Kumpulan Cerita Dewasa Seru

Just another WordPress.com weblog

Perjuangan Cinta Santi

Rama terlihat lari-lari ketika menuju ke arah kelasnya jari tangannya segera dipukulkannya ke pintu tok…….tok……..dia mulai menganggukan kepala masuk dan segera menuju ke meja dan kursi di mana biasa dia berada setiap harinya. Kedua matanya terkesima ketika bertemu sosok mata yang asing dan mulai tersenyum sambil mengulurkan tangan dan mulai membuka bibirnya yang tipis dan sesual.

“Kenalkan namaku Maharani………aku murid baru disini……..pindahan dari Bandung……..maaf ya aku duduk di sebelah kursi kamu…….” kata Maharani

Rama meletakkan tas di meja sambil tubuhnya mulai di dudukkan dikursi disebelah cewek itu, kedua matanya masih tak mampu berkedip terus serasa meraba cewek itu dari rambut sampai ujung kaki agak sedikit nakal dan akhirnya Rama tersenyum sambil melepaskan gengaman jari jemari tangan kanannya di tangann yang sangat halus itu.

Si Anton temen Rama yang paling bermulut ember langsung nyeletuk.

“Wah………wah………..hancur mina…….bisa-bisa besuk hanya tersisa tulang belulangnya saja………..” kata Anton

Semua siswa satu kelas tertawa riuh banget karena ada yang sambil memukul-mukulkan tangannya di meja, membuat Pak Haris guru Bahasa Indonesia mulai gerah dan tak suka.

“Sudah………sudah………cukup, sekarang mari kita mulai pelajarannya…….oh ya Rama……….Maharani tadi Bapak yang menyuruh untuk duduk disebelah kamu…………” kata Pak Haris.

Rama tersenyum sambil memberi hormat kalau setuju saja kalau Maharani berada di samping tempat dudukku, terlihat Maharani tersenyum sangat manis ke arah wajahku.

“Ehm…..anak ini cantik banget…….rambutnya lurus sebahu……..alis tebal….mata hitam besar berinar-binar……..dengan rambut mata yang panjang…..hidung mancung…….bibir tipis…….kaki sangat panjang dengan badan kecil sangat berisi menambah kemolekkan tubuhnya……….” bisik Rama dalam hatinya.

“He……..Rama itu gurunya di depan kelas sudah mulai mengajar…..mosok masih melihat ke wajahku terus………..” kata Maharani sambil tersenyum.

Membuat Rama sedikit malu dan mulai memperhatikan Pak Haris yang sudah mulai mencatat di papan tulis, ketika Rama melirik ke arah Sinta ternyata dia selalu mengawasi mereka berdua dan langsung cepat memalingkan wajahnya dengan mimik marah ketika mata mereka bertemu.

Eh ternyata Maharani juga memperhatikan dan mulai tanya kepada Rama dengan berbisik.

“Rama…..cewek yang duduknya dekat pintu kelas…….pacar kamu ya…..kok dari tadi mengawasi terus……….’ bisik Maharani

“Ih……..enggaklah…..tapi selama ini dia selalu baik sama aku, sering dia mengerjakan PR aku…….walau aku tak memintanya…….dan selalu traktir kalau di kantin he………” bisik Rama.

“He……….kamu itu gila banget………cewek kalau seperti itu pasti naksir berat sama kamu……….benar-benar nggak punya hati…….” bisik Maharani.

Rama terlihat cuma tersenyum sambil mengangkat kedua tangannya, mereka berdua walau baru bertemu sebentar sudah sangat terlihat akrab sampai-sampai teman cowok Rama terlihat iri karena Maharani benar-benar sangat cantik.

Ketika bel berbunyi tanda istirahat, terlihat semua siswa pada keluar kelas tak terkecuali Rama dan Maharani. Karena saat itu Maharani belum mempunyai teman cewek terpaksa Rama menemaninya.

“Ayo ke kantin cari bakso………..” ajak Rama, Maharani menganggukkan kepalanya dan mereka berdua berjalan beriringan sambil cerita, ketika bersimpangan dengan siswa lain terlihat mata mereka semua pada tak berkedip memandang wajah dan tubuh Maharani sampai-sampai Maharani tersenyum dan berkata pada Rama.

“Rama…….anak-anak disini aneh………banget masak semua melihat aku seperti itu…………..” kata Maharani.

“Ya mohon dimaklumi aja Ran……….pertama kamu anak baru………kedua kamu memang cantik banget……….” kata Rama sambil menggoda.

Maharani mencubit punggung Rama sambil mulai duduk di kursi kantin, Rama meringis kesakitan sambil menuju ke arah Bu Yem pesan 2 bakso dan 2 es teh. Ketika membalikkan badan untuk menuju ke tempat duduk Maharani dari kejauhan Rama melihat Santi, Sella, Fara dan Tika berdiri di sebelah Maharani sambil jarinya menunjuk-nunjuk ke arah wajah Maharani, ketika Rama berlari mendekat mereka semua sudah bubar dan tinggal Maharani yang sedikit berkaca-kaca.

“Ada apa Ran…kenapa kamu……..aduh baju kamu kenapa………” tanya Rama dengan gusar.

Dengan suara sedikit parau dan berkaca-kaca Maharani mulai bercerita dengan Rama.

“Tadi mereka berempat lewat sini sambil membawa bakso dan es teh…….eh……..salah satu dari mereka pura-pura jatuh karena menyenggol meja di depan ini sambil mengarahkan bakso dan es teh ke arah wajah dan bajuku……….” kata Maharani.

“Ayo aku antar pulang saja…………..masak kamu masuk kelas dengan baju seperti itu……….” pinta Rama.

Maharani mengelengkan kepalanya sambil tersenyum mulai tak berkaca-kaca dan berbicara.

“Rama nggak usah kawatir…….aku nggak masalah masuk ke dalam kelas dengan baju kotor………..asal duduknya di sebelah kamu……….” kata Maharani.

Mereka berdua tersenyum sambil menikmati bakso dan es teh kantin Bu Yem.

Karena waktu bel Daniel mencegat Rama untuk mengajaknya menemui Pak Hasan Wakasek Kesiswaan untuk membicarakan acara Pensi sekolah. Jadi Rama tak sempat meminta Maharani untuk mau diantar pulang. Dia segera berjalan ke parkir dan menuju ke Yamaha Vixion terbarunya dan menghidupkannya ketika melintas di depan sekolah dia agak kaget dan senang karena melihat Maharani sedang menunggu jemputan di bawah pohon. Rama segera mengarahkan kendaraannya di mana Maharani berteduh mematikan kendaraan lalu membuka helmnya dan segera tersenyum ke wajah Maharani.

“Maharani……..ayo aku antar pulang saja……………nunggu siapa di situ…….” kata Rama.

Maharani segera mendekat ke arah dimana Rama berada sambil tersenyum dia mulai menyahut.

“Aku nunggu kakak katanya mau di jemput………tapi kok belum datang sampai jam 14.30 wib………aku bonceng kamu saja ya….biar kakak aku sms untuk tidak jemput..” kata Maharani agak sedikit cemas.

