Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Satu Rumah Dua Madu Aku Jilid II

Pagi itu seperti biasa aku bangun pagi dan segera mandi karena pekerjaan di kantor udah menunggu, sesudah makan cium istri lalu berangkat sama adik iparku karena emang kantor tempat adik ipar aku kerja setiap harinya aku lewati kalau aku menuju tempat kerja aku. Dan aku perhatikan nggak ada perubahan berarti pada tingkah adik iparku ini selepas istriku cerita semalam keinginan adik iparku untuk aku madu menjadi istri kedua.

Dan nggak terasa aku udah sampai juga didepan kantor tempat adik iparku kerja, setelah pamitan adik iparku lalu lekas berjalan menuju kantornya karena emang agak terlambat karena jalannya macet. Aku langsung tancap gas menuju kantorku dan aku lihat temen-temenku udah hadir semua dan masih ada sebagian yang mengobrol di samping kantor sambil merokok.

Di kantor aku jadi nggak kosentrasi gara-gara cerita dari istri aku tadi maling, aku renungkan sungguh dan akhirnya aku dapat jawabannya. Aku mau tanya sama adik ipar aku nanti kalau pulang mau aku ajak makan diluar aja. Dan aku akan tanya apakah emang benar apa yang udah di ceritakan istri saya bahwa adik iparku mau nikah kalau dapat aku dan rela menjadi madu ke dua dan istriku pun menyetujuinya karena ingin adiknya bahagia. Nggak terasa udah jam 4 sore waktunya aku pulang kantor dan menjemput adik iparku untuk menuju rumah kami.

Aku langsung ke parkir dan ambil kendaraan dan langsung cabut menuju ke kantornya adik iparku, sampai di depan kantor aku lihat adik iparku udah menunggu dan tersenyum padaku dengan manis waktu aku beri helmnya biar di pakai. Dan kamipun langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah. “Shinta, kita makan di luar yuk sekali-kali sambil ngobrol” kata aku memecah keheningan. “Oh …..gimanaya…………., lha kakak nanti gimana” kata Shinta agak ragu. ” Ok deh kakak kamu nanti aku bel dulu………………” kata aku menyakinkan dia. Dan shintapun setuju dan aku memilih resto steak yang memang enak tempatnya.

Setelah sampai di resto aku parkir montor dan selanjutnya sama adik iparku yang namannya Shinta masuk ke dalam untuk memesan minuman dan makanan. ” Mau minum apa ” tanya aku sama Shinta dan Shinta dengan tersenyum menjawab “sama seperti kakak aja”. Dan kamipun melanjutkan ngobrol sambil minum dan makan. Setelah agak tenang aku beranikan diri untuk tanya sama Shinta apa yang istriku ceritakan tadi malam. Karena kami udah biasa dan terbuka akupun dengan santai tanya sama Shinta. “Kakak kamu tadi malam ngobrol sama aku banyak hal mengenai kamu tetapi aku nggak yakin, aku pikir kakakmu mau mencobai aku” Kata aku sama Shinta dengan agak gemetar. ” Cerita apa sih mas………….aku nggak paham” kata Shinta dengan santainya pura-pura tidak tahu atau memang tidak tahu. “Emh……..cerita itu lho katanya………..kamu……………” belum sempat aku selesai berbicara shinta udah menimpali “Cerita apa………..” jawab Shinta. “Katanya kamu nggak mau nikah kalau nggak sama aku dan kamu katannya mau menjadi istri kedua” jawabku dengan agak bergetar karena grogi dan setelah itu plong rasanya.

Dengan wajah yang agak memerah karena malu Shinta sambil agak grogi menjawab “Kakak itu ngawur itu aja cerita sama kamu bikin malu saja”. Akupun menimpali ucapan dia “Nggak apa kalau emang betul kamu kan nggak perlu repot ngomongnya” dan Shinta pun tersenyum agak malu……….sambil makan Shinta pun bercerita “Sebenarnya Aku itu iri sama kakak aku , dia dapat segalannya tetapi aku nikah malah berantakan dan yang paling menyakitkan orang tuaku tidak suka sama mantan suamiku karena selalu ingin menghabiskan kekayaan yang mereka miliki”. “Emang sih aku udah lama menyimpan suka sama kakak dan baru kemarin aku bisa cerita sama kakak aku sambil menangis dan saya sangat bangga karena ternyata hati kakak aku sangat mulia karena mau di madu suaminya untuk mendapatkan aku” Shinta berhenti cerita setelah aku tegur karena suaranya mulai agak keras.

Dan aku membayar di kasir untuk makan dan minuman yang sudah kami makan dan kami langsung melanjutkan perjalanan. Dan Shinta sekarang udah berani memeluk aku dari belakang dengan kuat, baru di lepas setelah aku peringatkan kalau udah mau sampai di kampung kami. Sampai di rumah seperti biasa aku mandi makan lalu santai sejenak sambil nonton televisi untuk melihat berita di metro atau tvone.

