri ‘Dik……..aku mau cerita jujur sama kamu dan mungkin sangat tak pantas aku ceritakan sama kamu karena pasti kamu tak sayang lagi sama kamu………’, istri aku menatap aku dan berkata ‘Cerita saja mungkin aku bisa membantu kamu………’, aku lama sekali tak bisa mengucap dan menangis di hadapan istri aku dan aku tabah-tabahkan akhirnya aku bisa cerita ‘Sebenarnya aku sangat berdosa sama kamu dan anak kita…………..sebenarnya kemarin istri Boss tak ada seminar tapi dia ternyata suka sama aku……….dan dia cerita kalau selama ini suaminya tak pernah mengajak berhubugan intim karena suaminya ternyata homo yaitu suka sama sejenis dan dia sedikit memaksa dan memperkosa aku di puncak dan dia mau memberikan apa saja asal aku mau menjadikannya istri kedua dan tak akan menyia-nyiakan kamu dan anak kita………..’ aku merasa sega biasa cerita sama istri, karena hanya dia dan anak kita yang ada di hidup aku, lama sekali istri aku diam dan aku lihat sedikit terpukul dan menangis melihat aku sangat terpukul sambil sedikit parau dia mulai cerita ‘Aku tahu mas…….bu Erna istri Boss sangat bijak orangnya………dia kaya raya dan bisa membikin kita semakin menderita dengan memecat kamu dari perusahannya apalagi kita di Jakarta ini masih kontrak………seandainya apa yang dia katakan benar…….aku sebagai istri kamu yang sah nggak masalah karena aku tahu kamu sangat mencintai aku dan anak kamu’ kami berdua saling berangkulan dan menangis dan paginya ketika mau berangkat kerja waktu istri melayani aku sarapan aku cerita kemarin ketika mengambil ATM aku agak kaget karena saldo yang tertera sungguh mengejutkan tetapi aku tahu itu dari dia. Istri aku tersenyum dan aku pamitan sambil mencium keningnya. Sejak saat itu hidup kami semakin baik dan semakin baik sampai istri melahirkan anak kedua dan Erna istri Boss juga sedang mengandung anak pertama dengan aku, dia sangat puas karena bisa mempunyai keturunan dan ternyata istri aku sangat bisa berbagi suami dengan Erna istri Boss.

October 26, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , | Leave a comment

Cerita – Aku Istri Siri Dan Anak Tiri

Aku nikah lagi kira-kira tahun 2002 dengan janda muda yang menjadi bunga desa di kala itu dan mempunyai anak satu cewek yang cantik seperti dia. Kami nikah karena dia yang menginginkan karena kami pacaran sudah cukup lama sekitar 2 tahun dan saya sering tidur di rumahnya ………maklum janda. Karena tak enak dengan tetangga maka kami menikah siri.

Seperti biasa setiap malam istri muda saya yang bernama Dyan selalu meluangkan waktu untuk berhubungan intim…….waktu melihat anak semata wayang “Retno” masuk kamar dan menutup pintunya Dyan mulai memegang-megang senjata saya……………ya sudah tentu lama-lama menjadi batu yang keras dan tanpa bosa-basi………….langsung mengulum senjata aku………ough………aku nikmati sambil melihat acara Televisi dan kalau enak dan sedikit geli aku berguman………ough……..sambil menyela rambut Dyan yang menutupi wajahnya yang ayu bersih dan sintal……..membikin aku pingin terus melihat Dyan kalau telanjang bulat………….

Dengan masih mengulum senjata……..aku lucuti pakaiannya satu persatu sampai telanjang bulat……………..aku mulai meremas-remas dua buah dada yang mantap Dyan semakin liar mengulum senjata………..ough…………ough…..ah……….rintih aku…….keenakan lumatan Dyan……..aku mulai meraih bagian sensitif milik Dyan………….dan meremasnya………Dyan mulai bergoyang-goyang menahan nikmat……….aku mulai masukkan jari tengah ke dalamnya…….cemutan mulut Dyan semakin liar………….ough…………………ah………..aku merintih keenakan.