Kami berdua berboncengan naik sepeda montor, karena Maharani tak memakai helm Rama melewati beberapa gang kecil untuk bisa sampai ke rumahnya. Sesampai di salah satu rumah yang cukup besar dan terdapat beberapa lost bangunan Maharani menyuruh berhenti lalu membuka pintu regol dan menyuruhku untuk masuk.

Mereka berdua masuk ke dalam salah satu ruang yang berjejer dan ternyata kamar, Maharani menawari aku minum.

“Rama minum apa…….teh atau sirup………atau aqua gelas saja………….” kata Maharani.

“Aku minta aqua gelas saja biar lebih cepat meminumnya…….” kata Rama sambil masih mengamati kamar Maharani.

“Rama…..ini tempat kost aku…..dan tadi yang aku bel itu anak om yang di Jakarta tapi aku memang ingin kost saja biar tidak mengganggu keluarga om Sofyan………” kata Maharani.

Rama tiduran di atas tempat tidur Maharani ketika melihat temannya itu masuk ke dalam kamar mandi untuk ganti baju. Beberapa saat kemudian Maharani keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai kaos kasual dan celana pendek, membuat mata Rama berbinar-binar menelanjangi semua lekuk tubuh Maharani yang indah itu.

“Ih…..kak Rama bikin Rani malu nih………masak memandangnya seperti itu…..” rengek Mahari manja.

Kamar itu mendadak sunyi ketika mata mereka saling memandang dan tubuh Maharani mulai di rebahkan di atas tubuh Rama…….mereka berdua terlihat saling melumat dan baru berakhir ketika ada suara motor masuk ke dalam halaman parkir kost. Tubuh Maharani masih berada di atas tubuh Rama mata mereka saling berpandangan, mereka berdua mulai tersenyum dan Rama mulai berani untuk mencium kening cewek itu. Ketika Rama mulai memeluk tubuh Maharani……..suara HPnya berbunyi……….Rama mulai duduk di pinggir tempat tidur sambil mengambil HP nya dan mengarahkan di sebelah telinganya.

“Halo……..kak ini Cindy…….kakak disuruh pulang mama……..soalnya tadi kak Sinta datang bertemu Mama kelihatannya menangis makanya kakak disuruh pulang Mama…….ingat cepat ya kak da…” suara Cindy di HP Rama.

“Aku pulang dulu ya Ran…….Cindy adik aku nyuruh ngantar ke Mall beli buku katanya……….” kata Rama bohong.

Maharani tersenyum menganggukkan kepala, sebentar kemudian mereka saling melumat lalu Rama mulai keluar dari kamar kost temannya itu. Maharani mengantar sampai ke pintu pagar sambil melambaikan tangan dan segera berlari-lari kecil masuk ke dalam kamarnya.

Ketika sampai depan rumah Rama terlihat gusar untuk masuk ke dalam rumah tapi karena Mama dan Sinta menunggunya dengan terpaksa dia mulai membawa Yamaha Vixion nya menuju ke dalam garasi dan segera masuk ke dalam ruang tamu. Ia melihat Santi dan Mamanya sudah duduk sambil terlihat agak tegang, Rama lalu duduk di sebelah Mamanya. Dan Mamanya terlihat menyuruh Cindy untuk masuk ke dalam kamarnya.

“Rama ini Santi…..dia cerita sama Mama…….banyak hal…….dari a-z dan Mama sangat percaya dengan dia…………Mama sebenarnya menyesal kamu telah melakukan tindakan tak senonoh terhadap dia……..tapi bagaimanapun kamu anak Mama………dan Mama ingin kamu bicara jujur apa betul cerita Santi. Kalau memang benar kamu tak boleh meninggalkannya sampai dia yang menginginkan kamu berdua berpisah………” kata Mama.

“Begini Ma…….cerita Santi memang benar Ma….tapi tidak 100% benar begitu…………boleh San aku cerita sama Mama sebenarnya……….” kata Rama.

“Rama…….sebenarnya nggak ada hal yang perlu kamu ceritakan lagi…..tapi nggak apa, ceritakan yang sebenarnya…………..” kata Sinta ketus.

“Mama memang benar cerita Santi……….tapi bukan aku yang menginginkannya……….tapi dia yang menginginkan……….saat itu aku tak sadar karena kita meminum obat terlarang……….maafkan Rama ma……..aku benar-benar tak tahu kalau minuman itu di kasih obat……….tapi kalau Mama memang tak boleh aku meninggalkan Santi…….Rama akan setia sama dia walau sebenarnya Rama tak pernah punya hati dengan Santi…………..” cerita Rama.

Mama Rama terlihat menangis tapi dia menahannya, dia mulai terlihat menata diri dan mulai berbicara.

“Bagaimanapun juga kamu sudah membuat Santi kehilangan sesuatu yang paling berharga di hidupnya…….kalau kamu mencintai Cindy adik kamu…..kamu tidak boleh meninggalkannya sampai dia menginginkannya………..sekarang kamu antar Santi pulang kerumahnya…” kata Mamanya.

Rama terlihat menaruh tas disebelah Mamanya dan langsung menuju garasi untuk mengambil motor Yamaha Vixionnya, terlihat Santi sudah ada diboncengan motornya. Karena rumah Santi hanya beda beberapa blok dari rumah Rama, mereka sudah terlihat di depan gerbang rumah mewah dan satpamnya segera membuka pintu karena tahu Santi yang datang.

“Aku langsung saja ya San……….belum makan siang………” pinta Rama

Terlihat wajah manyun Sinta sambil berjalan cepat menuju ke dalam rumah mewah itu, Pak Sobri satpam rumahnya sampai geleng-geleng kepala.

“Sabar mas Rama……..masuk saja ke dalam dari pada nanti repot, biar saya nanti yang memasukkan motor ke dalam….” kata Pak Sobri.

Aku tersenyum kecut lalu berjalan cepat untuk menuju ke dalam rumah, aku memberi hormat sama Mama Santi ketika melihat beliau sedang duduk di ruang keluarga sambil membaca majalah.

“Oh nak Rama……….masuk saja……..ngambek ya Santi………….langsung saja masuk ke kamarnya………….” kata tante Rianty dengan tersenyum melihat aku yang sedikit kesal.

Rama terlihat menaiki tangga ke lantai dua dan langsung membuka salah satu kamar, terlihat olehnya Santi tiduran di atas tempat tidur sambil membaca majalah. Rama mulai merayunya awal-awalnya Santi memalingkan wajah ketika Rama berusaha menciumnya tapi lama-lama mereka berdua sudah saling melumat dan meremas, karena tak tahan Santi mengajak Rama menuju kamar mandi lalu menguncinya dari dalam. Mereka berdua saling melepas pakaian dan kedua kaki Santi di pegang tangan Rama dan segera kontol yang besar dan panjang itu di masukkan diantara selakangan kedua kaki Santi dan mulai terlihat keluar masuk dalam lobang vagina Santi. Santi duduk di pinggir bibir bak mandi sambil kedua tangannya melingkar di leher Rama.

“Ough…………….ach……………..ough…………….ach…………….ough………ach.” rintih Santi sambil bibirnya melumat bibir Rama.

Santi semakin mengerang hebat ketika Rama semakin cepat mengoyangkan pinggulnya membuat kontolnya yang besar dan sangat panjang keluar masuk di dalam lobang vagina Santi.

