Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Cerita wil – Ratri Mahasiswa AKBID

Image

Ough mas jangan kenceng-kenceng ough………………ah………….ough……….Ratri mendesah tak aturan nafasnya tersenggal-senggal ketika aku mulai meremas dan melumat puting payudaranya yang montok dan jemari-jemari tangannya yang halus mulus mulai meremas-remas rambut aku, kami saling berguling dan menindih di kasur di dalam Hotel di daerah agak pinggir kota Surabaya. Ratri merupakan mahasiswa suatu Akbid di kota Surabaya dan kami bertemu di kereta jurusan Semarang – Surabaya ketika aku mendapat tugas untuk memeriksa proyek di daerah Malang Jawa Timur dan ketika itu kami berkenalan dan dia terpikat oleh ketampananku walau aku sudah cerita kalau sudah beristri dan mempunyai anak yang sudah kelas 1 SMP tapi dia tetap mengejar. Ough……………………ah…………..ough……………..aku mulai melepas celana dalamnya tapi Ratri berusaha untuk memegang teguh biar tak dapat aku lepaskan tapi pada akhirnya dia menyerah dan ough…………….ah………augh…………dia mendesah dan mengelinjang dan sesekali mengelinjang kala aku memasukkan sedikit ujung lidah aku ke dalam lubang diantara selakangan putihnya ough……………uh…………..ah rintih dia dan kelihatan nafsu birahinya mulai memuncak karena aku bisa merasakan remasan jemarinya di kepala aku mulai tak aturan dan sesekali gelitik aku di lubang antara selakangannya menyebabkan dia mengelinjang dan mengerang kenikmatan.

Aku mulai tak sabar untuk memasukkan senjata aku yang mulai berburu dengan nafsu, Ratri aku lihat mulai mengelepar dengan mata sayu memandangku dan memandang penuh nafsu dan birahi membuat aku jadi tak tahan untuk segera mungkin memasukkan senjata ke dalam lubang kecil yang sudah basah di antara selakangan putih bersih, aku lihat rambut hitam tipis di antara lubang itu yang mulai agak bergerak-gerak dan Ahgk………………..oug………………..ough………..rintih Ratri walau aku baru memasukkan ujung senjata aku ke dalam lubang kecil miliknya dia merintih kesakitan dan ough………………….ak………uh………sakit mas rintih Ratri ketika aku semakin menyodok ke dalam, aku berbisik untuk mengigit bantal dan mulai menyodok lebih keras dan nyooooooos terasa senjata aku hangat oleh remasan dalam memek dia dan agak terasa sedikit darah keluar dari lubang itu, tetapi Ratri aku lihat tak lagi merasakan perih itu tetapi lebih merasakan nikmat yang didapat ketika aku dengan halus mulai mengerakkan pinggul maju mundur sambil meremas-remas payudara Ratri yang cukup besar dia dengan mata sayu dan penuh birahi menikmati goyangan pinggul aku keluar masuk memeknya dan sesekali mengerang kenikmatan dan aku mengerang panjang sambil mengeluarkan senjata dari dalam memek Ratri jroooooooot jrooooooooot crooooooot croooooooot criiiit criiiiiiiiit.