Dan tidak aku sadari istriku udah disampingku untuk menemani nonton televisi sambil sedikit-sedikit mengomentari beritanya. “Gimana udah dipikir belum soal tadi malam” kata istriku sambil menyelidik mata aku. “Emh……….kalau itu emang udah kamu pikir dengan baik dan kamu rela aku si mau-mau saja” Kataku dengan penuh arti……………dan istriku pun tersenyum dan menjawab ” Nggak apa suamiku punya ban serep nantinya, sambil tersenyum penuh arti………….kalau aku yang penting aku bahagia suamiku bahagia dan adik aku ya bahagia……………..sambil tiduran di perutku.

Udah sana calon istrinya ke dua di apelin dulu biar senang kata istriku dengan bijak dan akupun dengan agak malu menuju rumah sebelah lewat pintu belakang untuk menuju rumah Shinta. Aku lihat Shinta baru nonton televisi sambil menikmati makanan kecil dengan memakai thangtop dan celana pendek, jadinya kelihatan sekali bentuk tubuhnya yang seksi dan putih mulus. Aduh bajunya mengoda nih kataku sambil duduk di sebelahnya dan shintapun dengan agak manja mencubitin aku dengan mesranya

October 9, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | 2 Comments

Satu Rumah Dua Madu

Dalam aku berumah tangga dalam 5 tahun ini tidak ada permasalahan besar yang terjadi, paling-paling sedikit beda pendapat tentang sesuatu masalah itu wajar. Dan aku rasakan dalam kehidupan sex selama ini teratur dan saling merasakan kenikmatannya dan aku dengan istri selalu memberi masukkan untuk sama-sama memuaskannya.

Memang aku rasakan kehidupan rumah tanggaku sangat nyaman dan menyenangkan dan aku mempunyai berbagai fasilitas dari hasil kerja kerasku selama ini rumah yang nyaman, mobil dan kendaraan roda dua yang selalu bisa kami gunakan kemana saja dan kapan saja. Sungguh tiada terkira anugerah Tuhan yang diberikan pada kami sekeluarga.

Istriku mempunyai adik cewek yang udah menikah dan cukup bahagia, beberapa bulan kemarin suaminya kecelakaan waktu pulang ke orang tuanya dan sekarang adik iparku seorang janda dan kerja di salah satu dealer kendaraan roda dua di kota kami. Adik ipar saya udah menjanda kira-kira 1 tahun ini dan saya lihat merasa nyaman dan seneng karena kalau aku perhatikan tubuhnya udah berisi tidak seperti dulu kecil dan udah bersih dan tampak berseri wajahnya.

Kami menjalani hidup seperti biasa setiap harinya, pergi kerja dengan seneng dan pulang sampai rumah udah disambut istriku dengan senyuman yang ramah, dan malamnya kami melakukan aktivitas sex dengan bermain yang mengasikkan dengan berbagai inovasi dari video pembelajaran sex yang memang sengaja kami beli atau download dari internet. Sehingga kehidupan sex kami emang seperti rekreasi yang sangat menyenangkan dan ingin selalu mengulang karena emang nyaman dan menyenangkan.

Aku emang beruntung mempunyai istri yang baik dan mertua yang selalu memberikan yang baik pada kita semua. Suatu hari dari pulang kantor aku udah biasa langsung mandi, makan dan biasanya ngobrol berdua di kamar sama istri tentang kehidupan kami berdua. Karena menyenangkan jadinya jarang saya untuk ngobrol dengan tetangga paling2 1 minggu cuma 1 kali ngobrol sama tetangga.

Waktu asyik-asyiknya mengobrol istri saya bilang sama saya agak serius dan saya menanggapinya juga dan istri saya mulai cerita bahwa udah beberapa bulan ini adiknya cerita sama dia bahwa sebenarnya dia ingin menikah tetapi takut kalau suaminya ndak bagus dan merusak keluarga seperti yang dahulu sehingga masih trauma untuk menikah lagi. Waktu mereka mengobrol adik saya sambil bercanda bilang sama istri saya “Kalau dapatnya seperti suami kakak ya aku mau………….udah cakep baik lagi dan sayang sama istri”. Bagaimana kalau aku juga ikut memiliki kata adiknya sambil bercanda.

Kata Istriku ” Nggak apa kita kan kakak adik kalau aku bahagia juga kamu bahagia dan aku bisa membagi suami aku sama kamu kalau kamu menghendaki”. Aku pun tidak sabar untuk memberi komentar cerita istri aku ini. Kamu udah gila masak suami di bagi dengan adiknya, sungguh kamu sudah nggak waras kata dengan agak nggak suka. Istriku pun diam seribu bahasa sambil merenung demikian aku.