“Ough……………ough…………….ah……………..ough…………….ach……………..” rintih dan erang Santi

Beberapa saat kemudian Santi terlihat tubuhnya menempel kuat ke tubuh Rama sambil menahan nikmat yang luar biasa, sampai-sampai pantatnya bergerak dan bergetar sendiri sambil mengerang.

“Ach………………ach……………..ough………….ough…………….ach……..ach…..” erang Santi sambil bibirnya terlihat terbuka dengan dua mata terpejam.

Rama semakin kencang mengerakkan pinggulnya membuat kontolnya keluar masuk dalam lobang vagina Santi, Tubuh Santi semakin bergetar hebat mengikuti hentakan pinggul Rama, sambil suaranya terdengar parau mengerang nikmat

“Ach………………ach………..ough……………ough……………ach………….ach……” raung Santi

Ough…………..ach………………..ach……………..crooooooooooooot croooooooot crooooooooooooot crooooooooot terlihat mereka berdua bergetar hebat mencapai orgasme bersama.

Beberapa saat kemudiaan dalam kamar mandi Santi hening sekali, kemudian Rama mulai melumat bibir Santi yang mendingin karena menahan nikmat yang sangat. Ketika Rama menuju tempat tidur dimana celananya dia tadruh, HP nya terdengar berdering. Santi terlihat lari-lari kecil sambil telanjang bulat dan segera merebut HP dari tangan Rama. Rama cuma bisa diam tak berkutik.

“Halo……….Maharani…….kamu nggak usah kegatelan…..nelpon-nelpon Rama………segala, ngaca lu……….emangnya siapa lu……….Rama itu pacar gue…..awas lu…….pingin tetap sekolah di SMA 48 atau pindah……….kalau ingin tetap sekolah disana jangan sekali-kali hubungi nomor ini……….” jawab Santi ketus.

“Sayang………..dengarkan……….aku……..kamu sudah dengar dari Mama sendiri aku tak akan meninggalkan kamu kalau tak kamu yang menginginkannya………” pinta Rama.

“Ehm……selama kamu belum mau berusaha mencintai aku seratus persen….aku pasti seperti ini…………..HP kamu aku yang bawa kalau kamu tak mau nurut, aku bilang mama biar keluarga kamu melamar ke rumahku…..” kata Santi sewot.

“Ok………..ok……….aku akan mencintai kamu seratus persen dan tak perlu kita nikah mudah San………..nanti masa muda kita bisa hilang……….” kata Rama

Rama mulai memakai baju dan celananya dan segera tiduran di atas tempat tidur Santi, Santi mulai tiduran juga dan mereka akhirnya terlelap tidur bersama, tahu-tahu waktu Rama bangun Santi berada di dekapannya dan sewaktu melihat jam menunjukkan jam 23.30 wib. Ehm gimana ini pulangnya ya………ternyata kamar di kunci Santi dan kuncinya dia ambil….entah ditaruh dimana. Akhirnya Rama tidur lagi sambil mendekap Santi dengan cinta.


//

November 20, 2013 Posted by | Uncategorized | , , | Leave a comment

Cerita Sex – Istriku Mau Berbagi Suami

Ketika bangun aku kaget ternyata disebelahku ada istri Boss si Erna yang masih tidur pulas karena mungkin sangat kelelahan karena orgasme atau klimaks sampai 3 kali. Mata aku sedikit nakal mengamati istri Boss yang lagi tertidur pulas, dalam hati aku memujinya badan putih bersih dengan rambut panjang lurus agak kemerahan wajahnya lonjong dengan mata berbinar dan alis tebal, bibirnya benar-benar sensual dengan dagu yang bagus kedua pipi yang masih kencang dan sedikit memerah, lehernya agak panjang dan putih bersih belum ada kerutan mata aku mulai ke bawah dan aku melihat kedua payudaranya masih kencang dan kedua puting susunya mendongak ke atas bikin dia tampil sempurna aku turun semakin ke bawah dan melihat perut yang langsing dan di dekat pusarnya ada tai lalat yang cukup besar, aku turun lagi dan ough……..aku lihat tonjolan yang agak besar di pangkal selakangan yang menjepit lobang yang tadi aku masuki senjataku ough kelihatan terawat bersih dan ada sedikit lembaran kecil keluar diantara tonjolan itu bikin senjata aku mulai mengembang.

Lama sekali aku melihat lekuk demi lekuk lobang kecil di pangkal selakangan istri Boss ough………….bener-bener sempurna batin aku, benar-benar aku lelaki yang beruntung Jo……………Jo kamu sangat beruntung bisa menikmati cewek seperti ini sudah cantik bersih dan binal lagi aku berkata dengan diriku sendiri aku mulai melihat pangkal paha yang cukup besar putih bersih menuju ke bawah sampai ke betisnya yang tak berdaging, apa iya ya ini yang menyebabkan lobang di pangkal selakangan istri Boss menjadi enak banget batin aku dalam hati, lama sekali aku pandangi tubuh istri Boss yang masih tertidur pulas dari ujung rambut sampai ujung kaki dan lama-lama dia terbangun, setelah membuka mata ia malu dan segera bangun dan agak dengan tersenyum marah dengan genit kepadaku ‘Jo…………..kamu pasti melihat-lihat tubuh aku yang telanjangkan……..’ aku cuma tersenyum menghiyakan dan aku mulai biasa dengannya ‘Gimana nggak dinikmati soalnya benar-benar tubuh yang sempurna dan membuat mata jadi tercuci bersih’ canda aku pada istri Boss, aku lihat Erna istri Boss berlari-lari kecil menuju ke almari tempat pakaian dia taruh dan mengambil pakaian mandi dan segera selempang baju mandinya ditalikan di perutnya yang ramping dia kelihatan sexy dan tetap cantik walau baru bangun tidur.

‘Jo…….kalau panggil aku nggak usah Nyonya aja nggak enak aku jadinya…panggil saja Erna’ kata Istri Boss sambil jalan dengan genit menuju ke arahku dan langsung tiduran ke dada bidangku dan dengan mata yang berbinar dan sedikit penuh nafsu mulai mengoda aku sambil cerita ‘Jo…..aku boleh ceita nggak sama kamu’ aku cuma menganggukkan kepala dan Erna dengan gaya yang khas seperti Syahrini mulai cerita ‘Jo sebenarnya hidup aku itu tak bahagia….dengan Boss kamu’ , kata dia sambil menghela nafas panjang ‘Dia sudah lama sekali tak pernah memenuhi kewajibannya sebagai suami, kalau aku minta pasti dia menghindar dan setelah aku selidiki aku sangat kaget karena ternyata dia homo suka sama laki-laki sejenis dan seperti saat ini pergi ke Batan hanya alasan belaka dan aku sangat beruntung bertemu kamu yang bisa memberi pelayanan sangat memuaskan…………aku tak bohong Jo kamu hebat banget dan tak pernah aku merasakan seperti itu’ aku cuma tersenyum dan Erna terus mengoda aku dengan meletakkan jemarinnya dalam celana pendek aku yang memang agak terbuka dan dia dengan bebas bisa meremas-remas senjata aku yang mulai menggeliat bangun.