Kami mulai tiduran lemas sambil berangkulan dan Ratri mulai menangis tersedu dan aku menenangkannya ‘Ada apa sayang kan tadi menikmati…………….’, Ratri berbicara sambil menangis ‘Tapi aku takut kamu tinggalin mas………soalnya kamu kan sudah punya istri dan anak’, aku menenangkannya ‘Sayang ……..kamu tak perlu kuatir nanti kita nikah siri saja dan kamu aku belikan rumah disini biar jauh dari istri dan anakku’, Ratri mulai diam dan merangkul aku seperti tak mau aku lepas dan kami mulai melumat lagi dan sambil rebahan di kasur Hotel dan mulai ketiduran, ketika kami bangun sudah pukul 5 sore Aku masuk kamar mandi dan segera membersihkan tubuh tapi baru mau mengambil sabun Ratri sudah masuk dengan sedikit bernafsu mulai merangkul aku dan dengan sedikit manja minta di lepaskan semua kain yang menutup di badannya dan kami langsung mengulum dan berburu dengan nafsu dan panas birahi, Ratri mulai jengkeng dan mulai melumat senjata aku yang mulai tegak dan sesekali ia mulai berani mengelitik ujung senjata aku dengan ujung lidahnya aku segera menidurkan dia dilantai kamar mandi dan aku berada di atas tubuhnya secara berlawanan sehingga senjata aku ada di depan mulutnya dan lobang diantara selakangan kaki putihnya ada di depan mulut aku, kami segera mulai saling melumat dan sesekali kami berdua mengelinjang dan mengerang kenikmatan ough……………………..ag……………ug……….uh………rintih aku dan Ratri berburu dengan nafsu dan setelah puas aku segera mengangkat tubuh Ratri dan menyuruhnya mengangkangkan kedua kakinya dan menaruh lobang kecil diantara selakangannya mengarah ke bawah menuju senjata aku yang seperti kayu menongak ke atas dan nyoooooooooooos……………nyoooooooooooos senjata aku masuk ke lubang kecil diantara selakangan Ratri, dia sedikt mengelinjang dan merintih eh……………ough…………..eh…………..dan mulai mengerakkan pinggulnya untuk bisa merasakan sendiri nikmat yang pas dalam lobang kecil diantara selakangannya dan aku lihat lubang itu penuh oleh senjata aku dan seperti katup agak melebar mengelilingi senjata aku yang besar, Ratri masih malu mengerakkan pinggulnya dan dia sedikit malu-malu kedua tangannya berpegangan di atas dadaku, aku mulai mengoyangkan pinggul dan dia mulai memejamkan mata sambil tubuhnya agak melengkung menuju ke arah kepalaku dan dia mulai mengarahkan bibirnya yang mungil dan sensual ke arah bibirku ketika aku mulai agak keras mengoyangkan pinggul dia mulai melepas lumatan bibirku dan dengan mata terpejam dan badan membungkuk merintih penuh nafsu uh………..agch……………dan sesekali mengerang kenikmatan ough…………..ough………….

Aku kaget ketika dengan reflek Ratri mulai mengoyangkan sendiri pinggulnya naik turun sambil merintih dan meraung raung ough…….acgh………………….ough…………….ah………….dan dia meraung kencang sambil kedua jemarinya meremas dadaku dan memelengkungkan badan ke arah tubuh aku masih dengan raungan dan dreeeeeeeeeet drettttttttttttt………dret……….dret lubang di antara selakangan Ratri bergetar-getar serasa meremas-remas senjata aku dengan kuat dret………dret……..ough nikmat sekali batin aku dalam hati sudah tak seperti lubang di antara selakangan istri aku dirumah, maklum sudah punya anak satu. kami saling mengerakkan pinggul untuk semakin merekatkan lubang di antara selakangan Ratri dan senjataku ough nikmat sekali sampai Ratri meringis dan mengerang hebat dan berkeringat ketika mulai sadar dia menyandarkan tubuhnya di atas tubuh aku yang masih di atas lantai kamar mandi Hotel dan Ratri kelihatan lelah sekali dan merasa sangat puas dan kamipun meyudahi permainan dengan mandi berdua sambil bercanda dan tertawa. Kira-kira jam 8 malam setelah kami makan Ratri mengantar aku ke stasiun kereta dengan naik mobilnya dan dia merangkul aku dan menciumbibir aku dengan kuat sebelum aku meninggalkannya dan berbisik ‘ Mas……..jangan lupa untuk membelikan rumah dan nikah sirinya’, aku menganggukkan kepala dan mulai masuk ke gerbong kereta yang mau berangkat ke kota Semarang………

Sempongan Ibu & Adik Tiri

Diantara Selakangan Ibu & Adik Tiri

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | Leave a comment

Cerita – Aku Istri Siri Dan Anak Tiri

Aku nikah lagi kira-kira tahun 2002 dengan janda muda yang menjadi bunga desa di kala itu dan mempunyai anak satu cewek yang cantik seperti dia. Kami nikah karena dia yang menginginkan karena kami pacaran sudah cukup lama sekitar 2 tahun dan saya sering tidur di rumahnya ………maklum janda. Karena tak enak dengan tetangga maka kami menikah siri.