Aku mulai membalikan tubuhku menuju bagian sensitif Dyan dan mulai mengulumnya………..mulut Dyan terasa hangat aku rasakan di senjata oh………….ough……….rintihnya ketika lidah aku mulai mengelitik di bagian dalam daerah sensitifnya…………..ough…………..ehm……………..ah………..Dyan merintih……..rintih keenakan dan aku mulai masukkan senjata aku ke bagian sensitifnya…………..ough…………….nikmat ternyata hangat aku rasakan dalam memek Dyan dan mulai aku goyang…………..sambil melumat payudara yang mulai kenyal………..ough……………ough………….nafas Dyan terasa panas dan mulai lidahnya mengelitik telinga aku……………ough……………ough………..semakin aku cepatkan goyangan naik turun………………

Aku suruh Dyan nungging dan aku hantam dari belakang ough…….ah……..Dyan menjerit………….keenakan dan tangannya meraba-raba kaki aku karena keenakan…………..semakin aku cepatkan goyangan masuk………keluar………..aku kaget sekali waktu melihat ada mata yang melihat dari balik lobang kunci dari kamar Retno………….tetapi sekejap aku punya pikiran lain dan pura-pura tak tahu dan aku semakin liar……….aku suruh Dyan di atas dan mulai bergoyang dan kedua tangannya memegang leher………..dan aku kerasin suara ough……………..ough……………ah………Dyan semakin merintih………ough……….ough………ah…………….Dia klimaks dan aku ikut mengoyangkan senjata semakin cepat………Dyan makin meraung ough………………..uh……………ah……………..ough………….dan kami klimak bersamaan crot……………..crot…………..Dyan mengambil senjata aku dan mulai melumat ough……………ough………ah………..aku merintih……..enak sekali…………..ough……………

Esoknya ketika malam kira-kira setengah tujuh Retno panggil Aku ” Om………aku dapat PR nih ajarin dong………….” pinta Retno………….Dyan ikut nimpali “Ayah………..diajarin situ anaknya…………..”. Aku masuk ke kamar Retno dan mengajari PR matematikanya……..”Gimana bisa tidak……….?!” tanya Retno sambil melihat aku genit…………..aku maklum saja karena dia sudah kelas 1 SMA dan aku masih cukup muda tampan dan atletis………….”Tenang aku pasti bisa…………” jawab aku. Aku mengerjakan sebentar………”Gini kan caranya……..?” tanya aku……….”Retno melihat aku genit……….dan mengedipkan  mata………….” bener om………..tak sengaja aku melihat celana dalam Retno yang duduk di sebelah karena kakinya yang satu diangkat………..karena cukup lama aku melihat Retno jadi tahu…….kalau aku melihat celana dalamnya………….tetapi aku kaget ketika Retno tersenyum genit…………..dan ternyata sengaja membiarkan aku melihat memeknya yang menonjol di dalam celana dalamnya……….Retno masih memandang genit sambil berbisik……….”Nanti malam aku tunggu ya…………….” katanya……..Aku cuma mengangguk seperti kerbau yang di congok……..oleh pemiliknya…………

Kira-kira jam sembilan malam Dyan minta…………..dan setengah sepuluh sudah pamit untuk tidur dan menutup kamar………Aku masih nonton acara televisi……………aku dengar Dyan sudah mendengkur dengan kerasnya……….dan aku pelan-pelan membuka pintu kamar Retno dan menutupnya kembali………Aku lihat Retno tiduran dan celana dalamnya kelihatan………….ough mulus sekali……………aku langsung bangunkan dia ternyata dia membalikkan badan dan tersenyum belum tidur dan langsung membuka celana aku dan ough……………….cemutan…………..kuluman ………ough………..ough……………aku duduk di pinggir kasur dan Retno di bawah……………aku sudah tak tahan aku lucuti semua pakaian Retno dan mulai merebahkan dia di kasur dan mulai melumat bagian sensitif……….ough………ehm………..retno mengelinjang sambil merintih……………aku lihat Retno masih perawan……………dan aku cepat-cepat mengelus-ngelus senjata aku dan mulai menusukkan……….ough………..ah………………Retno kesakitan………aku mulai memasukkan sedikit demi sedikit senjata aku…………..ough…………..ough………….ah………..senjata aku mulai masuk dan aku gerakkan pelan-pelan dan Retno mulai merasakan nikmat aku mulai mempercepatnya dan ough……………ada bercak darah sedikit………….ough………….ough……………ah………………..aku mulai sedikit bebas karena memeknya sudah berlendir……………ough……………ah…………..Retno keenakan merasakan senjata aku yang keluar masuk memeknya ough…………………..ah………..ough………terasa denyutan yang luar biasa di dalam memek Retno sampai senjata aku tak bisa bergerak dan Retno mulai mendekap badan aku dan merintih kenikmatan …………..aku keluarkan senjata aku dan crot……………………………………crot…………………ough……………………..aku merintih keenakan……………Retno langsung mengulum senjata aku………..ough………..nikmat betul hidup ini…………………

April 5, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 16 Comments

Ibu Dosen Aku Yang Hot……………..