Dengan geliat tubuh yang mirip Syahrini dan tatapan mata binar yang menggoda membikin nafsu birahi ku mulai merambat naik sampai ke kepala membuat tubuh mulai hangat karena sentuhan-sentuhan jari jemari Erna yang tiada habisnya mengelitik di ujung kontol aku yang mulai mengeras, darah lelakiku mulai memenuhi dinding-dinding kepala membikin nafsu birahi memuncak melihat baju mandi Erna yang tersingkap ke atas membuat selakangan putihnya muncul, dia tak tersadar karena tengah asyik melumat bibir aku dan kedua jemarinya meremas-remas dengan halus pangkal kontol aku, aku semakin memuncak tak kala melihat benjolan yang berlobang kecil di antara selakangannya bergerak-gerak mengikuti remasan jari jemari Erna yang halus pada pangkal kontolku ough………benar-benar tubuh yang sempurna sampai aku menelan lidah aku sendiri, aku semakin menikmati pemandangan lobang selakangannya yang membuka menutup mengikuti selakangannya yang bergerak-gerak meraih bibir aku yang agak jauh. Erna duduk di kakiku dan segera melepas baju mandinya dan dia telanjang tanpa memakai kain sehelaipun dan mulai membuat aku deg-degan tak teratur ketika tanpa aku duga dia mulai menuntun aku ke kamar mandi melihat wajahnya yang sendu dan penuh birahi serta wajah cantiknya dan body badannya yang membikin semua lelaki sangat tergila-gila membuat aku selalu menempelkan kontol aku di tubuh bagian belakangnya dan aku mulai di suruh duduk ditepian bak mandi yang tak terlalu tinggi dan Erna istri Boss dengan tubuh telanjang dan wajah yang sangat cantik karena terawat mulai mengambil sabun cair yang ada di tempatnya dan menaruh di tangannya dan segera memberi air maka busa segera muncul dan sambil melihat aku dan tersenyum dia mulai memberi lobang kecil di antara selakangannya dengan busa dan menggosokkannya dan segera menghampiri aku menghambil tangan kananku dan aku benar-benar tak mengira sampai jantung aku hampir copot, dia mulai mengosokkan lobang kecil di antara selakangannya yang sudah di beri busa ke tangan aku yang ujungnya di pegang dengan kedua tangannya dan mulai mengoyang-goyangkan pinggulnya maju mundur dan sedikit berjalan mengarukkan lobang kecil di antara selakangan putihnya di dasar tangan kananku ough…………….aku agak bergetar dan birahiku semakin memuncak dan tanpa aku sadari ada cairan agak kental melelh di kontolku ehm benar-benar aku mendapatkan sensasi yang luar biasa dari gosokannya lobang kecil diantara selakangan istri Boss.

Erna tersenyum penuh nafsu menatap ke arah mata aku sambil meminta persetujuan kalau itu sangat aku nikmati, aku tersenyum ke arah matanya yang berbinar dengan penuh gairah birahi yang sangat tinggi dan wow………batin aku dalam hati ketika istri Boss membalikkan badan searah dengan aku duduk dan mulai lagi kedua jemarinya yang halus memegang jemari tangan kananku dan mengosokkan lobang kecil di antara selakangannya yang putih bersih itu ke lengan tanganku dan ough ketika dia bergerak tampak dengan jelas oleh kedua mataku di tengah kedua pantatnya muncul gundukan daging yang terbelah dua dan aku perhatikan ada warna sedit merah muda di dalamnya……..semakin teliti aku amati seperti daging kerang dan sesekali belahan daging itu muncul dan hilang ketika dia mengoyangkan pinggul maju mundur di atas tanganku dengan mengerakkan badannya maju sampai keujung tangan dan mundur lagi sampai ke pangkal tanganku ough…………….kontolku sekali lagi mengeluarkan cairan kental tanpa sadar setelah puas mengosokkan daging diantara selakangannya yang putih bersih istri Boss mulai jengkeng dan mulutnya mengelitik kontol aku yang sudah menegang ouh………….ough……….nikmat sekali batin aku sesekali wajah Erna istri Bossku memandang ke arah mata aku dan dengan mata yang sendu dan senyuman aku menganggukkan tanda aku sangat menikmati servicenya yang maut dia semakin melumat kontol aku dan mengeram dan sedikt meraung penuh nafsu aku cuma merintih ough……………ough………sambil mengambil rambut dia yang panjang saat menutupi wajahnya dan agak aku angkat ke atas biar dia dengan bebas tanpa terganggu oleh rambutnya yang sering mengenai mulutnya sendiri, aku berusaha untuk melumat daging berair di antara selakangan Erna istri Bossku tetapi dia menolak dan memberi isyarak ke mata aku bahwa dia sangat-sangat klimak dan tak kuat, aku segera menyuruh dia kedepan tubuh aku dan tubuhnya yang ramping dan cukup tinggi itu aku suruh kedua tangannya merangkul leherku dan aku segera mengangkat kedua kakinya dan kedua kakinya mulai melingkar ke tubuh aku…..aku mulai menahan pantat istri Boss dan dengan halus memasukkan kontol ke dalam lobang di antara pantatnya yang semakin menonjol kebelakang membikin istri Boss semakin sexy ough…………………ough…………..aku dan istri Boss merintih nikmat ketika kontol dan memek kami bertemu dan ough………………ah……………ah……..aku rasakan pegangan tangan istri Boss di leherku semakin kencang dan lingkaran kaki panjangnya di perutku bergelinjang dan dia mulai tak sabar melumat bibirku terasa sangat dingin bibir istri Boss dan langsung pinggul dia mengelinjang dan nyuttttttttt dret……………dret…………….dan wajahnya mulai dia telungkupkan di samping leherku sambil bibirnya melumat bagian samping telingaku membikin aku agak geli tapi nikmat, aku semakin merasakan gelinjangan pantat istri Boss yang aku tahan dan dret dret………………dreeeeeeeeeet istri Boss merintih ough ach………….ough………….ach………….jelas terdengar rintihannya di dekat telinga kananku karena ibirnya ada di sebelah teligalu persis ough…………….ah………….rintihan istri Boss membuat aku semakin ikut menghentakkan tubuh dia turun naik dan membuat istri Boss meraung ough…………….ough……………sambil tangannya merangkul dengan sangat kuat ke leherku ough……………..ach………………..ough………….aku semakin semangat untuk mengangkat dan menurunkan tubuh istri Boss di gendonganku ough………..dia meronta-ronta tak teratur sambil mengelonjang dan kadang-kadang pantatnya lari sendiri naik ke atas menahan nikmat gerakan kontol aku di dalam lobang kecil diantara selakangannya dreeeeeeeet dretttttttttttttt drettttttttttttt jret dret aku rasakan istri Boss orgasme lagi dan mulai dia mengigit pundakku dengan sangat kuat dan sambil merintih dan meraung ough…………………ah…………ough…..ah.ough………….aku semakin garang mengerakkan pantat istri Boss ke atas ke bawah dia semakin meraung-raung tak aturan sambil mengigit punggungku ough ah……………ough………………ah……..dan drettttttttttttttdreeeeeeet dnyut…………..nyut………….nyut lobang diantara selakangan istri Boss seperti menyedot kontol aku dan melepaskan lagi menyedot kuat dan melepaskan lagi sungguh nikmat menyedot dengan sangat kuat di sertai raungan istri Boss ough…….oug………..ough………….ough………dia mengelinjang kesana kemari tak tahan dengan nikmat yang luar biasa karena sudah hampir 20 menit aku berdiri di dalam kamar mandi tubuh ramping istri Boss yang ayu itu aku bopong menuju ke kasur dia kelihatan sangat lelah karena mungkin sangat berterimakasih denganku.