Seperti biasa setiap malam istri muda saya yang bernama Dyan selalu meluangkan waktu untuk berhubungan intim…….waktu melihat anak semata wayang “Retno” masuk kamar dan menutup pintunya Dyan mulai memegang-megang senjata saya……………ya sudah tentu lama-lama menjadi batu yang keras dan tanpa bosa-basi………….langsung mengulum senjata aku………ough………aku nikmati sambil melihat acara Televisi dan kalau enak dan sedikit geli aku berguman………ough……..sambil menyela rambut Dyan yang menutupi wajahnya yang ayu bersih dan sintal……..membikin aku pingin terus melihat Dyan kalau telanjang bulat………….

Dengan masih mengulum senjata……..aku lucuti pakaiannya satu persatu sampai telanjang bulat……………..aku mulai meremas-remas dua buah dada yang mantap Dyan semakin liar mengulum senjata………..ough…………ough…..ah……….rintih aku…….keenakan lumatan Dyan……..aku mulai meraih bagian sensitif milik Dyan………….dan meremasnya………Dyan mulai bergoyang-goyang menahan nikmat……….aku mulai masukkan jari tengah ke dalamnya…….cemutan mulut Dyan semakin liar………….ough…………………ah………..aku merintih keenakan.

Aku mulai membalikan tubuhku menuju bagian sensitif Dyan dan mulai mengulumnya………..mulut Dyan terasa hangat aku rasakan di senjata oh………….ough……….rintihnya ketika lidah aku mulai mengelitik di bagian dalam daerah sensitifnya…………..ough…………..ehm……………..ah………..Dyan merintih……..rintih keenakan dan aku mulai masukkan senjata aku ke bagian sensitifnya…………..ough…………….nikmat ternyata hangat aku rasakan dalam memek Dyan dan mulai aku goyang…………..sambil melumat payudara yang mulai kenyal………..ough……………ough………….nafas Dyan terasa panas dan mulai lidahnya mengelitik telinga aku……………ough……………ough………..semakin aku cepatkan goyangan naik turun………………

Aku suruh Dyan nungging dan aku hantam dari belakang ough…….ah……..Dyan menjerit………….keenakan dan tangannya meraba-raba kaki aku karena keenakan…………..semakin aku cepatkan goyangan masuk………keluar………..aku kaget sekali waktu melihat ada mata yang melihat dari balik lobang kunci dari kamar Retno………….tetapi sekejap aku punya pikiran lain dan pura-pura tak tahu dan aku semakin liar……….aku suruh Dyan di atas dan mulai bergoyang dan kedua tangannya memegang leher………..dan aku kerasin suara ough……………..ough……………ah………Dyan semakin merintih………ough……….ough………ah…………….Dia klimaks dan aku ikut mengoyangkan senjata semakin cepat………Dyan makin meraung ough………………..uh……………ah……………..ough………….dan kami klimak bersamaan crot……………..crot…………..Dyan mengambil senjata aku dan mulai melumat ough……………ough………ah………..aku merintih……..enak sekali…………..ough……………

Esoknya ketika malam kira-kira setengah tujuh Retno panggil Aku ” Om………aku dapat PR nih ajarin dong………….” pinta Retno………….Dyan ikut nimpali “Ayah………..diajarin situ anaknya…………..”. Aku masuk ke kamar Retno dan mengajari PR matematikanya……..”Gimana bisa tidak……….?!” tanya Retno sambil melihat aku genit…………..aku maklum saja karena dia sudah kelas 1 SMA dan aku masih cukup muda tampan dan atletis………….”Tenang aku pasti bisa…………” jawab aku. Aku mengerjakan sebentar………”Gini kan caranya……..?” tanya aku……….”Retno melihat aku genit……….dan mengedipkan  mata………….” bener om………..tak sengaja aku melihat celana dalam Retno yang duduk di sebelah karena kakinya yang satu diangkat………..karena cukup lama aku melihat Retno jadi tahu…….kalau aku melihat celana dalamnya………….tetapi aku kaget ketika Retno tersenyum genit…………..dan ternyata sengaja membiarkan aku melihat memeknya yang menonjol di dalam celana dalamnya……….Retno masih memandang genit sambil berbisik……….”Nanti malam aku tunggu ya…………….” katanya……..Aku cuma mengangguk seperti kerbau yang di congok……..oleh pemiliknya…………