Aku kaget banget ketika bangun sudah jam 5 sore padahal hari ini ada ujian pemprogramman pascal, aduh…………..kenapa mbak aku nggak bangunin ya……………Aku cepat-cepat sikat gigi, cuci wajah,  ganti baju dan langsung menuju ke MegaPro kesayangan dan langsung cabut………………..karena cepat maka 15 menit udah sampai ke kampus. ”Tok………………tok…………..” tangan aku megetuk pintu…………………Dosen aku yang berjilbab dan cantik mendekat ke pintu dan memperlihatkan muka mengerut………”Ada………..apa pura-pura tak kenal aku……..”, ”Permisi ibu……….aku mau ikut ujian………….” jawab aku dengan kesopanan tingkat tinggi…………”Tau nggak ujiannya jam berapa………?” tanya dosen. ”Jam setengah lima ibu………tapi saya habis kerja istirahat sebentar ketiduran………….” jawab aku sesopan mungkin………..”Gini aja nanti jam sembilan malam aku udah selesai mengajar kamu bisa minta ujian susulan……..” jawab dosen mapel pascal sambil meninggalkan aku yang masih bengong……….

Aduh bener-bener sial hari ini gerutu aku dalam hati sambil menuju bangku depan kelas untuk menunggu jam ujian berikutnya……….beberapa menit kemudian teman-teman udah pada keluar ruangan dan semua ketawa melihat aku apalagi si Agung ” ha………………rasain lo………..makannya jangan sok…………emangnya kalau udah dekat Bu Maya………kalau ujian boleh terlambat………….” dan Anas juga menimpali………”Khan mahasiswa kesayangan…………..ha………………………”. Aku Cuma bisa ketawa kecut ketika mendengarkan ocehan kedua teman karibku bercanda…………..”Santai aja…………..nanti jam sembilan………..aku di bolehkan ujian susulan………..” jawab aku sambil mengajak mereka berdua untuk istirahat dan makan di warung depan kampus………….”Kemana……………?! tanya Anas………..”Biasa………..ke SK………(Sego Kucing)” jawab Aku sambil mengarahkan mereka berdua untuk menuju ke Warung depan Kampus kami. ”Ant……….biasanya Bu Maya………….kalau pelajaran ngajak gobrol diluar ruangan……………tapi kali ini kok aneh………….kamu tak boleh ikut ujian mapelnya……………ya Gung……….” kata Ana sambil melihat kearah Agung yang baru asik menikmati kepala ayam bakar…………..”Mungkin Anto tak mau di ajak tidur di kostnya tadi malam he……………” celoteh Si Agung sambil masih menikmati kepala ayam bakar kesukaannya………….

”Ayo cepat……………udah jam ulangan Dasar-dasar DBMS…………….” kata aku sambil membayar dan langsung cabut karena takut terlambat seperti tadi………..karena dikerjaan mengerjakan databases makannya aku cepat selesai, aku menyerahkan lembar jawab pada dosen dan sambil melirik Anas dan Agung yang masih pusing mengerjakan soal……………..Aku lihat jam menunjukkan pukul 8.45 menit malam dan segera menuju ke ruangan Ibu Maya…”Tok……………..tok…………….” Aku ketok pintunya…………….dari dalam terdengar suara lembut Ibu Maya ”Masuk aja tidak aku kunci pintunya………..”. Aku langsung masuk ke dalam dan memberi hormat untuk duduk di kursi depan Ibu Maya yang baru sibuk dengan Laptopnya……………”Oh………….kamu Ant saya kira siapa ” sapa Ibu maya………………” sambil masih sibuk dengan Laptopnya dan tidak melihat Aku……………dia bertanya ”Emang ada apa menemui aku………………….nggak ditunggu Siti………..pacar kamu itu yang seperti peragawati……………………”. Sambil menunduk Aku menjawab ”Tidak Bu Maya……..saya mau mengikuti ujian susulan Program Pascal……………..”. ”Ok……..ambil kertas tulis…………..soalnya saya dikte aja……..” suruh Bu Maya………..Aku ambil kertas dan siap menulis sambil tanpa memperhatikan wajah Bu Maya……………..tetapi lama aku tunggu Bu Maya…………….tak mengeluarkan sepatah katapun……………setelah aku menoleh………kearah wajahnya…………..Aku lihat dia tersenyum……………..manis……..dan ketawa………………………”Ant………………ant………kamu itu bloon amat………..dan polos………………….” kata Bu Maya sambil memperhatikan Aku yang masih bengong….”Gini aja…………..ujiannya di ganti ini………….” Bu Maya berkata begitu sambil membalik Laptopnya ke hadapan Aku………………”Teruskan program itu kalau jadi hari ini Aku kasih………..nilai A untuk pelajaran Pascal………..” kata Bu Maya….”Tapi lama ini Bu………….mungkin sampai subuh atau pagi……………” jawab Aku……………..”Nggak apa nanti………..kalau………..kampusnya tutup kamu terusin di kost………….Ibu………………” kata Bu Maya sambil menuju ke arah tempat untuk membuatkan teh Aku………………..