Istriku memecahkan keheningan dengan berbicara pelan ” Bagiku aku ingin membahagiakan adikku dan juga memberi yang lebih pada suamiku karena aku anggap kamu udah menjadi suami yang terbaik. Dari pada kamu membeli di luar lebih baik kamu mendapatkan adik saya yang lebih bersih dan tidak kotor dan lagian lagi adikku memang suka juga sama kamu”

Istriku berbicara lama sekali seperti ustad berkotbah saja dan akupun diam sambil melihat matanya sambil masih tidak percaya. “Udahlah dipikir dulu sebelum memutuskan dan lagi pula adikku kan tinggal di rumah sebelah yang ada pintunya jadi nggak ada yang tahu. Kalau seandainya ketahuan atau sudah terlalu vulgar ya kawin siri aja sebagai istri kedua kan diluar sana juga masih banyak” Kata istri saya sambil keluar kamar dan pamit mau ngobrol sama adiknya di sebelah.

Aku jadi bigung untuk memikirkannya, dilain sisi istriku sangat sayang aku dan begitu pula keluargannya di lain sisi secara lelaki normal aku juga pingin merasakan yang lain selain istriku dan yang tidak bisa aku pikir secara nalar adalah mereka dalam dua rumah yang di hubungkan pintu dalam yang emang menguntungkan untuk melakukan itu. Dan yang paling tidak aku mengerti yang mengiyakan adalah istri saya sendiri.

Sewaktu pulang dari sebelah istriku sambil tersenyum manis berkata “Bagaimana udah dipikir matang2 dan untung ruginya, aku 200% sangat menyetujui karena aku udah lama kenal kamu dan bisa sangat adil tentang pembagian hal itu, kata istriku sambil menggoda aku untuk memulai permainan kami Aku langsung rebahkan istriku ke kasur dan mulai melumat bibirnya dan sambil tanganku aku masukkan ke BH nya yang agak longgar dan meremas-remas putingnya yang mulai mengeras dan istriku semakin terangsang ……………………ouhg……………………….ough…………..emm…..

Dan aku rasakan udara di mulutnya udah mulai panas……….maka semua pakainnyapun aku lepas dan akupun melepas semua pakaian dan mulai Mr. P ku aku sodorkan ke dia dan istriku mulai memasukkan ke dalam mulutnya yang mulai panas………………..ough………..aku hanya bisa mengerang keenakan karena dengan lembut dia meremas milikku dengan bibirnya yang lembut dan sambil agak membungkuk aku berbisik……….aduh……………..enak sekali sayang………………..

Setelah puas dikelamuti istri saya, akupun gantian mengecupi dan menyedot……….memek istri saya dan dia mendesah keenakan, waktu aku perhatikan dia ternyata matanya terpejam dan sambil menggeliat bibirnya dilumatkan sendiri pertanda dia sangat menikmati jilatan dan sedotan bibirku di memeknya dan sesekali merintih ough……………..sambil mengelinjangkan tubuhnya.

Setelah aku rasa panas maka aku mulai memasukkan senjataku sambil mengelitik puting susunya dengan bibirku dan reaksi istriku sungguh luar biasa karena tanpa sadar dia mengelinjang dan tergerak pinggulnya keatas untuk lebih memasukkan alatku ke dalam memeknya yang mulai meremas kuat ke alat lelakiku. Dan ouhh…………….sungguh nikmat aku rasakan karena memeknya yang panas dan kencang meremas Mr. P.

Karena udah lama sekali maka aku keraskan gerakanku ke dalam memeknya dan dia mendesah-desah kenikmatan sambil dengan pelan ough………………ough………menikmati enaknya permainan ini dan akhirnya aku mengerang kuat sekali sambil memegang rambutnya dengan kencang dan istriku mengikuti dengan mulai memegang pinggulkan dan bergoyang dengan kencang dan sambil ough………..dan akhirnya mencekeramkan kukunya di pinggulkan dengan kencang dan aku terus menusuk-nusukkan Mr. P ku keluar masuk dan tanpa sadar dia mengangkat dan memutar pinggulnya sambil matannya terpejam menikmati enaknya permainan ini dan selanjutnya…………….kami berdua menuju ke kamar mandi untuk mencuci alat kami biar terjaga selalu bersih……………

October 9, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , | 2 Comments

Jilatan Istri Pamanku Yang Ough………….

Emang tidak menyenangkan kalau kita hidup agak kekurangan dan waktu ngelanjutin kuliah harus numpang di rumah saudara, apalagi kalau galak dan merendahkan orang yang tidak punya seperti aku ini. Tetapi ini ceritannya lain aku numpang hidup di paman aku untuk meneruskan kuliah di suatu perguruan tinggi negeri yang agak favorit di kota besar seperti Jakarta ini.