Kira-kira jam sembilan malam Dyan minta…………..dan setengah sepuluh sudah pamit untuk tidur dan menutup kamar………Aku masih nonton acara televisi……………aku dengar Dyan sudah mendengkur dengan kerasnya……….dan aku pelan-pelan membuka pintu kamar Retno dan menutupnya kembali………Aku lihat Retno tiduran dan celana dalamnya kelihatan………….ough mulus sekali……………aku langsung bangunkan dia ternyata dia membalikkan badan dan tersenyum belum tidur dan langsung membuka celana aku dan ough……………….cemutan…………..kuluman ………ough………..ough……………aku duduk di pinggir kasur dan Retno di bawah……………aku sudah tak tahan aku lucuti semua pakaian Retno dan mulai merebahkan dia di kasur dan mulai melumat bagian sensitif……….ough………ehm………..retno mengelinjang sambil merintih……………aku lihat Retno masih perawan……………dan aku cepat-cepat mengelus-ngelus senjata aku dan mulai menusukkan……….ough………..ah………………Retno kesakitan………aku mulai memasukkan sedikit demi sedikit senjata aku…………..ough…………..ough………….ah………..senjata aku mulai masuk dan aku gerakkan pelan-pelan dan Retno mulai merasakan nikmat aku mulai mempercepatnya dan ough……………ada bercak darah sedikit………….ough………….ough……………ah………………..aku mulai sedikit bebas karena memeknya sudah berlendir……………ough……………ah…………..Retno keenakan merasakan senjata aku yang keluar masuk memeknya ough…………………..ah………..ough………terasa denyutan yang luar biasa di dalam memek Retno sampai senjata aku tak bisa bergerak dan Retno mulai mendekap badan aku dan merintih kenikmatan …………..aku keluarkan senjata aku dan crot……………………………………crot…………………ough……………………..aku merintih keenakan……………Retno langsung mengulum senjata aku………..ough………..nikmat betul hidup ini…………………

April 5, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 16 Comments

Ibu Dosen Aku Yang Hot……………..

Aku kaget banget ketika bangun sudah jam 5 sore padahal hari ini ada ujian pemprogramman pascal, aduh…………..kenapa mbak aku nggak bangunin ya……………Aku cepat-cepat sikat gigi, cuci wajah,  ganti baju dan langsung menuju ke MegaPro kesayangan dan langsung cabut………………..karena cepat maka 15 menit udah sampai ke kampus. ”Tok………………tok…………..” tangan aku megetuk pintu…………………Dosen aku yang berjilbab dan cantik mendekat ke pintu dan memperlihatkan muka mengerut………”Ada………..apa pura-pura tak kenal aku……..”, ”Permisi ibu……….aku mau ikut ujian………….” jawab aku dengan kesopanan tingkat tinggi…………”Tau nggak ujiannya jam berapa………?” tanya dosen. ”Jam setengah lima ibu………tapi saya habis kerja istirahat sebentar ketiduran………….” jawab aku sesopan mungkin………..”Gini aja nanti jam sembilan malam aku udah selesai mengajar kamu bisa minta ujian susulan……..” jawab dosen mapel pascal sambil meninggalkan aku yang masih bengong……….