Aku serius untuk mengerjakan program Pascal Ibu Maya…………..tanpa memperhatikan dosen aku yang duduk tepat didepan tempat aku kerja………….karena aku ingin mendapatkan nilai ”A”………”Ant…………..tehnya diminum dulu……….nanti dingin lho…………….” pinta Bu Maya…………………aku Cuma menganggukkan kepala tanpa melihat ke arahnya……………..tahu-tahu aku rasakan Bu Maya tangannya udah di bahuku sambil memperhatikan program yang aku kerjakan…………………Aku agak kikuk menerima kelakuannya tetapi karena dosen ya……………biarlah batin aku dalam hati………….”Kamu itu memang nggak punya rasa…………..apa memang kalau semua programmer itu tak punya rasa ya…………..” celoteh Ibu Maya di atas kepalaku…………aku nggak paham apa yang dibicarakannya…………….”Kemarin hari selasa minggu lalu……….kamu makan didepan kampus sama Siti khan……….?” tanya Bu Maya………….”Oh …….itu Siti khan dapat bonus dari kerjaan………mosok aku di traktir nggak mau……..khan rugi bu…………..” jawab Aku dengan polos…………..aku lamat-lamat merasakan sesuatu yang kenyal dipunggung dan agak hangat…………..ini pasti payudara Bu Maya………aku tak bergeser……….karena kenakan…….tapi aku agak segan karena kalau mengajar Bu Maya memakai Jilbab……..memang sih aku udah lama paham kalau Bu Maya naksir sama aku tetapi aku pura-pura bloon…..”Ayo ant……………dilanjutkan di kost aja karena kampusnya mau ditutup…” kata Bu Maya sambil lendotan dengan mesra di punggungku bikin adik kecil aku tak tahan aja………….ough…………..sampai aku rasakan adik kecil mengeluarkan air………….karena aku benar-benar teransang karena memang dia menindihkan payudaranya yang montok dipunggungku…………..”Ayo……………….cepat…………….” Kata Bu Maya menimpali kata-katanya yang tadi ”Ya……………ya………….bu………….” jawab aku sambil menutup laptop yang masih menyala dan menyerahkan padanya………aku siap-siap keluar ruangan Bu Maya…………..tapi aku tersentak ketika tanganku ada yang memegang……………dan aku lihat Bu Maya melihat aku dengan sayu dan penuh mengoda…………….ser…………….jantung aku agak berdegup karena takut-takut senang…………………dan Aku mulai mendekat dan kami mulai berpelukan dan saling melumat dan adik kecilku mulai mengeras dan meronta-ronta pingin yang lain…………………tak aku sadari kedua tanganku……….memegang kedua bokong bu maya yang kenyal dan cukup besar dan mulai meremas-remas kedua payudara yang mulai mengembang………..dan aku berbisik………”Sabar bu………………di kost aja………….nanti disini ada office boy yang melihat…………….” Bu Maya melepaskan dekapannya dan mulai mengajak aku untuk keluar ruangannya yang sepi dan aku langsung menuju parkiran untuk mengambil MegaPro kesayangan………..dan udah di tunggu……….di Pintu masuk kampus…………………dan kami pun mulai menerjang kegelapan jalan menuju ke kost Bu Maya yang lumayan jauh jaraknya dari kampus………..