Dan kalau aku hitung-hitung malah menyenangkan sekali, karena aku serba tidak kekurangan dan selalu naik mobil kadang-kadang kalau berangkat untuk kuliah. “Yudha…..panggil istri pamanku jadi aku tersadar dari lamunanku. Ya…..tante ada apa jawabku, tolong aku antarkan ke mall beli berbagai macam keperluan untuk satu bulan jawab tanteku dari dalam kamarnya sambil ganti baju. Aku segera mengeluarkan mobil dari garasi ke depan rumah dan menunggu tanteku di dalam mobil, beberapa saat kemudian tanteku udah membuka pintu depan dan segera kami berangkat menuju ke sebuah mall untuk membeli barang keperluan satu bulan kedepan.

“Tante…….aku sebenarnya capai karena tadi kuliahnya sampai agak sore kalau bilang nggak mau nggak enak soalnya tante kan nggak bisa nyetir” kataku untuk membuka obrolan. Ya ….nggak apa kalau capek ya nggak usah di antarin khan ada hari besuk tapi nanti malam aku nggak kekamarmu………mau kagak sambil melihat aku genit”. Ya …….gimana ya…sebenarnya sih nggak apa tapi pasti tante nggak tahankan” kata aku menimpalinya dan diapun mencubiti aku. Emang sejak aku tinggal di rumah paman aku 1 tahun yang lalu kami berdua sudah sering melakukan hubungan intim layaknya suami istri karena pamanku jarang di rumah dan selalu ke luar kota dan lagi pula mungkin pamanku tak bisa memberi kepuasaan hubungan intim karena lagaknya seperti bencong tetapi karena paman aku sukses dan kaya makanya tanteku mau sama dia sampai sekarang ini.

Eh ….Yudha awas didepan ada orang nyebrang kata tanteku membuayarkan lamunanku. Maaf…..tante aku lagi ngelamun jawabku sambil ku injak rem mendadak. Ngelamun…..karena nanti malam nggak aku beri ya ejek tanteku, aku cuma tersenyum mengiyakan aja biar dia senang. Ngomong-ngomong udah 2 hari ini paman kok nggak pulang tante tanyaku. Nggak tahu……..kemarin ngebel katanya mugkin 1 minggu ini ke samarinda untuk mengecek perkebunannya di sana karena kelapa sawitnya sudah mulai bisa dijual kata tanteku sambil memakan snak yang ada di dasboard depan. Setelah sampai di mall tanteku turun tapi aku ijin sama dia untuk tidur di dalam mobil saja karena kantuk dan tanteku udah bergegas ke dalam mall. Selang beberapa jam aku dibangunin dan langsung tancap gas untuk pulang ke rumah, sesampainya di rumah aku langsung masukkan mobil dan meneruskan tidurku.

Tahu-tahu aku bangun udah jam 7 malam dan aku segera mandi untuk membersihkan tubuhku, aku penuhi mbak mandi yang berbentuk memanjang yang bisa untuk tiduran itu. Eh………tahu-tahu tanteku udah ada di sampingku dan hanya pakai anduk sambil senyam-senyum memperhatikan aku yang nggak pakai sehelai kainpun, diapun langsung di atas tubuhku dan sambil agak bermain memegang-megang anuku sambil di usap-usap untuk di bersih dari busa sabun yang memenuhinya. Tanteku mulai mengulumnya seperti yang ada di video xxx itu dan aku cuma mengeserkan badanku di air sambil menahan ke gelian yang nikmat banget…..dia semakin cepat untuk mengerakkan mulutnya keluar masuk jadi aku cuma bisa ough…………………ough…………………ah………………..ah……sambil meremas rambutnya dan kepala tanteku dan aku tambah meraung lagi tatkala tanteku mengerakkan lidahnya di dalam untuk lebih mengelitik anuku yang paling unjung aku sampai mengerang-erang karena keenakan karena aku sudah panas dan nggak tahun aku gendong tanteku ke tempat tidur dan mulai membuka handuknya yang dipakai ternyata dia telanjang bulat langsung aja aku buka kedua kakinya dan aku pinggul lalu aku masukkan lidahku ke dalam memeknya dan dia mulai mengelinjang-gelinjang keenakan dan kuamati sambil matanya ditutup diapun mengulum bibirnya sendiri tanda menikmati jilatanku yang semakin nakal.

Aku udah nggak tahan lagi dan segera ku masukkan anuku ke dalam memeknya dan tanteku semakin panas karena dia udah meremas-remas sendiri rambutnya dan malam itu kita mengulangi terus hubungan itu sampai pagi …………….tobe continu…………….!

October 5, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 2 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 176 other followers