Aduh bener-bener sial hari ini gerutu aku dalam hati sambil menuju bangku depan kelas untuk menunggu jam ujian berikutnya……….beberapa menit kemudian teman-teman udah pada keluar ruangan dan semua ketawa melihat aku apalagi si Agung ” ha………………rasain lo………..makannya jangan sok…………emangnya kalau udah dekat Bu Maya………kalau ujian boleh terlambat………….” dan Anas juga menimpali………”Khan mahasiswa kesayangan…………..ha………………………”. Aku Cuma bisa ketawa kecut ketika mendengarkan ocehan kedua teman karibku bercanda…………..”Santai aja…………..nanti jam sembilan………..aku di bolehkan ujian susulan………..” jawab aku sambil mengajak mereka berdua untuk istirahat dan makan di warung depan kampus………….”Kemana……………?! tanya Anas………..”Biasa………..ke SK………(Sego Kucing)” jawab Aku sambil mengarahkan mereka berdua untuk menuju ke Warung depan Kampus kami. ”Ant……….biasanya Bu Maya………….kalau pelajaran ngajak gobrol diluar ruangan……………tapi kali ini kok aneh………….kamu tak boleh ikut ujian mapelnya……………ya Gung……….” kata Ana sambil melihat kearah Agung yang baru asik menikmati kepala ayam bakar…………..”Mungkin Anto tak mau di ajak tidur di kostnya tadi malam he……………” celoteh Si Agung sambil masih menikmati kepala ayam bakar kesukaannya………….

”Ayo cepat……………udah jam ulangan Dasar-dasar DBMS…………….” kata aku sambil membayar dan langsung cabut karena takut terlambat seperti tadi………..karena dikerjaan mengerjakan databases makannya aku cepat selesai, aku menyerahkan lembar jawab pada dosen dan sambil melirik Anas dan Agung yang masih pusing mengerjakan soal……………..Aku lihat jam menunjukkan pukul 8.45 menit malam dan segera menuju ke ruangan Ibu Maya…”Tok……………..tok…………….” Aku ketok pintunya…………….dari dalam terdengar suara lembut Ibu Maya ”Masuk aja tidak aku kunci pintunya………..”. Aku langsung masuk ke dalam dan memberi hormat untuk duduk di kursi depan Ibu Maya yang baru sibuk dengan Laptopnya……………”Oh………….kamu Ant saya kira siapa ” sapa Ibu maya………………” sambil masih sibuk dengan Laptopnya dan tidak melihat Aku……………dia bertanya ”Emang ada apa menemui aku………………….nggak ditunggu Siti………..pacar kamu itu yang seperti peragawati……………………”. Sambil menunduk Aku menjawab ”Tidak Bu Maya……..saya mau mengikuti ujian susulan Program Pascal……………..”. ”Ok……..ambil kertas tulis…………..soalnya saya dikte aja……..” suruh Bu Maya………..Aku ambil kertas dan siap menulis sambil tanpa memperhatikan wajah Bu Maya……………..tetapi lama aku tunggu Bu Maya…………….tak mengeluarkan sepatah katapun……………setelah aku menoleh………kearah wajahnya…………..Aku lihat dia tersenyum……………..manis……..dan ketawa………………………”Ant………………ant………kamu itu bloon amat………..dan polos………………….” kata Bu Maya sambil memperhatikan Aku yang masih bengong….”Gini aja…………..ujiannya di ganti ini………….” Bu Maya berkata begitu sambil membalik Laptopnya ke hadapan Aku………………”Teruskan program itu kalau jadi hari ini Aku kasih………..nilai A untuk pelajaran Pascal………..” kata Bu Maya….”Tapi lama ini Bu………….mungkin sampai subuh atau pagi……………” jawab Aku……………..”Nggak apa nanti………..kalau………..kampusnya tutup kamu terusin di kost………….Ibu………………” kata Bu Maya sambil menuju ke arah tempat untuk membuatkan teh Aku………………..