Istri Boss mulai melumat bibir aku dan menciumi bibir aku dan menurunkan wajahnya menuju pangkal selakanganku dan mulai melumat-lumat kontol aku sambil merintih-rintih masih dengan nafsu ehm………………ehm……………eh…………..ehm………..suara dia merintih sambil kontol aku menyumpal di bibir sexynya ehm……………….ehm…………..istri Boss semakin nakal dan liar penuh nafsu melumat habis dan ough…………..aku cabut kontol aku dari mulutnya dan crooooooooooooooot crooooooooooot croooooot air menyemprot nyemprot keluar kalau istri Boss tak menutupnya dengan kaos aku sudah mengotori tempat tidur kami ough…………….ough………………..dan istri Boss mulai lagi melumat kontol aku yang masih membesar ough…………ough…………..ough………aku merintih kenikmatan dan kami tiduran sambil merangkul dengan masih telanjang bulat, aku menuju kamar mandi byurrrrrrrrrrr bryurrrrr terasa segar badan aku sambil tak lupa keramas setelah mengelap seluruh badan dengan handuk segera keluar kamar mandi, istri Boss aku perhatikan di depan cermin membersihkan wajahnya dengan berbagai botol yang ada didepan tubuhnya yang hanya memakai baju mandi yang tak di talikan, jadi sebagian tubuhnya kelihatan telanjang, ‘Jo……..aku mandi dulu ya, nanti setelah aku mandi kita langsung ke mall………aku ingin cari sesuatu dan makan malam’ kata Istri Boss sambil meninggalkan aku ke kamar mandi. Aku ganti baju, pakai celana dan duduk di pinggir tempat tidur sambil lihat luar jendela hotel yang di luar pemandangannya hanya kebun teh di sana-sini dan hujan deras lagi diluar. Habis mandi istri Boss ganti baju dan sedikit merias wajahnya, tanpa dia riaspun dia tetap cantik batin aku dalam hati, tapi namanya orang kaya ya semakin licin saja, lalat saja tak mungkin dapat hinggap di tubuhnya ‘Jo…….ayo tapi ingat aku nggak mau kalau tingkahmu seperti sopir pribadiku ….’ kata istri Boss memperingatkan, aku cuma tersenyum sambil berjalan keluar dari kamar dan istri Boss membuntutiku dari belakang dan segera di samping aku sambil mendekat ke tubuhku dengan senyum puas memandang aku sambilĀ  mengambil tangan kiriku untuk dipegangnya, kami berjalan beriringan sambil ketawa-ketiwi bercerita lucunya kita saat berhubungan intim dan sesekali istri Boss mencubiti aku malu karena benar-benar tak bisa mengontrol diri, dan setelah sampai di depan lobi hotel aku segera menuju mobil memanasi dulu dan segera meluncur ke kota.

Istri Boss mencubit aku karena aku biasa ada di belakangnya seperti sopirnya saja, aku cuma tersenyum menggodanya dan dia memperlihatkan beberapa baju ke padaku dan aku bilang sangat bagus kalau di pakainya, aku kaget ketika sampai di kasir dan tahu harganya rata-rata Rp. 1.500.000,- wow batin aku dalam hati, itu bisa buat makan keluarga saya satu bulan. Istri Boss mengajak aku ke pakaian laki-laki dan menyuruh aku untuk memilih pakaian tapi aku menolaknya dengan halus maka dia menyuruh aku untuk pijat refleksi aja dan dia bilang melanjutkan belanja karena aku memang cukup lelah aku menyetujui saja. Lama sekali istri Boss tidak datang sudah hampir 20 menit aku selesai pijat refleksi tapi dia belum muncul juga dan setelah hampir 1 jam aku menunggu dia baru muncul dengan membawa banyak kantong plastik. ‘Ayo kita makan malam…….’ kata istri Boss sambil jalan menyuruh aku berjalan disebelahnya dan kami turun ke lantai atas sendiri untuk mencari tempat makan dan aku agak gugup karena di ajak masuk ke rumah makan yang agak gelap dan hanya lampu-lampu taman yang ada dan aku lihat hanya orang-orang kaya yang masuk kesitu karena istri Boss sudah masuk, akupun mengikuti dibelakangnya, semua pelayan memberi hormat ketika kami masuk dan salah satu pelayan cewek yang cantik memberi daftar makan. istri Boss aku lihat memilih dan pelayan itu segera pergi sambil memberi hormat pada kami dan dia mulai tersenyum ke arahku dan mulai cerita ‘Karena mulai saat ini kamu jadi suamiku yang kedua maka nanti setiap saat aku ajari kamu untuk makan di tempat-tempat seperti ini dan kamu akan aku belikan rumah yang bagus untuk istri dan ank kamu, kamu boleh cerita sama istri kamu tentang aku dan tak ceritapun tak apa………….oh ya ngomong-ngomong nomor bank kamu berapa ya………….nggak usah deh mudah untuk mendapatkan’ Erna istri Boss bicara sendiri dan di jawab sendiri, aku cuma mendengarkan sambil memperhatikan wajah dan lagaknya kalau aku ingat-ingat persis sekali dengah Syahrini pokoknya persis deh, nakal-nakal genit dan kalau berbicara sedikit berdesah membikin semua lelaki tunduk di bawah pantatnya.