”Ayo………..masuk ” kata Bu Maya ketika aku ragu-ragu untuk masuk ke kamar kostnya yang lumayan luas………….Aku masuk dan pintu langsung ditutup oleh Bu Maya………….”Aku ganti baju dulu ya……………………sekalian mandi” Kata Bu Maya sambil menuju kamar mandi yang memang ada di kamarnya……………..Jilbab dia lepas dan melemparkan ke arahku, eh……….tambah baju dia lempar ke arahku………….dan sekarang rok juga dia lempar ke arahku………………..sebentar kemudian dia memperlihatkan diri untuk mengajak aku ke kamar mandi………….”Dengan………..rasa campur aduk……..aku berjalan dengan agak deg-degan…………..dan senang……………ough………..baru tahu aku ternyata tubuh bu Maya putih bersih dan mulus…………..ketika aku lihat hanya pakai celana dalam dan BH saja……………………Aku ditariknya dan langsung melumat bibir aku yang masih grogi……………tetapi lama-lama aku menjadi biasa dan semakin liar untuk merasakan seluruh kemolekan tubuh Bu Maya………………sambil melumat bibir tipisnya…………..aku buka BH yang menutup payudara yang besar dan kenyal dan mulai……………ough…………..nikmat sekali ketika aku bisa menghisap-hisap puting payudaranya dan sesekali memainkan lidahku………………….Bu Maya mendesah dengan suara birahinya yang tinggi………………..ehm……………..ough…………..dengan kedua mata terpejam ehm…………………ough…………………dan aku mulai liar untuk memasukkan jari jemariku ke dalam celana yang ada di tengah-tengah selakangan Bu Maya yang halus putih mulus………….Bu Maya mengelinjang ketika dengan halus aku remas tonjolan yang cukup berair di antara dua selakangan yang mulai bergetar……….ehm………………….ough……………………….aku juga tak tahan dan aku arahkan jemari Bu Maya yang lentik untuk melepas celana dan memasukkan jemarinya ke dalam celana dalam aku……………..ough………………halus banget biking sinang langsung mengeras…………..seperti batu……………ough…………….nikmat…………………………….aku mulai memasukkan jemariku ke lubang tonjolan kenyal yang ada di selakangan Bu Maya………….ough………….ough………….dia mengelepar-gelepar sambil mengigit-gigit bahu…………………dan mulai mengeluarkan cairan kental disekujur lubang di tengah tonjolan yang berada di antara kedua pahanya yang mulus……………membikin aku semakin ingin……………………aku tak sabar dan aku bopong bu Maya menuju ke kamarnya dan aku jatuhkan ke tempat tidur dan selanjutnya…………………..kumasukkan adik kecilku yang sudah meronta-ronta di lubang di antara selakangannya yang menganga lebar ough………….rintih Bu Maya ketika……………aku masukkan senjata…………………..ough……………ough………ketika aku mulai mengoyangkan pinggul untuk memainkan senjata……………..ough………………ough………….semakin keras Bu Maya meronta dan berpegangan erat pada seprai yang sudah berantakan………………ough……………..egh…………………..Bu Maya mengerang-erang keenakan ketika aku genjot semakin kencang………….ough……………ough……….Bu Maya merintih sambil mendekap erat ke arah ku tetapi aku terus mengenjotnya ough………………..ouh……………..uh…………………ough………..aku rasakan getaran hebat di dalam lubang tonjolan di anta dua paha……………………..dan denyutan yang sering dan seakan mengerem gerakan senjata yang ada di dalam ough…………..ough……………rintih Bu Maya yang udah berantakan rambutnya dan penuh keringat dan nafsu dan kemudian aku rasa air menyemprot ke arah senjata……………..ouh……..hangat nikmat aku rasakan aku semakin kegilaan dan agak ketawa karena antara nikmat dan geli yang ada di sekujur senjata…………..yang mengelitik dan melumat……………..ough…………….aku tak terkendali dan aku cabut senjata dan crot……………………………jrot………………..ough………………….ough………………………..rintih aku keenakan dan Bu Maya dengan penuh nafsu mengarahkan mulutnya ke senjata ku yang masih menegang dan melumatnya ehm………………….ough……………………….ehm……………………aduh……………enak sekali sampai aku meremas-remas rambutnya yang udah acak-acakan nggak karuan………………..ough……………..aku merintih ketika ujung lidahnya mengelitik di ujung senjataku ough………………..nikmat dan kami lemas tak berdaya dan tiduran………………..dan akhirnya tidur………………..pulas……………sambil masih telanjang bulat………………….aku rasakan kepala Bu Maya ada di atas dadaku yang cukup bidang dan melinkarkan tanganku di tubuhnya yang juga masih telanjang……………………….

Ingin lebih hot Nikmatnya Tubuh Kedua Bibiku
CERITA PALING BARU

Aku Meniduri Tubuh Bibi Susan
Istri Kakak Ipar Sintal
Bunga Cinta Masa SMA
Cara Mempercantik Diri
Sempongan Ibu Tiri
Mencukur Rambut Vagina
Rahasia Orgasme
Aku Dapati Adik Ipar Ough…
Cinta Terlarang
Reni Menikmati Multi Orgsm
Janda Kembang

January 17, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , | 24 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 172 other followers