Aku serius untuk mengerjakan program Pascal Ibu Maya…………..tanpa memperhatikan dosen aku yang duduk tepat didepan tempat aku kerja………….karena aku ingin mendapatkan nilai ”A”………”Ant…………..tehnya diminum dulu……….nanti dingin lho…………….” pinta Bu Maya…………………aku Cuma menganggukkan kepala tanpa melihat ke arahnya……………..tahu-tahu aku rasakan Bu Maya tangannya udah di bahuku sambil memperhatikan program yang aku kerjakan…………………Aku agak kikuk menerima kelakuannya tetapi karena dosen ya……………biarlah batin aku dalam hati………….”Kamu itu memang nggak punya rasa…………..apa memang kalau semua programmer itu tak punya rasa ya…………..” celoteh Ibu Maya di atas kepalaku…………aku nggak paham apa yang dibicarakannya…………….”Kemarin hari selasa minggu lalu……….kamu makan didepan kampus sama Siti khan……….?” tanya Bu Maya………….”Oh …….itu Siti khan dapat bonus dari kerjaan………mosok aku di traktir nggak mau……..khan rugi bu…………..” jawab Aku dengan polos…………..aku lamat-lamat merasakan sesuatu yang kenyal dipunggung dan agak hangat…………..ini pasti payudara Bu Maya………aku tak bergeser……….karena kenakan…….tapi aku agak segan karena kalau mengajar Bu Maya memakai Jilbab……..memang sih aku udah lama paham kalau Bu Maya naksir sama aku tetapi aku pura-pura bloon…..”Ayo ant……………dilanjutkan di kost aja karena kampusnya mau ditutup…” kata Bu Maya sambil lendotan dengan mesra di punggungku bikin adik kecil aku tak tahan aja………….ough…………..sampai aku rasakan adik kecil mengeluarkan air………….karena aku benar-benar teransang karena memang dia menindihkan payudaranya yang montok dipunggungku…………..”Ayo……………….cepat…………….” Kata Bu Maya menimpali kata-katanya yang tadi ”Ya……………ya………….bu………….” jawab aku sambil menutup laptop yang masih menyala dan menyerahkan padanya………aku siap-siap keluar ruangan Bu Maya…………..tapi aku tersentak ketika tanganku ada yang memegang……………dan aku lihat Bu Maya melihat aku dengan sayu dan penuh mengoda…………….ser…………….jantung aku agak berdegup karena takut-takut senang…………………dan Aku mulai mendekat dan kami mulai berpelukan dan saling melumat dan adik kecilku mulai mengeras dan meronta-ronta pingin yang lain…………………tak aku sadari kedua tanganku……….memegang kedua bokong bu maya yang kenyal dan cukup besar dan mulai meremas-remas kedua payudara yang mulai mengembang………..dan aku berbisik………”Sabar bu………………di kost aja………….nanti disini ada office boy yang melihat…………….” Bu Maya melepaskan dekapannya dan mulai mengajak aku untuk keluar ruangannya yang sepi dan aku langsung menuju parkiran untuk mengambil MegaPro kesayangan………..dan udah di tunggu……….di Pintu masuk kampus…………………dan kami pun mulai menerjang kegelapan jalan menuju ke kost Bu Maya yang lumayan jauh jaraknya dari kampus………..