Setelah selesai menghabiskan sajian makan malam kami kembali ke hotel dan segera masuk ke kamar kami, sampai di dalam istri Boss segera membuka belanjaannya ternyata yang dia banyak beli adalah kemeja, celana dan kaos buat aku, aku cuma geleng-geleng kepala ketika aku disuruh mencoba di depan cermin dia berbisik dengan desahan ‘Sayang……..ini hadiah special buat orang yang bikin aku melayang dan tak mungkin aku bisa lupa sampai mati……..’ sambil dia dengan manja kedepan wajahku dan melumat bibir dan menyuruh aku mencoba lagi kemeja, kaos dan celana yang telah dia beli sampai aku tak bisa menghitungnya, sampai saat ini istri Boss memang tak mempunyai anak. Malam itu kami berdua tidur pulas karena sudah hampir dua hari dari pagi sampai pagi bergelut dengan nafsu yang sangat membara membuat kami kehabisan tenaga, tanpa bosan dan lelah selama dua hari kami memuaskan batin kami sampai istri Boss mengalami orgasme berkali-kali. Pada hari ketiga kami pulang dan aku mengantar istri Boss sampai rumah dan segera menggambil semua bawaan di dalam bagasi dan istri Boss memberi kedipan untuk membawa semua pakaian yang sudah dia belikan untuk aku bawa, karena saat itu ada pembantu yu ijah yang membantu aku mengeluarkan koper dari bagasi. Aku ambil motor buntut dan segera cabut pulang kerumah…….sampai di rumah sudah di sambut dengan hangat anak dan istri aku yang cantik, walau tak sebersih dan semulus Erna istri Boss yang memang bergelimang harta. Istri dan anak aku membantu membantu membawa tas dan anak aku segera mencari oleh-oleh karena aku beberapa hari kepuncak dan dia menemukan beberapa kaos dan baju tidur, begitu juga dengan istri aku, ketika mereka tersenyum puas akupun tersenyum tapi sambil nggak percaya karena waktu belanja istri Boss tak pernah cerita membeli baju untuk anak dan istri. Setelah mandi dan makan malam aku segera ke dalam kamar dan tiduran dan istri mulai mengikuti dan segera ikut tiduran di sebelah tubuhku dan mulai menyelidik ‘Mas…….baju yang kami beli untuk anak kamu dan aku apa nggak terlalu kemahalan untuk kita……….walau sudah tak ada harganya tapi aku tahu kalau itu mahal banget’, ‘Nggak masalah dik sekali-kali membelikan yang terbaik untuk anak istri mosok salah….’ jawabku, istri aku cuma tersenyum bangga sambil kelihatan kangen dan dari matanya minta bagiannya dengan sedikit agak malas aku melayaninya dan segera melumat bibirnya dan segera melepas semua kain yang melilitnya dan ough……………ough……….dia merintih ketika aku mulai melumat payudaranya dan sesekali memainkan punting susunya dengan ujung lidahku sambil mulai memasukkan kontol aku yang sudah kaku ke dalam lobang diantara selakangan istriku dia semakin merintih ketika aku mulai mengoyangkan pinggul aku keluar masuk ke dalam lobang diantara selakangannya dan dia menidurkan aku karena tahu aku lelah dari pergi jarak jauh dan segera megangkang dan membawa lobang di selakangannya menuju ke kontol aku yang sudah menunggu di bawah dan yoss yoss istri aku mulai bergoyang sambil memejamkan mata dan lama-lama semakin liar dan dretttttttt dret nyut………nyut………….nyut………..getaran lobang diantara selakangan istriku bergetar hebat dan kami mulai loyo dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan segera ke kamar untuk istrirahat.

Aku bangun pagi dan seperti biasa setelah mandi, sarapan langsung memanasi sepeda motor buntutku dan segera berangkat ke kantor, tapi kopling mau aku tarik istri dari dalam memanggilku ‘Mas…………….mas………….aku lupa, besok anakmu mau test ambil uang ya di atm untuk membayar’, aku menganggukan kepala dan langsung tancap gas menuju kantor. Aku lihat kantor sepi tetapi ketika ketemu si Aris office boys di segera menghampiriku dan menyuruh aku untuk segera pergi ke ruang serba guna karena ada pengumuman dari manager perusahaan, aku segera menuju ke ruang serbaguna dan aku sangat kaget karena yang ada didepan istri Boss si Erna dan dia memberi pengumuman pada kami semua bahwa perusahaan exportir ini mulai saat ini dia yang menjabat sebagai manager karena suaminya ada masalah di Batam dan mungkin sampai beberapa tahun kedepan tak bisa memimpin. Aku cuma diam dan tak berkata-kata sepatahpun dan aku agak kaget karena nama ku disebut untuk tinggal sebentar dengan beberapa teman sekerja aku. Ternyata di rapat kecil, aku diangkat sebgai ketua tim kreatif perusahaan oleh Erna. Aku cuma menganggukkan kepala ke arah dia dengan sopan dan segera rapat di tutup, aku segera kembali ke kantor dan mengambil beberapa dataku yang penting dan membawanya untuk pindah ke kantor yang baru. Beberapa orang di ruang itu menyalamiku dan memberi hormat, aku tersenyum dan menyalami semua orang dibagian tersebut. Ketika sudah sore dan jam waktu pulang aku segera menuju tempat parkir sepeda motor buntut, tapi baru menyalakan Hp berdering aku jawa ‘Hallo siapa ya……….’ dari seberang aku dengar suara yang khas dan ternyata Erna istri Boss ‘Gimana kamu suka nggak, aku kasih di bagian itu…..’, ‘Ya aku hanya bisa bilang trimakasih………..dan sangat trimakasih’ dia menyahut ‘ Sayang aku sudah belikan kamu rumah untuk keluarga kamu dan mobil ……….tapi aku tahu bagaimana hati dan keinginanmu……….itu bisa kamu pakai kalau nanti kamu sudah kerja di bagian itu satu tahun……….biar teman-teman sekerja kita tak curiga……….akhir-akhir ini aku sangat terpukul Boss kamu tertangkap petugas karena mempunyai sabu hampir setengah kilogram jadi mungkin dihukum seumur hidup…………..’ cerocos Erna dari seberang telepon ‘ Kok diam say……….’, dan aku menanggapinya ‘Er…..aku terimakasih banget sama kamu dan tanpa andil kamu aku mungkin tak bisa keluar dari ekonomi sulit……..dan sekali lagi aku trimakasih sama kamu karena kamu tak memakai kekuasaanmu untuk menguasai aku dari keluarga aku’, ‘Dengan suara lembut dan mendesah dia membalas telpon ‘Karena aku mencintaimu dan tak ingin hati kamu terluka, aku rela membagi suami dengan orang-orang yang kamu cintai sayang…….. udah ya say……..aku ada tamu penting’ Erna menutup telepon aku duduk di atas sepeda buntut aku terasa berat tapi juga puas, aku segera cepat tancap gas karena sudah sore dan ketika melewati mall kecil menuju rumah aku, aku segera parkir kendaraan dan masuk ke bilik salah satu Atm, aku masukan kartu ATM dan segera memilih bahasa memasukkan nomor pin dan keluar pilihan aku pilih tabungan dan muncul pilihan pengambilan uang, aku segera memilih Rp. 500.000, dan jrettttttt serrrrrrr uang keluar dan aku ambil uang dan segera melihat saldonya…………..aku kaget dan megucek mataku sekali lagi ternyata disitu tak berubah dengan jelas tertera Saldo Rp 205.520.000,-, ini pasti ada transfer 200 juta ke tabunganku batin aku dalam hati karena kemarin uang dalam tabunganku cuma 6 juta sekian dan aku langsung tahu dan dengan cepat mejet nomor tadi yang baru ngebel aku , tut…………………..tut………….aku dengarkan nada sambung dan “Halo say………..ada apa lagi aku baru ketemu rekan bisnis nih penting banget………mbok nanti malam aja telponya……….’ kata Erna dari seberang……….., ‘Ehm ok deh nanti malam saja aku hubungi lagi………….’ dan aku tutup telepon. Aku segera pulang dan istri sudah menyambut dengan suka cita ketika masuk rumah anakku belajar di kamarnya, aku segera mandi dan makan malam setelah itu seperti biasa istirahat di dalam kamar dan istriku pasti segera menyusulnya………….ketika sudah agak malam aku mulai cerita dengan istri ‘Dik……..aku mau cerita jujur sama kamu dan mungkin sangat tak pantas aku ceritakan sama kamu karena pasti kamu tak sayang lagi sama kamu………’, istri aku menatap aku dan berkata ‘Cerita saja mungkin aku bisa membantu kamu………’, aku lama sekali tak bisa mengucap dan menangis di hadapan istri aku dan aku tabah-tabahkan akhirnya aku bisa cerita ‘Sebenarnya aku sangat berdosa sama kamu dan anak kita…………..sebenarnya kemarin istri Boss tak ada seminar tapi dia ternyata suka sama aku……….dan dia cerita kalau selama ini suaminya tak pernah mengajak berhubugan intim karena suaminya ternyata homo yaitu suka sama sejenis dan dia sedikit memaksa dan memperkosa aku di puncak dan dia mau memberikan apa saja asal aku mau menjadikannya istri kedua dan tak akan menyia-nyiakan kamu dan anak kita………..’ aku merasa sega biasa cerita sama istri, karena hanya dia dan anak kita yang ada di hidup aku, lama sekali istri aku diam dan aku lihat sedikit terpukul dan menangis melihat aku sangat terpukul sambil sedikit parau dia mulai cerita ‘Aku tahu mas…….bu Erna istri Boss sangat bijak orangnya………dia kaya raya dan bisa membikin kita semakin menderita dengan memecat kamu dari perusahannya apalagi kita di Jakarta ini masih kontrak………seandainya apa yang dia katakan benar…….aku sebagai istri kamu yang sah nggak masalah karena aku tahu kamu sangat mencintai aku dan anak kamu’ kami berdua saling berangkulan dan menangis dan paginya ketika mau berangkat kerja waktu istri melayani aku sarapan aku cerita kemarin ketika mengambil ATM aku agak kaget karena saldo yang tertera sungguh mengejutkan tetapi aku tahu itu dari dia. Istri aku tersenyum dan aku pamitan sambil mencium keningnya. Sejak saat itu hidup kami semakin baik dan semakin baik sampai istri melahirkan anak kedua dan Erna istri Boss juga sedang mengandung anak pertama dengan aku, dia sangat puas karena bisa mempunyai keturunan dan ternyata istri aku sangat bisa berbagi suami dengan Erna istri Boss.

October 26, 2013 Posted by | Uncategorized | , , , , | Leave a comment

cerita sex – Istri Boss Orgasme Berkali kali

Erna meraung dan mendesis desis tak aturan ketika aku mulai menjilati lobang kecil di pangkal selakangan kaki panjangnya dan dengan lembut ujung lidahku mulai mengelitik bagian antara lobang duburnya dan lobang di antara kedua pangal selakangan yang ditumbuhi rambut tipis Erna mulai lagi mengerang ough…………….ah……………ough…………..sambil sesekali mengelinjang karena dia mulai menikmati sensasi birahi yang sangat memuncak ough…………..ough…………….ough……………rintihan yang terus-menerus dari mulut Erna yang seksi membuat aku tambah bersemangat dan membikin vaginanya merekah dan menyusut sendiri sampai dia berusaha bagun untuk melepas gelitikanku di lobang kecil antara selakangan kakinya yang megangkang ough…………………ah……………..ough………….sambil meremas-remas rambut aku dan merintih dan mendengus dengan birahi tinggi aku lihat lubang kecil di antara selakangannya membesar mengecil secara otomatis karena dia mendapatkan rangsangan dari aku yang maksimal dan tak lupa kedua jemariku meremas kedua puting payudaranya yang semakin mengencang ough………….ough……………rintih Erna menikmati jilatan ujung lidahku.

Aku mulai tak sabar dan segera menarik kedua kaki indah Erna yang putih dan panjang itu dan segera memasukkan kontol aku yang sangat menegang di lobang antara pangkal selakangannya yang mulai memerah dan berair yang terus mengalir dan nyoooooooooooooos terasa nyaman kontol aku setelah masuk di dalam lobang di antara selakangan Erna yang putih mulus itu dan aku mulai mengerakkan pinggul maju mundur dan dia mengerang sambil merangkulkan kedua tangannya dileherku sambil berdesis dan mengerang ough…………………ah………………ough……………………….ah…………..seirama dengan hantaman kontol aku di lobang tengah selakangan Erna, dia semakin mendesis-desis dan meraung ketika aku semakin keras menghentakan tikaman kontol ke lobang tengah selakangan kakinya ough………………..ah………………ough…………….ah membuat aku sampai tak tahan mendengarkan rintihannya dan ough………………………acgh…………………………..ough……………………………ough…………………Erna meraung dan menelengkungkan badannya dan dreeeeeeeet drettttttttt dalam lobang antara selakangan kaki Erna yang di dalamnya ada kontolku bergetar hebat dreeeet drett dretttt seperti menarik senjata aku ke dalam dan mengeluarkan lagi menarik lagi meremas dan menarik lagi.

Kalau aku rasakan dan pernah lihat seperti silit ayam yang lagi mengeluarkan kotoran membuat kontol aku tak karuan enaknya, lobang di antara selakangan Erna meremas dan melumat terus menerus tanpa henti dan masih di tambah rintihan dan raungan Erna yang semakin menjadi jadi ough…………..arcg…………….ough……………..ough……………..ah…………..Erna menjerit dan meremas-remas leher aku tak karuan dan aku akhirnya ikut meraung ough………………ah……………ah…………….ough…………..dan aku rasakan kontol aku menyemprot di dalam lobang selakangan Erna crooooooooot crooooooooot jrot jrot crooooooooot croooooooooot crit………..crit………….ough……………..ough……………kedua tangan aku sambil mencengkeram pantat Erna yang besar itu menambah sexy penampilannya ough…………………..ough…………….aku merintih dan lemas diatas tubuh Erna yang sudah dari tadi orgasme, tanpa aku suruh dia langsung membersihkan kontol aku yang sudah mulai agak loyo dan melumatnya aku hanya bisa merintih keenakan ough…………………ough……………………..ough……………..sambil meremas-remas rambutnya yang lebat ough……………ough…………….enak say………..aku angkat wajahnya dan mulai melumat bibir sensualnya dia merajuk dengan mata sayu dan tiduran di dadaku yang bidang.

‘Mas………………..mas ndak bangun sayang sudah siang nggak berangkat kerja…………..’ ternyata Istri aku dari ruang dapur menyuruh aku untuk bangun dan berangkat kerja dan aku terus menyahut ‘Ya………..sebentar lagi’ . diamput ternyata aku bermimpi bercinta dengan istri Boss batin aku dalam hati, aku langsung bangun, mandi, sarapan dan langsung cabut menuju tempat kerja aku. Aku terus melamunkan mimpi aku semalam, tak mungkin istri Boss yang seksi dan cantik itu bisa aku menikmatinya bisa memandang dari kejahuan saja sudah puas. ‘Jo…………..sekarang ketemu saya di kantor saya ya kata Boss sambil menuju ke ruang kantornya, aku hanya bisa menganggukkan kepala dan terus mengikuti dia masuk ke dalam kantor dan duduk di kursi tamu sambil menunduk hormat pada Boss, ‘Begini Jo………….aku seminggu ini mau ke Batam untuk rapat umum pemegang saham, kamu bisa kan mengantarkan Istri aku si Erna ke puncak untuk seminar’ kata Boss, ‘Bi…….sa Boss tapi pakai mobil yang mana ?’ tanya aku, ‘Kamu besok langsung pergi kerumah saja dan kamu pakai mobil istri aku ya…….’, aku cuma menganggukkan kepala dan segera meninggalkan Boss, paling-paling besok berangkatnya ya seperti aku kerja batin aku.