”Ayo………..masuk ” kata Bu Maya ketika aku ragu-ragu untuk masuk ke kamar kostnya yang lumayan luas………….Aku masuk dan pintu langsung ditutup oleh Bu Maya………….”Aku ganti baju dulu ya……………………sekalian mandi” Kata Bu Maya sambil menuju kamar mandi yang memang ada di kamarnya……………..Jilbab dia lepas dan melemparkan ke arahku, eh……….tambah baju dia lempar ke arahku………….dan sekarang rok juga dia lempar ke arahku………………..sebentar kemudian dia memperlihatkan diri untuk mengajak aku ke kamar mandi………….”Dengan………..rasa campur aduk……..aku berjalan dengan agak deg-degan…………..dan senang……………ough………..baru tahu aku ternyata tubuh bu Maya putih bersih dan mulus…………..ketika aku lihat hanya pakai celana dalam dan BH saja……………………Aku ditariknya dan langsung melumat bibir aku yang masih grogi……………tetapi lama-lama aku menjadi biasa dan semakin liar untuk merasakan seluruh kemolekan tubuh Bu Maya………………sambil melumat bibir tipisnya…………..aku buka BH yang menutup payudara yang besar dan kenyal dan mulai……………ough…………..nikmat sekali ketika aku bisa menghisap-hisap puting payudaranya dan sesekali memainkan lidahku………………….Bu Maya mendesah dengan suara birahinya yang tinggi………………..ehm……………..ough…………..dengan kedua mata terpejam ehm…………………ough…………………dan aku mulai liar untuk memasukkan jari jemariku ke dalam celana yang ada di tengah-tengah selakangan Bu Maya yang halus putih mulus………….Bu Maya mengelinjang ketika dengan halus aku remas tonjolan yang cukup berair di antara dua selakangan yang mulai bergetar……….ehm………………….ough……………………….aku juga tak tahan dan aku arahkan jemari Bu Maya yang lentik untuk melepas celana dan memasukkan jemarinya ke dalam celana dalam aku……………..ough………………halus banget biking sinang langsung mengeras…………..seperti batu……………ough…………….nikmat…………………………….aku mulai memasukkan jemariku ke lubang tonjolan kenyal yang ada di selakangan Bu Maya………….ough………….ough………….dia mengelepar-gelepar sambil mengigit-gigit bahu…………………dan mulai mengeluarkan cairan kental disekujur lubang di tengah tonjolan yang berada di antara kedua pahanya yang mulus……………membikin aku semakin ingin……………………aku tak sabar dan aku bopong bu Maya menuju ke kamarnya dan aku jatuhkan ke tempat tidur dan selanjutnya…………………..kumasukkan adik kecilku yang sudah meronta-ronta di lubang di antara selakangannya yang menganga lebar ough………….rintih Bu Maya ketika……………aku masukkan senjata…………………..ough……………ough………ketika aku mulai mengoyangkan pinggul untuk memainkan senjata……………..ough………………ough………….semakin keras Bu Maya meronta dan berpegangan erat pada seprai yang sudah berantakan………………ough……………..egh…………………..Bu Maya mengerang-erang keenakan ketika aku genjot semakin kencang………….ough……………ough……….Bu Maya merintih sambil mendekap erat ke arah ku tetapi aku terus mengenjotnya ough………………..ouh……………..uh…………………ough………..aku rasakan getaran hebat di dalam lubang tonjolan di anta dua paha……………………..dan denyutan yang sering dan seakan mengerem gerakan senjata yang ada di dalam ough…………..ough……………rintih Bu Maya yang udah berantakan rambutnya dan penuh keringat dan nafsu dan kemudian aku rasa air menyemprot ke arah senjata……………..ouh……..hangat nikmat aku rasakan aku semakin kegilaan dan agak ketawa karena antara nikmat dan geli yang ada di sekujur senjata…………..yang mengelitik dan melumat……………..ough…………….aku tak terkendali dan aku cabut senjata dan crot……………………………jrot………………..ough………………….ough………………………..rintih aku keenakan dan Bu Maya dengan penuh nafsu mengarahkan mulutnya ke senjata ku yang masih menegang dan melumatnya ehm………………….ough……………………….ehm……………………aduh……………enak sekali sampai aku meremas-remas rambutnya yang udah acak-acakan nggak karuan………………..ough……………..aku merintih ketika ujung lidahnya mengelitik di ujung senjataku ough………………..nikmat dan kami lemas tak berdaya dan tiduran………………..dan akhirnya tidur………………..pulas……………sambil masih telanjang bulat………………….aku rasakan kepala Bu Maya ada di atas dadaku yang cukup bidang dan melinkarkan tanganku di tubuhnya yang juga masih telanjang……………………….

Ingin lebih hot Nikmatnya Tubuh Kedua Bibiku
CERITA PALING BARU

Aku Meniduri Tubuh Bibi Susan
Istri Kakak Ipar Sintal
Bunga Cinta Masa SMA
Cara Mempercantik Diri
Sempongan Ibu Tiri
Mencukur Rambut Vagina
Rahasia Orgasme
Aku Dapati Adik Ipar Ough…
Cinta Terlarang
Reni Menikmati Multi Orgsm
Janda Kembang

January 17, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , | 24 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 172 other followers