Singkat cerita sampai rumah aku cerita sama istri ‘Bune besok aku dapat job yang lumayan ngantar istri Boss seminar ke puncak 3 hari’, ‘Wah kebetulan mas…….si anton itu mau masuk SMP jadi bisa untuk beli baju dan uang pangkal’ seru istri aku dan paginya aku langsung menuju rumah Boss dengan sepeda motor buntut, sampai sana pagar tertutup rapat setelah dibukakan pembantu aku segera memarkirkan sepeda montor dan langsung mengeluarkan mobil dari garasi dan membersihkan dulu. Dan dari dalam aku lihat istri Boss yang cantik yaitu Erna keluar dan membawa koper, aku segera mengambil koper dan memasukkan ke bagasi sambil tersenyum istri Boss tanya sama aku ‘Jo…..kamu kan sudah bawa baju gantikan ‘, aku menganggukan kepala dan langsung menuju tempat kemudi dan segera menjalankan kemudi mobil menuju ke puncak dalam perjalanan istri Boss bergurau sama aku ‘ Jo………Jo………..kamu itu nggak pantas jadi sopir lha wajah kamu dan tampilan kamu saja rapi seperti pegawai, Boss kamu saja kalah cakep sama kamu’, ‘Ah ibu itu ada-ada saja saya ya begini bu…….’, ‘Eh…………..eh……Jo menepi dulu’ teriak istri Boss dari belakang dan aku langsung membanting stir menuju ke tepi jalan dan segera turun dan mau membuka pintu tapi ternyata istri Boss sudah membuka pintu dan membuka pintu depan dan duduk. Aku jadi salah tingkah dan masuk ke mobil ‘ A……..ada apa bu..’ tanya aku, ‘Sudah jalan saja begini kan enak kita bisa ngobrol dengan santai’ istri Boss cerita kesana kemari aku cuma menghiyakan saja dan tak terasa kamu sudah masuk daerah puncak dan istri Boss mengarahkan saya untuk masuk perempatan dan menuju Hotel tempat seminar, aku menurunkan koper dan membawa ke dalam kamar dan segera kembali ke mobil tapi belum sempat istri Boss sudah bilang ‘Jo kamu mandi dulu di kamar aku karena sudah sore dan nanti makan dengan aku di ruang makan, awas jangan jajan diluar ….’ aku hanya menganggukkan kepala dan mulai berjalan keluar kamar ‘ Eh mau kemana……..’ tanya istri Boss, ‘mau ke mobil nyonya………mau ambil tas’ sahut aku, dia menganggukkan kepala sambil agak berkenyit tak percaya dengan alasanku………..aku turun dan segera kembali ke kamar hotel tempat istri Boss menginap dan segera mandi, terasa segar dan dingin udara puncak batin aku dalam hati.

Tapi belum sempat berpikir yang lain aku sudah dikejutkan dengan ketukan istri Boss dari luar ‘Jo…………..Jo……….ini handuknya kok belum di bawa’ aku membuka pintu kamar mandi sedikit tapi ternyata Istri Boss menyeruak masuk dan langsung merangkulkan kedua tangannya dileherku yang masih telanjang bulat dan mulai mengulum bibirku aku tak berkutik dan tak bisa berbuat apa-apa kecuali melayani istri Boss yang binal dan dia langsung melepas daster dan ternyata istri Boss sudah tak memakai kain sehelaipun di tubuhnya dan istri Boss semakin melumat bibir aku dan dengan cepat jengkeng dilantai kamar mandi dan hop kontol aku langsung di lumat habis dan dia tanpa memberi kesempatan kepadaku untuk menolak dan semakin berani mengelitik dengan ujung lidahnya di sekujur kontol aku yang mulai mengeras, istri Boss kelihatan puas melihat besar dan tegangnya senjataku oug……………….ough……………desis aku ketika Istri Boss semakin nakal memainkan ujung lidahnya di sekitar kontol aku yang besar ough………………ough………..rintihku sambil meremas-remas rambutnya dan tanpa babibu dia menuruh aku tiduran di lantai dan mulai kedua kakinya mengangkang di atas tubuhku dan aku lihat dia mengarahkan lubang kecil yang ada di pangkal tengah selakangannya menuju penis aku yang berdiri tegak di bawahnya dan mek slub………………slub kontol aku yang besar mulai masuk ke liang kecil di tengah selakangan istri Boss dan dia mulai merintih ough…………..eh………….ough………..sambil matannya aku perhatikan terpejam dan dengan perasaan yang halus mulai mengerakkan pinggulnya secara halus ough…………..ough………..dia mulai merintih, aku mulai ikut mengoyangkan pinggul aku naik turun semakin lama semakin kencang membuat istri Boss merintih kuat ough……………………..auh…………………..ugh………………sambil mencengkeram kuat ke dua jemarinya di dadaku ough………………augh………..istri Boss menjerit-jerit ketika aku semakin keras menghentaknya dan tubuhnya ditelungkupkan ke arasku dan dia mulai tak teratur ikut mengoyangkan pinggul dan ough……….arrrrrrrrrrk………….ough………..dia berdesis-desis dan meraung menahan nikmat aku semakin cepat bergoyang dan membuat istri Boss semakin kuat mencakar dada aku dan terasa lubang di antara selakangannya bergetar dreeeeeeet dretttttttt meremas kontol aku dretttttttt drettttttt.

Aku bopong tubuh ramping istri Boss ke tempat tidur dan aku suruh menungging di tepi ranjang dan aku lihat lobang kecil di antara selakangannya mulai kelihatan dan aku segera masuki dengan kontol aku dan emnghentaknya ough………….ough…..ah istri Boss semakin keenakan dan kenikmatan merintih terus menerus sampai sesekali meraung raung ough…………….ah ough………….tangan kirinya mengapai pantatku untuk semakin keras menghentak menuju lobang di selakangannya yang sudah aku masuki kontolku dan dia mulai meraung keras lagi dan dretttttttttt dreeeeeeeeet dretttttttt lobang di antara selakangan istri Boss bergetar-getar mencapai orgasme kedua dia merintih agak menjerit menahan nikmat aku masih saja mengoyangkan pinggulku istri Boss semakin histeris menahan nikmatnya hentakan kontol aku dalam lobang diantara selakangannya, dia mengerang ough……………ough…………….dan menjerit lagi sekali lagi dia menjerit keras dan ough……………ough………….dret………………dret…………..lobang di antara selakangan istri Boss bergetar kuat lagi sampai istri Boss histeris menahan nikmat ough……….ough………….rintihnya aku sudah tak tahan dan ough…………….ough…………..ah aku mengerang nikmat dan crooooooooooot crooooooooooooot crooooooooooot crooooooooot crit….crit terasa dari ujung kontolku air menyemprot keluar dalam lobang kecil di selakangan kaki istri Boss, aku lunglai di kasur dan istri Boss mulai melumat kontol aku yang mulai lemas sambil dengan birahi merintih rintih ough………………ough………….ough……….dan dia tersenyum puas dengan mata sayu sambil tiduran di dadaku berbisik ‘Jo……….aku bener-bener puas ……….puas banget dan pingin mengulang terus sampai mati………….’ kami berdua sangat lemas dan mulai tertidur

October 24, 2013 Posted by | Uncategorized | , , | Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 172 other followers